I Don'T Want To Be The Protagonist

I Don'T Want To Be The Protagonist
20 | Rencana



Yuna dan Andreas akhirnya bertemu dengan Lyra dan Leon. Disana juga terlihat Alle yang terlihat masih menangis


"Alle kau tidak apa-apa?"


"Yuna!" Alle langsung berlari untuk memeluk Yuna


"Tenang Alle, kita akan menyelematkan Sasha, Sylvie roh angin ku mengatakan ia melihat pria dengan jubah hitam dan topeng putih di gudang kosong yang lumayan jauh dari sini. Leon apakah kau tahu gudang itu? Kita harus menyusup kesana kemungkinan Lina juga mengalami kejadian seperti Sasha"


"Aku tahu, tapi gudang itu sudah lama tidak digunakan lagi karena lokasinya yang terlalu dekat dengan hutan"


"Kita harus melaporkan hal ini terlebih dahulu. Yuna, apakah Sylvie masih mengawasi mereka?"


"Iya Lyra, mereka masih di dalam gudang itu. Sylvie tidak bisa masuk karena aku takut ia akan ketahuan, dan juga kemungkinan mereka adalah pengguna elemen kegelapan" mereka terkejut mendengar perkataan Yuna, pengguna elemen kegelapan sudah lama tidak muncul sejak penyerangan yang mereka lakukan 20 tahun lalu. Setelah dikalahkan mereka menghilang tapi mengapa mereka tiba-tiba muncul lagi


"Sylvie mengatakan mereka kemungkinan ingin melakukan ritual pemanggilan iblis, dan mereka menculik siswa akademi karena ingin menjadikan mereka tumbal, karena itu Lyra kau juga harus berhati-hati karena kriteria penculikan mereka adalah gadis dengan mana sihir yang banyak" walaupun Sylvie tidak pernah mengatakan ini tapi berdasarkan urutan kejadiannya ini adalah kejadian yang ada di Novel


"Baiklah, kau juga ingatlah untuk berhati-hati. Kau adalah target paling menggiurkan untuk mereka, karena selain mana sihir mu yang melimpah, kau juga mengikat kontrak dengan Sylvie"


"Kalau begitu kita harus melaporkan hal ini terlebih dahulu, tapi kita juga tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Tapi setidaknya kita bisa sedikit mengulur waktu sebelum mereka memakan korban jiwa. Andreas aku ingin kau menemani Alle karena Alle kemungkinan masih menjadi incaran mereka karena Alle telah melihat penculiknya, Leon akan melaporkan hal ini ke pihak akademi cratein dan jika bisa tolong sampaikan juga hal ini ke putra mahkota Reykell. Aku dan Lyra akan mencoba menyelamatkan para korban dan sedikit mengulur waktu. Kita mungkin akan terluka, tidak apa kan Lyra?"


"Tidak apa-apa, aku melatih sihir setiap hari sejak kecil untuk mwnghadapi situasi seperti ini. Kau juga harus extra hati-hati Yuna, ingatlah jika kau terluka kemungkinan ayahmu akan menghancurkan akademi ini karena tidak bisa melindungimu" kata Lyra sambil tersenyum jail ke arah Yuna


"Hahaha kurasa kau benar, aku harus hati-hati"


"Yuna, Lyra ingatlah untuk berhati-hati, aku akan segera membawa lebih banyak tim penyelamat" setelah itu Leon langsung berlari mencari prof. Nyx, hanya prof. Nyx yang ia percaya saat ini. Karena ia tahu sekalipun gudang akademi cratein berada di dekat hutan, mustahil untuk menyusup kecuali ada pihak akademi yang membantu mereka masuk. Akademi ini telah di kelilingi oleh sihir pelindung yang mana akan bereaksi jika ada orang yang menyusup. Tapi jika mereka diundang tentu saja sihir pelindung itu tidak akan bereaksi apapun.


"Lyra, Yuna kalau begitu aku juga akan membawa Alle kembali. Ingatlah untuk mementingkan keselamatan dirimu terlebih dahulu"


"Baiklah Andreas, aku titip Alle" Andreas dan Alle juga akhirnya pergi.


"Bagaimana kalau kita pergi juga?"


"Oke ayo" Yuna dan Lyra akhir berlari menuju lokasi gudang kosong itu


"Yuna!" Sylvie muncul di hadapan Yuna.


"Kenapa?"


"Mereka telah memasang pelindung di sekitar gudang, jika kita menerobos pelindung itu kita tentu akan ketahuan"


"Kita memang berniat untuk menyerang mereka selagi mengulur waktu. Untuk rencananya, kita akan menghancurkan pelindung itu dalam sekali serang, setelah itu aku, Sylvie dan Yukii akan menyerbu masuk disaat mereka masih lengah, dan untuk Lyra dia akan bersembunyi kemudian menyelamatkan mereka yang di culik"


"Tapi mereka berbahaya Yuna, mereka berbeda dengan lawan-lawan mu sebelumnya, mereka pengguna elemen kegelapan dan itu bahkan sangat kental, mereka sudah lebih seperti iblis daripada manusia" ekspresi Sylvie terlihat tidak baik ia sangat tidak menyukai rencana Yuna


"Tapi kita tidak bisa berdiam diri saja, kita harus mengulur waktu agar mereka tidak memakan korban jiwa"


"Aku tidak peduli dengan mereka Yuna!! Keselamatan mu adalah yang utama untukku" Sylvie berteriak marah ke arah Yuna


"Aku setuju dengan Sylvie tuan, aku juga merasa jika keselamatanmu lebih penting daripada mereka" Yuna bisa melihat jika Sylvie dan Yukii sangat khawatir padanya, ia juga takut tapi ia berlatih sihir selama ini untuk menghadapi hal seperti ini, cepat atau lambat ia juga akan tetap bertemu dengan pengguna elemen kegelapan karena ini hanyalah awal dari kemunculan mereka.


"Aku juga tidak ingin terluka, itulah mengapa aku memiliki kalian disini, aku tidak bisa membiarkan teman-temanku menjadi korban" "karena itu semua takdirku, dan seharusnya aku yang di culik, karena ku juga isi novelnya berubah. Jadi tentu ini merupakan tanggung jawabku" lanjut Yuna dalam hati. Ia yakin kejadian ini 3 bulan lebih cepat pasti karena dirinya yang tidak seperti Yuna yang seharusnya. Jadi Yuna merasa ini adalah tanggung jawabnya untuk menyelamatkan teman-temannya


"Apakah kau sungguh yakin ingin bertarung melawan mereka?"


"Aku yakin Sylvie, dan aku membutuhkan kekuatanmu dan Yukii" Sylvie dengan kasar menghela napas, ia yakin sekarang ini tidak ada yang bisa menghentikan Yuna.


"Baiklah kalau begitu ingatlah untuk tidak terluka" Yuna mengangguk mendengar perkataan Sylvie


"Yukii, bantu aku untuk merusak pelindung ini" Yukii mengangguk kemudian kembali ke wujud aslinya yang merupakan rubah putih ekor 9. Melihat ini Lyra sedikit terkejut, ia sudah yakin Yukii bukanlah Beast biasa karena Yukii terlalu kuat untuk ukuran kelinci putih, tapi ia tak menyangka jika Yukii adalah Beast suci yang hanya muncul si buku-buku sejarah. Ini pertama kalinya Lyra melihat Beast suci.


Yukii dan Sylvie akhirnya mengeluarkan sihir mereka dan membentuk bola, kemudian menyatukan sihir mereka dan mengarahkannya ke pintu gudang yang di lapisi pelindung. Sebelumnya Sylvie sudah mencoba menganalisis pelindung itu, tapi ternyata selain di ledakkan pelindung itu tak akan hilang. Pelindung ini juga cukup tebal karena memiliki 5 lapisan. Ia bisa meledakkan nya sendiri tapi ia takut jika itu tak akan hancur hanya dengan sekali serangan dengan bantuan Yukii sudah dipastikan 100% pelindung itu akan hancur dalam sekali serang.


"Tolong rahasiakan ya, kau tahu kan akan seheboh apa orang-orang jika melihat Yukii" mendengar perkataan Yuna, Lyra akhirnya mengangguk, dan melihat ke arah Yuna


"Ada apa?" Yuna merasa sedikit risih dengan tatapan Lyra


"Tidak apa-apa" "kau hanya terlihat sangat berbeda dengan ingatanku" lanjut Lyra dalam hati yang tentu saja tidak diketahui oleh Yuna.