
Raja shi menyentuh pipi merah cerah misaki dan berkata"Mizuki, A-fang kalian sakiti misaki lagi"
"Ayahanda, ku gak mungkin mau sakiti adik kesayanganku " bohong mizuki kerana takut dihukum. Melihat mizuki protes, rengekan misaki semakin kuat "Ayahanda, mizuki bohong!!!"
Raja shi memijat ruang diantara alisnya dan merasa pusing dengan kelakuan dua anak perempuannya "Mizuki, A-fang minta maaf pada misaki"
"Tapi..."
"Misaki, kakak pertama meminta maaf pada misaki" ujar fang pantas.
Raja shi puas dengan balasan Fang dan mengerut alisnya melihat ekspresi enggan di wajah mizuki "Mizuki, gak ada tapi-tapian. Cepat minta maaf"
"... Kakak kedua meminta maaf pada adik ketiga" ujar mizuki perlahan. Jelas kalo dia gak suka meminta maaf. Misaki yang mendengar permintaan maaf mizuki menyeringai. Dia membalik tubuhnya dan berkata "Baiklah, tapi dengan satu syarat "
"Syarat apa?"
"Kakak kedua harus mengurusi ju wu selama masa hukumanku dan kakak pertama harus mengajariku bermain guzheng setelahnya"
"hah!?.. k..ku harus jaga kucing itu "ujar mizuki gagap sambil menunjuk dirinya sendiri. Wajahnya bahkan berubah pucat basi.
Fang hanya mengangkat kedua bahunya "gak ada masalah"
"Hehehe... kakak kedua jangan sampai ju wu hilang" ejek Misaki
Mizuki tidak menganggapi ejekan Misaki karna di benaknya, mizuki terus mengulang perkataan "menjaga kucing" seperti orang gila.
"Mizuki...mizuki" panggil seseorang membuat mizuki tersentak dari lamunan.
"Hah?! ... a..apa "
"Apa kau baik baik saja " tanya fang dan tiga orang yang lain yang menatap mizuki. Ditatap empat pasang mata, mizuki merasa risih dan berkata "K..kenapa ..kalian menatapku! "
"Kakak kedua apa kau sakit?" tanya Misaki polos .
"A..Aku b..baik baik sahaja "
"baiklah, sepertinya kakak kedua takut rubah juga" Misaki menghela napas .
"rubah?! "
"iyalah rubah. ju Wu milik ku spesial " bangga Misaki.
..._________________...
Setelah menenangkan amarah mizuki yang meletus karna tertipu, Raja shi menyelinap keluar dan memerintah rombongan untuk segera kembali. Langit yang awalnya kejinggaan berubah menjadi semakin gelap.
Misaki dan mizuki yang bertengkar selama sejam, akhirnya terlelap. Kebenarannya, mizuki berpura-pura tidur dan menunggu misaki dan Fang tertidur nyenyak. Setelah kedua saudaranya tertidur nyenyak, Mizuki menukar posisi misaki dan menyandarkannya ke bahu Mu RuiShen yg menatap bingung padanya.
Misaki yang tiba-tiba bersandar di bahu yang sedikit kurus mengerutkan alisnya dan mengubah pose tidurnya menjadi berbaring beralas paha. Barunya alisnya yang mengerut menjadi rileks.
Keempatnya terlelap saking penatnya menunggu pulang ke istana. Sebuah keberuntungan bahwa raja shi membeli tiga ekor kuda qilin merah. Itu membuat perjalanan yang seharusnya mereka tempuh berkurang menjadi 30 menit dari 3 jam dan mereka masih sempat makan malam di istana.
..._________________...
Di dalam kereta kuda mewah, kelihatan empat anak-anak. Tiga darinya tertidur pulas dan seorang anak laki-laki mengelus rambut anak perempuan.
"Hehehe, gadis manja~"
...________________...
Setelah 30 menit berlalu, kereta kuda dan pasukan berkuda memasuki perkarangan istana. Di depan aula utama, lima pelayan yang akan melayani kelima anggota kerajaan udah berdiri tegak. Ditangan masing-masing ada sehelai jubah.
"humphh..." nguap misaki meregangkan tubuhnya.
"Misaki... " lirih Fang rendah.
Misaki yang linglung memandang Fang di kursi depannya "Kakak pertama?" Butuh lima saat sebelum otaknya kembali berfungsi dan warna wajahnya berubah pucat.
"Ahhhhh!!!!" teriak misaki keluar dari kereta kuda. Suara "gedebuk!!" terdengar di luar kereta kuda. Setelahnya terdengar teriakkan khawatir dari lima pelayan sebelum suara "bang!!", "balm!!", "Akh!!", "brak!!" dan serangkaian suara lagi.
Raja shi, mizuki, Fang, mu ruishen, kasim wang, xiu yang, an qi, Li Jun dan bahkan lima pelayan di depan aula tercengang dengan kecerobohan misaki.
..._____________...
"Sss! an qi perlahan-lahan! " desis misaki menahan sakit.
"Yang mulia tahu sakit tapi begitu ceroboh!" marah an qi mengoles saleb pada luka misaki.
"Ini semua salah mizuki!! Ku pastikan akan balas dendam!!" Misaki menggertak giginya. Disisi lain, orang yang sedang dikatai membesin tanpa henti.
achuuu!!
achuuu!!
achuuu!!
"apa aku flu" tanyanya sendiri sambil menggosok hidungnya. Di sisinya, xiu yang sedang membilas rambutnya.
..._________________...
Catatan penulis :
TLG : Kyaa!! Sang jenderal tersipu ketika berbaring pada calon suaminya (/≧ω\)
Misaki : Diam atau ku pukul mu dengan penyapu ヽ(`Д´)ノ
TLG : (*〇□〇)……!
..._________________...
Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu
Like(Gratis)♥️👍
Komen(kalau mau)💬🍵
Vote(harus ikhlas)🙏👇