
"Sebenarnya-,"
Namun sayangnya ketika Freja akan memberitahu apa yang dia ketahui pada Mei dsm Yuri, pintu kelas terbuka dan membuatnya menjadi salah tingkah.
Freja langsung kembali ke tempat duduknya sambil membawa Tipp-Ex yang ada tergeletak di meja Yuri.
"Freja sedang apa kamu?," ucap guru yang baru masuk kedalam kelas.
"Anu pak," ucap Freja menunjukkan Tipp-Ex milik Yuri yang dia bawa tanpa izin terlebih dahulu.
Freja kembali duduk, dibangkunya. Dan melanjutkan mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
***
✦POV: Yuri
Pukul 07.30, aku melihat pelayan yang aku temui ketika berkunjung ke kediaman Mal dan Fahri. Pada saat itu aku berpikir yang aneh-aneh dan alasan mengapa mereka berdua tidak masuk sekolah selama dua bulan lamanya, namun sampai pelajaran selesai guru yang sedang mengajar sama sekali tidak mengatakan apapun selain tentang pelajaran.
Pukul 09.00, pelajaran dari guru yang mengajar pelajaran Fisika sudah selesai. Entah kenapa aku merasa lega ketika pelajarannya sudah selesai, dan aku tidak tahu apa yang membuat ku merasa lega.
Pukul 09.01, setelah pelajaran Fisika selesai masuk guru yang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia. Seharusnya sih begitu, karena jadwal pelajaran yang sudah terapkan oleh pihak sekolah.
Namun, yang masuk kedalam kelas ku bukanlah guru yang mengajar pelajaran Bahasa Indonesia, melainkan wali kelas dari kelas 12 IPS.
"Pak Ton, bukannya pelajaran bapak itu besok yak?. Bapak salah kelas yak?," ucap salah satu murid laki-laki yang ada di kelas 12 IPS.
"Bapak kesini cuman mau memberitahu kalo dua teman kalian yaitu Fahri dan Mal akan pindah sekolah, tolong buat ulang jadwal piket dan yang lainnya yang mengikutsertakan Mal dan Fahri," ucap wali kelas 12 IPS.
Sebenarnya Mal tidak memberikan kesan apapun di kelas jurusan IPS, walaupun dia memiliki otak yang encer namun karena sifatnya yang dingin dan cuek pada orang lain tak banyak siswa yang mendekatinya.
Namun tidak untuk Fahri, semua murid kelas 12 IPS mengenal Fahri bahkan murid dari kelas jurusan lain pun mengenal siapa Fahri. Karena dia adalah siswa yang atletik dalam semua olahraga, ada banyak siswa perempuan yang mengaguminya. Dan dia orangnya sangat ramah dan mudah untuk didekati.
"Yuri, Mei, Freja, temui bapak di kantor," ucap wali kelas 12 IPS sebelum meninggalkan kelas.
Entah kenapa, ketika aku mendengarnya aku langsung keluar dari dalam kelas meninggalkan Mei dan Freja. Padahal seharusnya aku pergi bersama mereka, karena sebuah dorongan sesuatu yang tidak ku ketahui, kakiku seperti bergerak sendiri mengikuti jalan dari wali kelas ku.
"Pak Toni, apa benar Mal dan Fahri akan pindah?," tanya ku pada wali kelas ku yang ada didepan ku.
"Begitulah, surat pindahannya dikirim oleh ayahnya sendiri. Kami tidak tahu apa yang harus kami lakukan untuk menyambut orang yang setara dengan presiden, untung saja dia langsung pergi," ucap Wali kelas 12 IPS, yang bernama Pak Toni atau lebih sering disebut Pak Ton.
"Kau sudah tahu ini?," tanya Mei pada Freja.
"Ya, malam tadi Fahri menceritakan semuanya kepadaku. Tapi katanya kita masih bisa bermain bersama seperti biasa," ucap Freja.
"Aku penasaran apa yang ditulis oleh Mal, mana mungkinkan dengan sifatnya yang seperti itu dia menulis sesuatu yang menyentuh hati?," ucap Mei bercanda dengan Freja.
"Tapi bagiku, Mal adalah orang yang membuat hidupku dan kakakku berubah. Kalau bukan karena Mal, mungkin hutang-hutang keluarga ku dulu tidak bisa dibayar dan aku tidak akan lagi bisa bertemu dengan kakakku," ucap Freja.
"Apapun yang dia tulis pasti akan bisa membuat hatiku tersentuh, benarkan Yuri?," tanya Freja padaku.
Untuk beberapa saat aku tidak membalas pertanyaan dari Freja, karena pikiranku sekarang ada ditempat yang lain.
Atap sekolah, entah kenapa aku selalu memikirkan tempat itu.
"Yuri?," ucap Freja.
"Benar, cepatlah sedikit pelajaran bahasa Indonesia sudah dimulai," ucap ku.
"Tenang saja, jika memang jodoh kau pasti akan bertemu lagi dengannya," ucap Mei sambil merangkul ku.
"Jangan bicara yang aneh-aneh," ucap ku.
"Baik-baik, ketua kelas," ucap Mei.
\=======================
Like kalo udah selesai baca,
Komen kalo ada yang ingin di komen,
Vote novelnya kalo punya poin,
Itu semua adalah tanda kalau kalian mensupport novel ini untuk tetap lanjut.
\=========================