How To Return To Modern Dimension

How To Return To Modern Dimension
#chapter 46 : Dua syarat



Mentari mulai terbit, pasar mulai ramai. Di dalam sebuah kamar, kelihatan seorang gadis mungil masih tertutup matanya. Ekspresi sangat tenang sehingga.... seseorang memegang pundaknya dan mengoncang-goncangnya "Putriku!! cepat bangun!! Yang mulia udah tunggu anda"


Misaki terperanjat karna goncangan an qi. Dia berbicara gagap karna an qi mengoncangnya tanpa ampun" Le.. lepaskan.. ak.. aku"


Mendengar misaki yang berbicara, an qi melepaskan pegangan dan membuat misaki kembali merosot di atas ranjang "Baik! "


Misaki bangun dari ranjangnya dan memegang dinding sebagai alat pembantunya berdiri. Dia terdiam lama di samping dinding karna pusing "Benar-benar sial memiliki pelayan seperti ini"


An qi dengan santai mengikat tas qiankun miliknya dan berjalan keluar meninggal misaki yang masih belum bergerak dari dinding "Yang mulia hati-hati jangan sampai tergelincir, pelayan ini menunggu di bawah"


Mendengar balasan an qi, misaki hampir muntah darah "S.. sialan!!"


...________________...


Setelah membersihkan diri, misaki keluar dari kamarnya dengan pakaian berwarna biru keunguan tua. Dia memakai pelindung lengan dan rambutnya diikat ekor kuda dengan pita perak. Misaki setinggi pundak mizuki yang berusia 11 tahun. Dengan ketinggiannya, misaki terlihat keren dengan pakaiannya.


Ketika tiba di lantai dasar, misaki melihat keluarganya duduk di meja tepi jendela. Fang memakai pakaian merah tua dengan rambut disanggul jepit giok emas dan selebihnya terurai. Di depan fang, ada mizuki yang memakai pakaian hitam. Dia memakai pelindung lengan dan di kepalanya ada mahkota perak. Di samping fang, Raja shi memakai pakaian hijau tua dan di kepalanya memiliki mahkota emas.


"Selamat pagi"


"Selamat pagi juga.." balas ketiganya masih sibuk akan hal masing-masing.


"..."


Misaki yang diabaikan tersenyum kaku dan duduk di samping mizuki yang masih memakan sarapannya. Dia mengambil sumpitnya dan berbicara di dalam benaknya "Wah, kalian mengingatkan aku 3 tahun lalu ketika kalian semua mengabaikan kehadiranku"


Setelah berbicara dengan dirinya sendiri, misaki akhirnya dengan takut-takut bertanya "Kalian... mengabaikanku?"


Ketika kedua mendengarkan perkataan misaki, mereka terkejut dan menyimpan gulungan. Fang yang kebetulan duduk berhadapan dengan misaki mengelus pucak kepalanya dan berkata "Tidak diabaikan, tidak diabaikan "


"Maaf, kami berdua sedang berbincang tentang hadiah untuk ulang tahun ibu suri xia" ujar raja shi tersenyum sedih. Misaki yang melihatnya membalas dengan senyum manis dan mengelengkan kepalanya sebagai tanda bahwa dia tidak memperdulikannya.


"Ngomong-ngomong, kapan kita akan bertemu kakek" tanya misaki dan dibalas dengan tatapan heran mizuki di sampingnya "Tentu sahaja hari ini!"


Misaki tersenyum bodoh dan berkata"Aiya, bukan kakek pihak ibunda tapi kapan kita akan bertemu kakek dari pihak ayahanda"


"Kakek dari ayahanda? tapi kakek dari ayahanda udah lama mangkat" bisik mizuki gak enak bicara orang yang udah mati.


Mizuki yang masih belum menangkap masuk dari perkataan misaki membuat sang empunya cemberut dan berprotes "Bukan ayah angkat ayahanda tapi ayah kandung ayahanda"


"Apa kakek kita yang tinggal di benua Ying hua? " tanya fang mengangkat sebelah alisnya. Misaki menganguk kepalanya cepat.


Mizuki yang dikejutkan dengan perkataan fang membulatkan matanya dan bergumam"Kita miliki tiga kakek!?"


Mendapat pandangan meremehkan dari kedua saudaranya membuat darahnya mendidih.. Memang benar dia baru mengetahui kalau mereka memiliki tiga kakek tapi apakah perlu memandangkan remeh dia seperti tu. Hey! dirinya memiliki harga diri!!


Tiba-tiba raja shi menyela pembicaraan ketiga saudara itu "Apa kalian ingin bertemu mereka?"


Ketiganya mengangguk. Raja shi tersenyum lebar dan berkata "Ada syaratnya untuk bertemu mereka"


"Apa syaratnya?"


Raja shi tersenyum semakin lebar dan berkata "Syarat pertama adalah mempelajari sopan santun dan tata krama benua ying-"


"Apa!!!" pekik fang dan mizuki membulatkan mata mereka. Raja shi yang disela pembicaraanya memasang wajah datar dan menegur keduanya "Jangan menyela ketika orang tua berbicara"


Raja shi menyesap tehnya dan kembali berbicara "Yang kedua, kalian harus bisa bicara bahasa ying hua"


"Ayahanda bukankah itu keterlaluan, Kami bertiga harus belajar bahasa ying hua dan tata krama" protes mizuki merasa itu terlalu sulit.


"Jangan banyak bantahan kalau kalian gak bisa, lihat misaki dia baru berusia 7 tahun dan tidak menyela ketika orang tua berbicara. Cepat atau lambat misaki akan mendahului kalian dalam sastra dan tata krama"


Misaki di dalam benaknya hanya bisa tertawa canggung "Kalau bukan karna benua ying Hua mirip seperti jepang. Ku juga akan membantah"


"Ayahanda, kalau salah satu dari kami bisa memenuhi kedua-dua syarat apa kita bisa bertemu kakek?" tanya misaki. Mendengar pemohonan misaki, kedua saudaranya juga ikut memohon dengan mata anak anjing mereka.


Setelah ribuan pemohonan ketiganya, raja shi mulai pusing dan berkata "Baiklah, baiklah!"


"お父さん、私たちは私たちの祖父母を見ることができますか (Ayah, bisakah kita melihat kakek-nenek?)"


...______________________...


Terjemahan dilakukan di website Yandex. Penerjemahan tidak pasti adakah benar atau salah. Jika ada seseorang yang mempelajari bahasa jepang silakan beri tunjuk ajar


...________________...


Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu


Like(Gratis)♥️👍


Komen(kalau mau)💬🍵


Vote(harus ikhlas)🙏👇