Dream World Online

Dream World Online
Kesalahpahaman dan tawaran menjadi Utusan



"Tuan Putri dia adalah laki-laki mesum, kita harus mengehukumnya," ucap perempuan berambut hitam panjang dengan nada marah, dan melihat kepada Mal yang sekarang kepala diperban, dan berdiri di sampingnya.


 


 


Dia adalah Shion, orang yang bertugas menjaga keselamatan dari King Ancient Dragon.


 


 


 


 


"Shion, sudah kubilang itu kecelakan," ucap Mal.


 


 


"Shion, bukanya kau sudah menghukum Note. Dia sampai sekarat karena ditinju oleh mu," ucap seorang anak kecil perempuan berambut pirang yang sangat panjang, yang duduk di sebuah singgasana. Di kepala kecinya juga ada sebuah mahkota yang sangat cantik.


 


 


Dia adalah King Ancient Dragon,


 


 


'Tidak bukan King Ancient Dragon, dia adalah Putri Rapunzel. Ingat itu' ucap Mal mengingatkan kepada Author, karena kalo kita tidak menyebutnya Putri Rapunzel. Dia akan menerbangkan mu ke atas langit.


 


 


"Hukumannya kurang berat tuan putri, dia sudah melihat saya beberapa kali. Dan.. dan sekarang dia melihat semuanya," Shion sangat geram ketika kembali melirik ke kepada Mal, tangan kanannya sudah mengepal erat seperti akan kembali meninju Mal.


 


 


"Shion itu semua kecelakaan," ucap Mal dengan perasaan takut ketika mayanya melihat tangan kanan milik Shion sudah mengepal.


 


 


"Apanya yang kecelakaan, aku sudah mengeceknya kalo di kamarku tidak ada siapapun. Tapi kenapa kau berada disana?, kau pasti berniat mengintip ku kan?," ucap Shion dengan wajahnya yang berkaca-kaca.


 


 


"Shion,," ucap Mal merasa bersalah walaupun yang terjadi pada Shion dan Mal adalah sebuah kecelakaan dan tidak di sengaja olehnya.


 


 


"Maafkan aku Shion," ucap Mal sambil membungkukkan badannya.


 


 


"Kenapa kau meminta maaf?, bukannya kau bilang tadi itu kecelakaan?. Aku ingin mendengar penjelasan mu, kalo kau memang benar melakukan nya dengan sengaja,,,," Putri Rapunzel tersenyum mengeringkan kepada Mal.


 


 


GLUP


 


 


Mal menulan ludahnya sendiri karena dia masih mengingat semua hukuman yang diberikan oleh putri Rapunzel ketika dia gagal melakukan tugas yang diberikan oleh nya. Dia masih mengingat rasa sakit, dan rasa putus asa tak ingin lagu hidup ketika mendapatkan hukuman dari Putri Rapunzel. Karena dia disiksa tanpa henti oleh Putri Rapunzel.


 


 


"Tuan putri, saya sudah pernah bilang kalo saya adalah seorang Pendatang kepada anda kan?," tanya Mal kepada Putri Rapunzel.


 


 


Putri Rapunzel mengangguk, kalo yang dikatakan oleh Mal adalah benar.


 


 


Mal menjelaskan kepada semua orang yang berada diruang tahta, tentang pendatang dan kemampuannya.


 


 


"Begitulah alasan kenapa saya bisa ada di kamar Shion," ucap Mal.


 


 


"Pantas saja keberadaan mu menghilang dari sini, aku pikir kau sudah pergi dari sini," ucap Putri Rapunzel, ia berdiri dari duduknya dan berjalan mendekat kearah Mal dan Shion.


 


 


"Shion jangan menangis lagi. Karena sekarang bukan aku yang melakukannya," ucap Putri Rapunzel sambil mengelus-elus rambut panjang hitam Shion.


 


 


"Bukan aku?," ucap Shion dan Mal serentak.


Putri Rapunzel menjelaskan kepada Shion kalau semua yang telah dilakukan oleh Mal adalah rencana darinya dan juga Nava.


 


 


Nava, dia adalah Ancient Dragon yang juga bertugas untuk menjaga keselamatan Putri Rapunzel.


 


 


Awalnya semua Ancient Dragon yang berada ditempat ini, termasuk Putri Rapunzel. Awalnya tidak mempunyai nama, 51 Ancient Dragon mempunyai nama setelah diberi nama oleh Mal.


 


 


 


 


***


 


 


"Haha, aku suka sekali melihat kalian berdua bertengkar. Oleh karena itu aku melakukan-,"


"Hiii,"


 


 


Putri Rapunzel berhenti berbicara dan menjerit ketakutan karena Shion memasang wajah yang tersenyum mengeringkan dan memegang kedua pundaknya.


 


 


***


 


 


Selama 30 menit Shion menggelitik Nava dan Putri Rapunzel membuat mereka berdua sekarang terbaring lemas di lantai.


 


 


 


 


"Jenderal Shion, anda terlalu berlebihan," ucap salah satu Ancient Dragon yang ada di ruang tahta, dia berjalan dari tempatnya dan membantu Putri Rapunzel berdiri serta meminumkan segelas air.


 


 


"Semua orang yang ada disini kecuali Nava semuanya sangat menakutkan," batin Mal sambil melihat kepada Shion.


 


 


"Bawa semuanya kedalam,"


 


 


Suasana menjadi sangat tegang setelah Putri Rapunzel berbicara dengan nada serius, Shion menjauh dari Mal dan sekarang dia berdiri di samping Nava. Namun ketika Shion lengah, Nava menjauh darinya. Mungkin dia masih trauma dengan apa yang dilakukan oleh Shion kepadanya.


 


 


"Ehhh?,"


 


 


Mal melihat semua orang menjadi memasang wajah yang serius, hal itu membuat Mal bertanya-tanya pada diri sendiri, sebenarnya apa yang sedang terjadi.


 


 


"Note,"


 


 


Ketika Mal ingin berjalan mendekat ke samping ruangan bersama para Ancient Dragon lainya, Putri Rapunzel memangilnya.


Mal mengurungkan niatnya, dan kembali berbalik badan.


 


 


"Ada apa tuan putri?," tanya Mal.


 


 


"Apa kau masih ingat dengan tugas dari bangsa Ancient Dragon?," tanya Putri Rapunzel.


 


 


"Saya masih ingat tuan putri."


"Tugas dari bangsa Ancient Dragon adalah untuk melindungi benua Hevia," ucap Mal.


 


 


"Bagus, oleh karena itu kami sudah sepakat untuk mengangkat mu menjadi utusan dari bangsa Ancient Dragon,"


 


 


 


 


〖Anda mendapatkan tawaran untukmenjadi Utusan dari bangsa Ancient Dragon〗


Reward:


• Kedekatan Anda dengan King Ancient Dragon meningkat menjadi 100%.


•Kedekatan Anda dengan bangsa Ancient Dragon meningkat 100%m


•Kepercayaan Bangsa King Ancient Dragon meningkat menjadi 90%.


•Mendapatkan title: Utusan Bangsa Ancient Dragon.


•Hadiah dari seluruh Ancient Dragon.


 


 


 


 


GLUP


 


 


Mal menelan ludahnya ketika membaca Hologram pemberitahuan yang tiba-tiba muncul di depannya.


 


 


 


 


"Tuan putri, Shion, Nava dan semua bangsa Ancient Dragon yang ada disini telah membantu saya menjadi kuat dengan memberikan tugas berat kepada saya,"


 


 


Tak hanya Putri Rapunzel saja yang memberikan pelatihan untuk Mal, tapi seluruh Ancient Dragon memberikan Mal tugas yang berat untuk Mal.


 


 


"Saya dengan senang hati menerima tugas untuk menjadi utusan bangsa Ancient Dragon," ucap Mal.


 


 


Putri Rapunzel dan semua orang yang berada di ruang Tahta selain Nava tersenyum senang ketika mendengar perkataan Mal.


 


 


"Tugas mu untuk sekarang adalah menyemaikan pesan ku kesalah satu kerajaan," ucap Putri Rapunzel.


 


 


Orang yang tadi keluar dari dalam ruangan telah kembali, dia membawa banyak sekali Senjata ditangannya. Dia berjalan melewati Mal dan mendekat kepada Putri Rapunzel.


 


Catatan:


Jangan lupa untuk rate ⭐5, dan jangan lupa Like dan komen atau Vote sebagai bentuk dukungan untuk novel ini.


Kalo ada yang aneh diteks nya seperti banyak XXXXXXX  silakan komen di bagian mana.


Sankyuu..