Dream World Online

Dream World Online
Keraguan King Ancient Dragon II



 


 


 


 


"Apa dua jarumnya memiliki perbedaan?," tanya Mal.


 


 


"Tidak, sebenarnya apa yang ingin kau lakukan?," ucap King Ancient Dragon berbalik bertanya kepada Mal, karena penasaran apa yang akan dia lakukan dengan dua balok kayu.


 


 


"Dua balok kayu itu adalah gelar pemimpin, sedangkan dua jarum yang berada di tengahnya adalah Tuan Putri dan Ayah anda."


 


 


"Balok kayu yang ada di tangan kiri Tuan putri adalah gambaran dari Ayah anda, sedangkan yang ada di tangan kanan, adalah gambaran dari Tuan putri. Apa tuan putri bisa melemparkan dua balok kayu itu ke danau?," ucap Mal.


 


 


King Ancient Dragon melemparkan dua balok kayu yang dia pegang ke tengah-tengah danau, setelah melemparkan dua balok kayu itu King Ancient Dragon berdiri dari duduknya dan melihat ke tengah danau.


 


 


"Apa tuan putri masih ingat balok mana yang merupakan gambaran dari diri anda?," tanya Mal.


 


 


King Ancient Dragon menunjuk ke salah satu balok kayu yang baru muncul karena balok kayu tersebut tenggelam ketika dilemparkan olehnya.


 


 


"Apa sekarang tuan putri tau perbedaan dari balok kayu nya?," tanya Mal.


 


 


"Balok kayu miliku tidak mempunyai jarum, sedangkan milik ayahku mempunyai jarumnya,"


 


 


"Bukan tidak memiliki jarum, tapi jarum nya tidak terlihat karena ada di balik balok kayunya. Dua balok kayu itu bisa mengapung walaupun mereka mengapung dengan cara yang berbeda, apa tuan Putri masih mengingat apa arti balok kayu?."


 


 


"Pemimpin?."


 


 


"Ya, balok kayu milik ayah tuan putri langsung mengapung dan jarummya ada di atas itu karena ayah tuan putri sudah menjadi pemimpin yang hebat. Sedangkan milik tuan putri, tenggelam terlebih dahulu sebelum bisa mengapung dan jarumnya tidak terlihat,"


 


 


"Apa tuan putri tau kenapa balok kayu tuan putri bisa tenggelam?,"


 


 


 


 


"Balok kayu itu tenggelam. Itu karena tuan putri ingin menjadi seorang pemimpin yang seperti dan sama seperti yang dilakukan oleh ayah tuan putri, karena tidak bisa melakukan itu balok kayu tersebut tenggelam,"


 


 


King Ancient Dragon terdiam dan sedikit terkejut mendengar perkataan Mal yang tidak dia duga-duga.


 


 


"Namun setelah tenggelam, balok kayu tersebut mengapung. Itu artinya tuan putri bisa menjadi seorang pemimpin yang hebat untuk seluruh bangsa Ancient Dragon yang ada disini, apa tuan putri tau apa alasannya?,"


 


 


"Tidak, dan kau salah besar kalo aku bisa menjadi seorang pemimpin yang hebat. Karena sampai sekarang aku masih merasakan kalo diriku tidak layak untuk bisa menjadi pemimpin Bangsaku,"


 


 


 


 


Seseorang berteriak sangat keras, membuat King Ancient Dragon berbalik badan. Dari suaranya terdengar seperti suara perempuan dan asal suaranya ada di belakang King Ancient Dragon dan Mal.


 


 


"ITU TIDAK BENAR,"


 


 


"Ya, dia benar. Apa tuan putri tau alasan kenapa balok kayu milik tuan putri bisa mengapung setelah tenggelam?,"


 


 


Ketiga perempuan yang dari tadi menguping pembicaraan Mal dengan King Ancient Dragon mendekat, dan salah satu dari perempuan tersebut memaksa King Ancient Dragon untuk kembali berbalik badan untuk melihat ke balok kayu.


 


 


Seperti yang pertama, ketika King Ancient Dragon ingin menjawab. Mal langsung menjawab kenapa balok kayu tersebut mengapung setelah tenggelam.


 


 


"Karena dia juga bisa mengapung, sama hal nya dengan tuan putri. Tuan putri juga bisa menjadi seorang pemimpin. Kondisi tuan putri sekarang sama ketika waktu balok kayu tersebut tenggelam, namun sekarang sudah berbeda. Karena balok kayu tersebut sudah mengapung, sedangkan tuan putri masih tenggelam," ucap Mal.


 


 


"Tuan putri bisa mengapung dan menjadi pemimpin yang layak dan hebat, yaitu dengan cara tuan Putri sendiri bukan seperti ayah anda. Sama halnya dengan balok kayu tersebut, dia bisa mengapung walaupun tenggelam terlebih dahulu dan jarumnya tidak terlihat," ucap Mal sambil tersenyum kepada King Ancient Dragon.


 


 


Ketiga perempuan yang baru bergabung juga ikut tersenyum kepada King Ancient Dragon setelah mendengar perkataan dari Mal.