Glorious Life

Glorious Life
19 ∞ Grammy



“they do so well”


Michael duduk di sampingku dengan wajah lelahnya, melihatnya dengan wajah seperti itu membuatku merasa bersalah, dia kelelahan karena aku.


“Tapi Bighit benar-benar luar biasa”


Kali ini Karmila yang menyahut dia duduk disampingku setelah menyerahkan tasnya kepada Max yang sudah berlalu keluar dari ruangan.


Aku tersenyum tipis, iya Big Hit memang luar biasa pekerjaan yang dilakukan mereka tidak tanggung-tanggung alih-alih memberi statement resmi soal teror itu dan hubungan ku dengan Jungkook, mereka memberi konfirmasi kedatangan mereka di Grammy—mereka mengalihkan topik dan mengecoh membuat masyarakat terutama Fans BTS tidak mengungkit soal teror dan hubungan ku dengan Jungkook.


Iya soal teror itu entah kenapa bisa terendus media namun mereka tidak menemukan bukti yang meyakinkan intinya beberapa minggu ini kami benar-benar sekarat, Paparazi memburu kami—Jungkook maupun aku.


“kembali ke LA adalah pilihan tepat SM mengabari ku mereka berkata Dispatch memang sedang mengincar kamu”


Max sudah tiba-tiba menyahut setelah masuk pintu, aku mengangguk saja walaupun tidak rela meninggalkan Jungkook di Korea tapi ini yang terbaik untuk kami.


Dispatch itu berbahaya bung! SM saja sampai menaruh atensi penuh terhadap Dispatch Karena yang terakhir Kai menjadi korbannya.


“mereka harus berhati-hati soal dating”


Komentar Karmila


“well, kamu benar mereka harus tahu tempat!”


Michael berkata acuh sambil merapikan berkas yang berserakan di atas meja.


Aku mengerucutkan bibirku sebal merasa tersindir, dia menyindirku dengan Jungkook. Sudah jelas !!


“Okay, kamu harus menyelesaikan make up mu”


Karmila menggiring ku menjauhi Michael sebelum aku menendang pantat sialannya!


Menyebalkan.


Ngomong-ngomong hari ini aku senang sekali!! Acara resmi Grammy sudah berakhir dan aku menang!!! serius aku senang sekali dua nominasi bung!! Intinya aku senang sekali hari ini ditambah tadi aku sudah melihat jungkook dan yang lain. Walaupun kami tidak berinteraksi tapi itu sudah cukup dengan hanya melihatnya,


Aku rindu sekali dengan pria itu sudah beberapa Minggu ini tidak bertemu karena teror sialan itu mengharuskan aku pulang lebih awal ke LA.


Karmila sedang meriasku ketika Michael sudah berdiri di sampingku dengan Handphone ditangannya.


“Ada apa?”


“Undernineteen”


Ah aku mengangguk paham menerima uluran handphonenya. Aku menghadapkan handphone itu ke wajahku ketika melihat jika panggilan sudah tersambung.


“anak-anak”


Aku tersenyum cerah melihat mereka. Mereka tersenyum lebar dan mulai berisik.


“Noona aku debut”


Aku mengangguk ikut senang ketika Jinsung menatapku dengan binar bahagia


“kerja bagus ji”


“Noona sedang bersiap menghadiri Grammy?”


Doyum bertanya dengan antusias.


“sekarang akan menghadiri After Party, ini baru selesai di rias, dan sekarang sedang menata rambut”


Kami berbincang cukup lama hingga wajah Seunghwan hampir memenuhi frame tanpa bicara aku mengerutkan keningku melihat wajahnya yang murung.


“ada apa?”


Mereka bersembilan kompak diam. Seunghwan mengangkat kepalanya dia menatapku lewat frame dengan mata berkaca-kaca.


“Noona byeonghe..”


Aku menunduk sejenak, ngomong-ngomong soal Byeonghe dia salah satu Trainee yang dekat denganku dia seperti adik buatku. Brian saja sampai suka Byeonghe, sayang sekali dia tidak bisa debut bersama yang lain.


“Seunghwan berhenti menyalahkan diri oke. Byeonghe pasti akan debut walaupun tidak bersama kalian”


“Guys aku harus segera berganti”


Mereka serempak mengangguk mengucapkan perpisahan sebelum memutuskan panggilan.


Aku menaruh Handphone ku di atas meja dan terkejut ketika melihat ke cermin sosok yang dari tadi berdiri dibelakang ku sambil menyisir rambut ku bukan Karmila melainkan Jungkook! Hell bagaimana bisa? Aku tidak melihatnya datang.


“Kapan kamu datang? Dan kenapa tidak mengabariku”


Aku mendelik kesal berbalik melihatnya yang hanya tersenyum menunjukkan gigi kelincinya itu


“Sambut yang benar” Jungkook memarahiku, dia melingkarkan tangannya dileherku dengan manja.


Aku memutar bola mataku dan Jungkook melotot melihatku memutar bola mataku


Upss aku lupa dia benci aku melakukan hal itu karena katanya itu tidak sopan.


“maaf”


Aku tersenyum lebar membalikkan badanku dan mendongak keatas melihatnya ikut tersenyum tipis.


“Tidak boleh diulangi...”


Nasihatnya seperti ayahku “Dan hukumanmu” dia mengecup keningku turun ke kedua mataku yang mengenakan riasan dan yang terakhir pipiku dia manis sekali sih.


“Jung, aku pakai riasan”


Aku menghindarinya dan dia terkekeh.


Dia kembali menyisir rambutku yang sebenarnya sudah lurus.


“Jadi jika tidak pakai riasan boleh?”


Hell!! Kurasa Jungkook mulai seperti Namjoon oppa dulu! Otaknya perlu disterilkan.


“Yaya terserahlah”


Daripada meladeni Jungkook lebih baik mengakhiri topik ini sebelum menjerumus semakin parah dan tidak tertolong. “Dimana Karmila?”


“dia keluar bersama Max, dan Michael keluar ketika aku masuk. Kamu terlalu sibuk berbicara dengan mereka sih”


Dia cemburu dengan anak kecil! Yang benar saja Jung!!


“Iya mereka menggemaskan sekali sih aku kan bisa lupa diri”


Jungkook kesal pria itu meletakkan sisirnya di atas meja membalikan kursi putar yang ku duduki. Dia berjongkok didepanku tangannya menggenggam tanganku erat.


Boleh tidak mengumpat di depan Jungkook? Kenapa hari ini di keren sekali sih dengan setelan hitamnya itu. Aku kan jadi lupa diri jika terus terusan seperti ini.


“sebenarnya aku tidak terlalu khawatir dengan mereka, yang aku khawatir adalah setelah ini. Kamu akan bertemu banyak kolega pria dan aku tidak terbiasa”


Aku membebaskan salah satu tanganku dari genggaman jungkook mengusap rambutnya yang sudah ditata.


“Kamu masih tidak percaya diri Jung, cobalah lebih menghargai dirimu sendiri lebih”


Dia menghela nafas lalu tiba-tiba memeluk perutku. Ehh? Dia modus atau bagaimana sih?


“selalu kucoba, tapi hari ini jangan dekat-dekat dengan kolega pria mu ya”


Permintaannya membuat tersenyum lebar. Dia polos! Dan aku suka.


Ini adalah adik gatelnya Zee, si Brian Imannuel



Dan ini Byeonghee adik kesayangannya, anak zee ini mah:v



Kimnds