Dream World Online

Dream World Online
Episode 47



"Untuk sementara tinggal saja disini,"


 


 


"Aku akan membeli rumah ini," ucap Mal.


 


 


"Tidak, jika kau membeli nya lalu aku akan tinggal dimana,"


 


 


"Cih.."


 


 


"Ada apa?, Apa kau tidak suka karena rumahnya kecil dan tidak mewah?,"


 


 


"Tidak-tidak, aku berniat untuk membeli rumah. Kenapa kau membawa ku kerumah mu, bawa aku ke penjual rumah," ucap Mal.


 


 


"Tidak bisa, kau harus tinggal di rumah ku dulu. Aku akan ke akademi Rushwod untuk menjemput adikku dan memberi tahu ke istana,"


 


 


"Terserah kau, aku tetap akan mencari rumah walaupun harus sendiri," ucap Mal.


 


 


Akademi Rushwood adalah Akademi satu-satunya yang ada dibagian barat benua Hevia, anak bangsawan, anak dari pedagang kaya, dan anak orang terpandang lainnya. biasanya akan belajar ilmu sihir, berpedang, Alchemist,Dll. Di Akademi Rushwood.


 


 


Mal mempunyai satu Quest lagi dari King Ancient Dragon, sebenarnya bukan Quest itu sebenarnya adalah perintah dari King Ancient Dragon. Perintah itu adalah Mal harus mengajar di Akademi Rushwood. Walaupun sub job miliknya bukan pengajar.


 


 


"Invisible," ucap Mal.


 


 


"Eh?," Mal kebingungan karena skill yang dia rapal tidak aktif.


 


 


"Ah benar, aku mengganti skill nya ketika melawan monster tumbuhan. Merepotkan juga mempunyai banyak skill yang bagus," ucap Mal.


 


 


"Status,"


 


 


 


 


\=============================


[]-------------STATUS------------[]


[ketuk untuk melihat]


\=============================


[]-------------QUEST------------[]


[ketuk untuk melihat]


\==============================


[]---------INVENTORY---------[]


[ketuk untuk melihat]


\==============================


[]----------PETS------------[]


[ketuk untuk melihat]


\===============================


 


 


 


 


"Developer Dream World Online sangat aneh sekali, kenapa mereka suka sekali mengganti papan status,"


 


 


 


 


Username: ★ 𝐍𝐨𝐭𝐞𝐗𝐗𝐗 ★


JOB: Assasins Asura / Dragon Knight


SUB JOB: Pelacak [level 25]


LEVEL: 90


TITLE: ꧁ VIP¹⁸ 「Earl」 ꧂


 


 


BATTLE POWER: 550.500


BUFF: Glutony / Dual Handed Dagger /


 


 


STR: D + (+) AGI: D + (+)


VIT: F + (+) INT: F + (+)


DEX: D+ (+) LUCK: D+ (+)


 


 


FAME POINT: 19.229.100


 


 


Poin statistik: 0 (Poin)


\==========================


SKILL DIGUNAKAN


• Sneak [level 5]


• Dark Vision [level 5]


• Descending Asura [level 1]


• Blade Assault [level 1]


• Restraint [level 1]


• Speed Increase [level 3]


• Asura Normal Attack [level 1]


• Predator [level 1]


 


 


SKILL TIDAK DIGUNAKAN


• Assasinate [level 1]


• Invsible [level 1]


\==============================


 


 


 


 


 


 


"Gila, aku sendiri masih tidak percaya kalo aku mempunyai 10 skill, 7 skill Aktif, 2 skill Pasif. Dan 1 skill Defensif. Dan lagi aku mempunyai tambahan dua Buff yang sangat berguna,"


 


 


Skill Predator adalah skill Job dari Job Dragon Knight, skill ini hanya dimiliki oleh bangsa naga saja. Namun manusia biasa seperti Mal bisa mempunyai skill ini setelah ia memakan daging Ancient Dragon yang sudah berumur lama.


 


 


Sedangkan skill Invisible, adalah skill pemberian dari Ancient Dragon Nava. Nava juga mengajarkan salah satu keahlian nya, yaitu menggunakan dua senjata.


 


 


"Aku sangat bersyukur karena memilih benua Hevia, tapi aku harus tetap waspada berada disini. Karena Ancient Dragon bilang dengan menjadi utusan maka akan banyak bahaya yang datang padaku," ucap Mal.


 


 


 


 


Mal menganti skill Dark Vision dengan skill Invisible, karena skill itu tidak akan berguna ketika matahari masih berada diatas langit.


 


 


 


 


"「Invisible」" ucap Mal.


 


 


 


 


 ❲ Invisible [level1] digunakan ❳


Tubuh anda tidak akan terlihat selama 60 menit kedepan.


 


 


 


 


"Skill ini dan skill Predator adalah dua skill yang memakan banyak mana, Yah wajar sih. Invisible dan Predator adalah skill milikku yang paling kuat,"


 


 


 


 


Buff Gluton atau pelahap adalah bawaan dari skill Predator, kemampuan dan kelebihan Buff Predator adalah bisa memakan daging monster apapun. Dan bisa mendapatkan kelebihan dari daging monster yang dimakan.


 


 


Dalam perjalanan menuju kemari, Mal melakukan percobaan dengan memakan daging monster Orc. Dan hasilnya ia mendapatkan peningkatan pertahanan fisik. Walaupun itu tidak berguna.


 


 


***


 


 


Setelah lama berkeliling akhirnya Mal menemukan sebuah rumah besar, namun dari luar sudah terlihat berdebu dan banyak tumbuhan rambat yang tumbuh di dinding rumah.


 


 


"Yah mau bagaimana lagi, aku hanya ingin mendapatkan mantra Back to home," ucap Mal.


 


 


"Wah, gawat. Hanya rumah ini satu-satunya yang dijual. Jika orang itu membelinya, aku tidak tau lagi harus mencari dimana," ucap Mal ketika melihat 3 orang pria baru saja keluar dari rumah tersebut.


 


 


 


 


***


 


 


"Bagaimana tuan Barock?, rumah ini hanya perlu dibersihkan. Saya akan mencari orang itu membersihkan nya,"


 


 


"15 juta keping emas, aku akan membelinya"


 


 


"Tidak bisa tuan Barock, 16 juta oin emas itu adalah harga yang sudah diturunkan. Kalo bukan tuan Barock saya akan menjualnya dengan harga 17.000 koin emas,"


 


 


"17 juta keping emas, aku akan membelinya dengan 17 juta keping emas," ucap Mal.


 


 


3 Pria yang baru saja keluar dari dalam rumah, dikagetkan dengan suara seseorang yang asal suaranya ada di belakang mereka.


 


 


1 Pria yang membawa pedang, tiba-tiba mengeluarkan pedangnya dan berbalik badan.


 


 


"Hey, jangan mengeluarkan senjata sembarangan," ucap Mal kesal karena pedang pria yang tiba-tiba berbalik hampir mengenai kepalanya, untung saja ia menahan pedang tersebut dengan sela-sela jarinya.


 


 


"Xin. Maafkan perbuatan pengawal ku yang satu ini,"


 


 


Mal melepaskan pedang milik Xin pengawal dari orang yang bernama Barock, yang tertahan di sela-sela jarinya.


 


 


"Ya," Mal melirik ke pria yang sepertinya dia adalah penjual rumah besar ini.


"Bagaimana?, aku akan membelinya dengan harga 17 juta keping emas," ucap Mal.


 


 


"Apa kau pikir aku kekurangan uang?, Hah?,"


Penjual rumah besar itu merespon perkataan Mal dengan nada tinggi.


"Apa kau tidak mengenal tuan barock, bocah?," sambungnya bertanya pada Mal.


 


 


"Sama sekali tidak kenal, siapa dia?,"


"Apa dia orang penting disini?, aku baru pertama kali datang ke kota ini," ucap Mal.


 


 


 


 


"Jika kau tidak kenal siapa tuan Barock ini, aku sarankan kau pergi dari sini sebelum kau mendapatkan masalah,"


 


 


"Bukannya kau juga belum mengenalku?," ucap Mal.


"Bolehkah orang asing ini yang membeli rumah ini?, Tuan Barock?," ucap Mal melirik ke pria yang bernama Barock.


 


 


 


 


"Siapa bocah ini?, aku dan Xin sama sekali tidak bisa menyadari keberadaan bocah ini. Dan lagi dia punya keberanian dengen menyinggung ku," batin Barock.


 


 


"Kalo Tuan Barock memberikan rumah ini kepada saya, suatu saat nanti kebaikan tuan Barock akan saya balas," ucap Mal.


 


 


"Apa dia anak keluarga kerajaan?, Instingku mengatakan kalo aku membantunya aku akan mendapatkan keuntungan," batin Barock.


 


 


"Terserah kau saja," ucap Barock, lalu ia bersama Xin pergi. Penjual rumah besar berusaha menghentikan Barock, namun Barock terus berjalan dan tidak memperdulikan dia.


 


 


"Dia tidak bodoh," ucao Mal.


 


 


Penjual rumah besar berjalan mendekat kepada Mal, dia terlihat sangat gelisah dan khawatir.


 


 


"Bocah apa kau tau apa yang sudah kau lakukan?, kita berdua tidak akan bisa hidup tenang jika menyinggung perasaan Tuan Barock. Kau tau siapa tuan Barock?, jelas kau tidak tau karena kau orang baru disini. Biar ku beri tahu-,"


 


 


"Terimakasih atas ceramah nya, aku tau siapa dia . Dia adalah pemilik pelelangan Harta dan Tahta bukan?," ucap Mal memotong perkataan Penjual rumah yang tadi berbicara tanpa ada jeda.


 


 


"Kalo kau tau kenapa kau berani menyinggung nya?, harus kau tau pengaruh pelelangan harta dan tahta disini kan?," ucap penjual rumah besar kesal kepada Mal.


 


 


"Karena aku ingin rumah ini," ucap Mal.


 


 


***


 


 


"Xin, apa kau bisa mengalahkannya?," ucap Barock pada pengawal nya, Xin.


 


 


"Aku masih bisa mengalahkannya kak, apa kakak ingin aku membunuhnya?," ucap Xin.


 


 


"Tidak, kau cari tau dulu siapa dia. Jika dia bukan siapa-siapa bawa dia padaku," ucap Barock.


 


 


"Baik k-," perkataan Xin terhenti karena melihat kertas putih yang ada di saku celananya.


"Kak, kertas apa yang ada di saku celana mu?,"


 


 


"Kertas apa?," ucap Barock.


 


 


Xin mengambil kertas yang ad Adi saku Barock dan memberikannya pada Barock.


 


 


"Aku tidak pernah membawa kertas ini," ucap Barock.


 


 


"Kak, ada tulisan disana," ucap Xin.


 


 


"Terimakasih tuan Barock pemilik Pelelangan Harta dan Tahta, suatu saat nanti orang asing ini akan membalas kebaikan anda. Tapi itu berlaku jika anda tidak mencari tahu siapa saya sebenarnya,"ucap Barock membaca tulisan yang ada di kertas tersebut.