How To Return To Modern Dimension

How To Return To Modern Dimension
#chapter 39 : Dibalik pintu I



Keesokan paginya, di seluruh ibukota digemparkan dengan kemunculan iblis di istana. Di ibukota gosip panas tentang kemunculan iblis dan percobaan pembunuhan Putra Mahkota menyebar bagaikan angin. Di sebuah kedai teh, beberapa pelanggan mengunyah biji teratai goreng sambil berbicara sesama mereka.


"Iblis lagi! Untung aja kita berada di ibukota kalau tiada kita semua bisa-bisanya mati"


"Apa kalian tidak takut pada iblis?" tanya seorang pria muda yang duduk berhadapan pria yang berbicara.


Pria yang berbicara adalah pria paruh baya. Dia melihat orang hadapanya dan mengernyit alisnya "Takut? Kau pasti bukan orang sini? " tanya pria paruh baya itu dan dibalas anggukan.


"Kenapa harus takut? Yang mulia raja akan melindungi seluruh Kerajaan dengan pasukannya. Kau untung udah berada disini sebelum gerbang ditutup" pria paruh baya itu memgengam tinjunya ke samping kepalanya dan sedikit mengayun seperti memberi hormat.


Tiba-tiba pencerita dibawah mengetuk balok kayunya dan berbicara "Yang mulia raja adalah kultivator nombor satu! lima belas tahun lalu, ketika ratusan iblis menyerang. Yang mulia dan pasukannya menghancurkan mereka dan memasang array sepanjang Kerajaan. Untuk pengetahuan kalian, hanya Kerajaan Seribu Lotus sahaja yang memiliki kematian terendah dibandingkan Kekaisaran dan Kerajaan lain! "


Dibandingkan suasana kedai teh yang meriah, keadaan di pengadilan pagi sangat tegang. Semuanya bergementar dengan amarah, di depan mereka semua. Seekor iblis dan sepasang pelayan berlutut di depan mereka. Jika di pengadilan pagi dalam suasana tegang maka di Kediaman Teratai Biru sangat sepi kek kuburan.


Di halaman belakang, misaki dengan gesit menggambarkan array dan membuat iblis kecil yang baru ditangkapnya menjerit kesakitan tapi sayang sekali jeritannya terendam. Misaki masih menggambar beberapa array dan menyiksa iblis kecil di dalam array perangkap sehingga iblis kecil sekarat dan berubah menjadi debu. Beberapa pelayan yang menonton menelan salivanya melihat kejamnya misaki mirip dengan saudara dan ayahnya.


..._______________________...


Empat hari berlalu, pembersihan besar-besaran masih lagi bekerja. Itu setidaknya butuh sebulan untuk membersihkan seluruh Ibukota. Setelah sebulan kemudian, para tim pembersihan akan berangkat ke kota atau desa terdekat untuk melakukan pembersihan. Itu butuh setengah tahun untuk pembersihan besar-besaran tamat.


.


.


.


.


Di taman istana, misaki sedang berayun di buaian sambil melamun "Bulan depan bakalan turun salji... Maksudnya tinggal tiga bulan sebelum perjamuan akan diadakan. Hadiah seperti apa ku harus berikan pada Ibu Suri Xia?"


"Putriku... Yang Mulia.... Putri Ketiga..."


"MISAKI!!" Misaki terjatuh dari buaian ketika mendengar teriakkan seseorang. Dia mengusap hidungnya yang kesakitan karna jatuh dan menatap an qi dengan marah "ADA APA!!"


An qi memanjurkan bibirnya dan berkata"Yang mulia Raja meminta kehadiran Putriku di ruangan kerjanya"


..._______________...


Di dalam ruangan, hanya misaki, mizuki dan raja shi sahaja. Karna fang masih koma, dia tidak hadir disini. Raja shi menatap keduanya dan tersenyum tipis "Karna musim dingin akan segera tiba, bagaimana dengan melakukan perjalanan ke Kekaisaran Langit. Disana A-fang juga bisa memulihkan diri"


"... Ini pasti idola kakak kedua" Misaki menatap mizuki yang tersenyum sampai ke telinga.


^^^Tersenyum sampai ke telinga : Terlalu gembira /sangat senang^^^


..._____________________...


Setelah jam makan siang selesai, misaki mengelilingi istana dengan qingongnya. Ketika dia tanpa sengaja menginjak dinding pembatasan Kediaman Teratai Merah. Misaki segera bersembunyi dibalik pohon besar nan kokoh.


Misaki memincingkan matanya dan bergumum "Ada apa dengan pelayan ini?"


Misaki menyembunyikan dirinya semakin dalam ketika pelayan wanita itu melihat sekeliling dengan waspada. Ketika pelayan wanita udah memasuki kedalam kamar, misaki juga mengikuti dan melihat dari celah pintu. Pemandangan dibalik pintu membuat misaki terbelalak karna....


...____________________...


Catatan penulis :


TLG: Misaki apa yang begitu mengejutkan di balik pintu?


Misaki : Lihat aja sendiri!


.............


Mizuki : Kenapa dengan kalian berdua? Ada apa dibalik pintu fang?


Misaki / TLG : LIHAT AJA SENDIRI!!!


Mizuki:???


...___________________...


Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu


Like(Gratis)β™₯οΈπŸ‘


Komen(kalau mau)πŸ’¬πŸ΅


Vote(harus ikhlas)πŸ™πŸ‘‡