How To Return To Modern Dimension

How To Return To Modern Dimension
#Chapter 23 : Kembali



Keesokan harinya, Misaki terbangun karna teriakkan dari luar kamarnya. Dia udah menukar pakaiannya dengan kaos polos. Menyelimuti dirinya dengan selimut, misaki membuka pintu kamar.


"MASTER BANGUN!" teriak snowy antusias. Misaki menguap panjang dan memaksa matanya terbuka.


"Master!? I.. Itu mata master.."


"Pufff, macam panda.. " gelak terendam blacky menutup bibirnya dengan tinju.


Misaki yang masih setengah sadar gak mendengar ejekan blacky. Dia menggosok matanya dan turun ke dapur.


Misaki membuka salah satu laci dapur dan mengambil mie instan dari dalamnya. Sambil menunggu mie instan siap masak. Misaki mengambil sekotak jus plum dari kulkas dan menuangkannya di gelas.


...________________...


...Tiga menit kemudian......


"Master, apa kau memasak mie instan?! " tanya Snowy diam-diam mengapai mie instan.


Misaki mengetuk buku jari Snowy menggunakan sumpitnya"Jangan sentuh"


"Owh!"


Snowy yang ditolak dengan manja menggeliat di lengan blacky dan berkata dengan mata anak anjing "JieJie...ku lapar "


Blacky menghela napas sebelum berkata"Baiklah, ku siapkan sarapan" Beberapa menit kemudian, blacky keluar dari dapur dengan nampan di tangannya. Di atas nampan berisi Jiaozi dan sup ginseng.


Misaki yang udah menyelesaikan mie instannya. Memakai hanfunya semula dan menata kembali rambutnya semula. Berpamitan pada keduanya yang sibuk dengan sarapan masing-masing.


...______________________...


Misaki membuka matanya dan melihat sekeliling. Seperti yang dia tebak, dia benar-benar udah keluar dari demensi. Bahkan kedudukan Matahari yang ada di demensi kristal dan realiti benar-benar berbeda.


"Benar-benar lambat di luar sini" gumam misaki melihat sang mentari masih setia di atas kepalanya. Merasa udah tiada keperluan lagi, Misaki kembali ke tenda dengan eksperasi santai seperti apa yang barusan dia lalui tidak pernah terjadi.


Sesampainya di depan pintu masuk tenda, muncul beberapa gadis berpakaian mewah dan riasan yg mencolok. Misaki melewati mereka dan ingin memasuki tenda ketika tiba-tiba....


"Hei kau! apa kau tidak memberi hormat pada Nona May " ujar seorang gadis berpakaian biru langit dengan perhiasan emas dikepalanya.


Misaki menatap kasihan pada Nona yang menghentikannya. Sang empunya yang di tatap bahkan heran. Di dalam mata misaki, dia kasihan wanita di demensi ini yang terbiasa dengan pakaian dan perhiasan yang berat.


"Apa kau tidak dengar!!" teriak gadis berpakaian biru.


"Hah!?"


"Berani kau melamun ketika ku berbicara!!"


"Ckckck, apa ini antagonis yang akan datang. Untung aja ini bukan novel" Misaki tersenyum tipis pada gadis yang sedikit tinggi darinya tapi dibaliknya dia tersenyum jijik.


"Maaf, tadi ada lalat berbicara dalam telingaku"


"Engkau..."


"An Lin gratis aja buang masa dengan gadis busuk itu" potong gadis berpakaian keemasan didominasi putih bermotif bunga mawar yg dipuja oleh gadis yang dipanggil An Lin.


"Harini kau beruntung saja, kelak kau akan bertekuk lutut di depanku" ucap An Lin penuh ancaman


"kau lihat aja sialan"


^^^An lin disini berbeda dengan an qi. Keduanya pengucapan marga berbeda. ^^^


..._________________...


Keesokannya, pertandingan pemburuan musim gugur diumumkan untuk dimulai. Semua peserta yang ikut berpartisipasi udah bersiap dengan busur dan kuda masing-masing.


Setelah hampir seharian para peserta memburu. Akhirnya tiba masa untuk mengira hasil tangkapan para peserta. Kebanyakan dari para peserta berhasil menangkap, ayam hutan, kelinci dan rubah. Jika beruntung, ada juga yang mendapat binatang roh, beruang dan rusa.


Pada umumnya, hutan ini selalu diterokai oleh para kultivator yang berkelana sehingga membuat para binatang roh melarikan diri ke hutan lain. Paling tinggi tingkat mereka adalah alam atas tingkat lima atau setara dengan kultivator Lianhua huangse.


...______________________...


Selesai dikira dan dicatat, Peringkat pertama dimenangi oleh Putra Makhota dan Tuan Muda han kerana hasil buruan mereka seri, sama ada berat atau bilangan semuanya seri. Peringkat kedua dimenangkan oleh Pangeran Mahkota Wei dan peringkat ketiga dimenangkan oleh Lee Weiyun kakak dari Lee May.


Disini lah Lee May mulai sombong ketika mendengar pujian yg dilontar oleh sesetengah orang kepada kakaknya. Seketika itu senyuman bangganya berupa menjadi menyeringai..


..._________________________...


Misaki sayang, ini memang dalam novel~


(◞ꈍ∇ꈍ)◞⋆**✚⃞ྉ


Lianhua Hongse (Merah)


Lianhua chengse (Jingga)


Lianhua huangse (Kuning)


Lianhua Luse (Hijau)


Lianhua qian Lanse (Biru muda)


Lianhua Shen Lanse (Biru tua)


Lianhua Dianse (Nila)


Lianhua Zise (Ungu)


Lianhua Jinse (Emas)


Lianhua heise (Hitam)


Maaf kalo ada typo atau perkataan melayu


Like(Gratis)♥️👍


Komen(kalau mau)💬🍵


Vote(harus ikhlas)🙏👇