Dream World Online

Dream World Online
Episode 53



============================


♕︎ LEADERBOARD ♕︎


TOP PLAYER [GLOBAL]


 


[PLAYER]          [BP]         [SERVER]


1.Kazuto_KOB   708.000    JP


2.Ye Qiu      680.000          CN


3.Alice_KOB    504.000    JP


4.Su Mucheng   400.000    CN


5.Silver Sword   400.000    RUS


\============================


 


 


"Menjadi yang terbaik yak?," ucap Mal teringat dengan perkataan Fahri sambil melihat Hologram leaderbord.


 


 


"Aku kenal siapa Ye Qiu dan Su Mucheng, mereka berdua adalah Top Player dari game Eternal Era. Sepertinya Top Player dari game VRMMORPG lainnya mulai berpindah bermain game Dream World Online,"


 


 


Mal beralih melihat ke market setelah melihat barisan top player dunia, Yah, jika dia mau dia bisa menonaktifkan pengaturan show BP agar dia ada dibarisan tersebut. Tapi untuk sekarang dia tidak akan membukanya, alasannya adalah menjadi Top Player sangatlah merepotkan baginya.


 


 


"Ketuka satu bulan sebelum reset, aku akan memperlihatkan BP ku. Aku yakin ada banyak Player yang juga berpikiran seperti ku," ucap Mal.


 


 


Reset yang dimaksud oleh Mal adalah Reset Top Player, sistem reset ini seperti digame pada umumnya. Namun, Reset Top Player, Top Job, dan Top Guild di game Dream World Online dilakukan satu tahun sekali.


 


 


Mal tidak bIsa menahan diri lagi ketika melihat Banner-Banner Event yang ada di market. Begitu banyak sekali item, Equipment, dan Aksesoris yang membuat nya terpukau dengan kelebihan nya.


 


 


Contohnya adalah, Jarum Es dan Mutiara Es. Kedua barang ini sangat menarik perhatian Mal karena kelebihan barangnya, jarum Es yang mempunyai efek Freze dan Mutiara Es yang mempunyai kelebihan tahan dingin sebanyak 90%.


 


 


"Mreka sudah menunggu, aku akan mendapatkan ini setelah urusanku disini selesai," ucap Mal.


 


 


Setelah memberikan cincin penyimpanan yang berisi Material Monster dan satu Set armor tingkat Super Rare kepada Fahri. Mereka bertiga keluar dari dalam rumah dan mengecek barang apa saja yang ada di dalam cincin penyimpanan tersebut walaupun sudah diberitahu oleh Mal.


 


 


"Lama sekali," ucap Fahri ketika melihat Mal baru keluar dari dalam rumah.


"Dan terimakasih," sambung Fahri.


 


 


"Haha, armor nya bagus sekali. Terimakasih Mal," ucap Freja.


 


 


"Fffft, Kau jadi terlihat aneh," ucap Mal menahan tawa, ketika melihat Freja yang mengenakan armor yang tidak sesuai dengan ukuran tubuhnya.


 


 


"Ngomong-ngomong apa kau memang tidak membutuhkan Cakar ini," ucap Fahri menunjukan sebuah cakar besar yang dia pegang.


 


 


Cakar yang dipegang oleh Fahri, adalah Cakar Ancient Dragon. Mal memberikan cakar tersebut karena tidak tau harus memanfaatkan cakar tersebut menjadi apa. Karena dia sudah tidak lagi membutuhkan Dagger.


 


 


"Aku sudah punya3 Dagger," ucap Mal.


"Kalian semua sudah level berapa sekarang?," tanya Mal.


 


 


"Aku sih baru level 51," jawab Fahri.


"32," jawab Freja.


"24," jawab Mei


"26," jawab Yuri.


 


 


"Kok bisa level Yuri lebih tinggi?, padahal kita selalu bermain bersama," ucap Mei.


 


 


"Aku juga tidak tahu, aku kira level Mei sudah ada diatas 26," ucap Yuri.


 


 


"Itu karena Job mu Beast Summoner," ucap Fahri.


 


 


Job pemanggilan seperti Beast Summoner, Undead Summoner dan Anggel Summoner adalah Job yang unik dan job yang lumayan sulit untuk menaikan Level. Tapi lebih sulit job Support seperti Cleric, Priest dan Bard. Karena ketiga Job itu tidak akan bisa apa-apa jika tidak bermain team/Party.


 


 


Sedangkan alasan yang membuat Job pemanggilan sulit untuk menaikan level, adalah karena setiap memanggil makhluk panggilan yang baru, bar EXP kita akan dikurangi. Tidak berlaku untuk makhluk panggilan yang sudah pernah dipanggil.


 


 


"Tenang saja, alasan dia datang kemari adalah untuk membantu menaikan level kita,";ucap Fahri.


 


 


"Benarkah?," ucap Mei melirik kepada Mal.


 


 


"Aku akan menyelesaikan semua Dungeon yang ada disini," ucap Mal tanpa ada beban sekali, teman-teman nya sedikit tersentak dengan apa yang dikatakan oleh Mal. Menyelesaikan semua Dungeon?, Clain yang merupakan Top Player kedua di Indonesia saja belum sampai 50 dungeon yang sudah dia selesaikan.


 


 


"Baiklah mari lakukan," ucap Fahri bersemangat.


 


 


"Ya," ucap Mei dan Freja yang juga bersemangat untuk menyelesaikan semua Dungeon yang ada.


 


 


Mereka berlima mulai dengan memasuki Dungeon yang ada di kota pemula 1, hanya perlu beberapa menit saja dungeon dikota pemula 1 diselesaikan oleh Mal dan temannya-temannya.


 


 


Dengan adanya Mal dalam Party, semua Dungeon yang ada di kota pemula 1 sampai kota pemula 50 menjadi sangat mudah untuk diselesaikan. Dan Fahri, Mei, Freja serta Yuri tidak begitu banyak membantu Mal, mereka hanya diam menunggu perintah dari Mal.


 


 


***


 


 


Setelah menyelesaikan dungeon yang dikota pemula 50, Mal dan teman-temannya langsung berteleport menuju kota pemula 51. Mereka tidak langsung masuk kedalam Dungeon, mereka berlima memutuskan untuk beristirahat terlebih dahulu, karena Mei dan Yuri akan Log-out terlebih dahulu untuk makan di Real World.


 


 


"Sasuga Mal sama, 5 jam 50 dungeon," ucap Fahri.


 


 


 


 


"Apa kalian bosan?, hanya melemparkan batu saja?," tanya Mal.


 


 


"Jika tidak naik level dan tidak mendapatkan Scroll EXP, mungkin itu akan membosankan. Benarkan?," ucap Fahri merangkul leher Freja, sambil tersenyum.


 


 


"Haha, benar," ucap Freja.


 


 


"Mulai dari sini, Pets miliku juga akan ikut bertarung. Mungkin EXP yang kalian dapatkan akan menjadi lebih sedikit," ucap Mal.


 


 


"Tak apa, Selagi masih mendapatkan drop dari monster dan core monsternya. Itu masih sangat menguntungkan," ucap Fahri.


 


 


"Kalo itu aku punya satu permintaan, aku akan membeli semua core yang kita dapatkan. Sedangkan drop item atau Equipment nya kalian boleh mengambilnya," ucap Mal.


 


 


"Baiklah, tapi aku juga punya satu permintaan," ucap Fahri.


 


 


***


 


 


____𒊹︎︎______________𒊹︎︎︎____


RIVER BLOOD AREA


 


 


Kota Pemula 56


Rekomendasi level: 60


________________________________


 


 


 


 


"Aku baru tahu kalau ada Quest yang seperti ini di kota pemula 56," ucap Mal.


 


 


**


[Hidden Quest Murry]


Grade: A


 


 


Murry, meminta anda untuk membunuh Monster yang ada di Area sungai darah.


 


 


•Progres [0%]


 


 


Reward:


•Flute silver Murry


•Gold 8.000


•Fame Point +10.000


•50.000 EXP


 


 


***


 


 


"Monster disini sangat merepotkan, berhati- hatilah," ucap Fahri.


 


 


"Apa kalian tidak akan ikut membantu," ucap Mal dengan nada tinggi.


 


 


"Kami berdua akan membantu mu dari belakang, tanpa support dari Yuri kami tidak akan bisa melawan Monster yang ada disini," ucap Fahri.


 


 


 


 


{Ypotryll}


LV:50


\============================


HP 25.000


\============================


 


 


 


 


3 Monster Ypotryll mendekat kearah mereka bertiga, Ypotryll adalah sejenis chimera dengan kepala **** hutan bergading, tubuh punduk seperti unta, kaki dan kuku dari lembu atau kambing dan ekor ular.


 


 


 


 


"Monster yang unik," ucap Mal.


"「Speed Increase」"


 


 


 ❲Speed Increase [level 3] digunakan❳


Movement Speed bertambah 30%


selama 15 menit.


 


 


Mal berlari kedepan menuju ke 3 monster Yportrll, dengan kedua tangannya yang memegang dua Dagger. Dua Dagger itu adalah Dagger The Poison King, yang mempunyai bilah berwarna hijau yang mengeluarkan asap ungu, dan Dagger VGold yang memiliki bilah berwarna emas.


 


 


Salah satu Monster Ypotryll yang Mal incar kepalanya berusaha menahan tebasan Dagger dengan menggunakan ekor ular nya. Namun walaupun ekor ular nya terlihat keras karena sisiknya, tapi ketajaman dari Dagger VGold bisa memotong rapih ekor ular Monster Ypotryll.


 


 


"Padahal sudah sangat cepat, tapi dia masih bisa menangkisnya walaupun harus mengorbankan ekornya. Jika aku menyerap core Monster ini, Statistik Parry rate ku pasti meningkat," ucap Mal


 


 


"Baiklah sudah kuputuskan untuk memburu Monster ini sebanyak mungkin, dan aku tidak akan menahan diri lagi," ucap Mal.