Dream World Online

Dream World Online
Episode 46



Setelah mendapatkan surat, Kerajaan Maryam, Kerajaan Celestopia, dan Kerajaan Istallica mengirimkan perwakilan mereka masing-masing untuk berbincang dengan Mal.


 


 


"Setelah mengetahui kebenaran tentang dunia disini dari Loli Naga, NPC lebih cocok di sebut sebagai manusia. Kenapa begitu?, karena kami Player mirip dengan Monster," ucap Mal ketika melihat para perwakilan dari 3 kerajaan yang berperang mendekat kepadanya.


 


 


Sebelum berangkat kesini, Mal tak hanya di bekali oleh perlengkapan yang kuat. Dia juga di bekali pengetahuan tentang benua Hevia. Mulai dari mengapa benua Hevia tidak menerima Player atau pendatang dibenuanya, dan Kerajaan dibenua Hevia.


 


 


"4 hari lagi akan ada Event Kebenaran tentang Dunia Dream Wolrd, dan Event Kembalinya Raja Goblin. Mungkin alasan mengapa Hevia tidak menerima Player bisa ku masukan," batin Mal.


 


 


 


 


Perwakilan dari kerajaan Istallica adalah yang pertama sampai, Mal sangat terkejut dari barisan perwakilan dari kerajaan Istallica ada seseorang pria paruh baya yang memakai sebuah mahkota.


 


 


"Senang bertemu dengan anda Raja Pahlawan, Raja Revichi," ucap Mal sambil membungkuk memberi hormat.


 


 


Pria paruh baya yang memakai mahkota tersebut turun dari kuda hitam yang ia tunggangi sambil tersenyum kepada Mal.


 


 


 


 


"Sebuah kehormatan bagi saya karena anda mengenal siapa saya," ucap Raja Revichi Fa Dagoras, raja kedelapan belas dari kerajaan Istallica.


 


 


 


 


"Maafkan kami karena telah berperang di tanah suci ini," ucap raja Revichi.


 


 


"Karena itu saya datang kemari diperintahkan langsung oleh Putri Rapunzel, yang sekarang adalah pemimpin para Ancient Dragon untuk menyelesaikan masalah kalian," ucap Mal.


 


 


"Akhirnya setelah sekian lama bangsa Ancient Dragon telah kembali," ucap Raja Revichi tersenyum senang, begitu juga dengan orang-orang yang dia bawa.


 


 


"Putri Rapunzel meminta maaf karena tidak bisa menjaga benua Hevia ini, mohon anda mengerti dengan perasaan bangsa Ancient Dragon waktu itu," ucap Mal.


 


 


 


 


Raja Revichi dan orang yang ia bawa terdiam tidak bisa menjawab, karena kejadian yang menimpa bangsa Ancient Dragon tak lain adalah karena penghiatan Kerajaan yang ada dibenua Hevia.


 


 


Memang sudah sewajarnya bangsa Ancient Dragon marah dan tidak lagi menjalankan tugas mereka, 103 kerajaan dibenua Hevia sudah sangat bersyukur karena bangsa Ancient Dragon hanya berhenti menjalankan tugasnya saja, dan tidak menyerang mereka.


 


 


-


 


 


Perwakilan dari kerajaan Maryam dan Kerajaan Celestopia juga sudah sampai, ntah kenapa walaupun mereka bersekutu tapi mereka terlihat menjaga jarak satu sama lain.


 


 


"Apa anda punya sesuatu yang menunjukkan bahwa anda memang benar utusan dari bangsa Naga kuno?," ucap pria yang mempunyai wajah yang tenang, dan dia juga memakai mahkota di kepalanya.


 


 


"Dari sikap anda, apa anda orang dari kerajaan Maryam?," ucap Mal, ia menunjukkan sebuah Token emas yang bersinar terang kepada perwakilan kerajaan Maryam dan Celestopia.


 


 


"Maafkan saya karena sikap saya yang tadi,"


 


 


Mal kembali mengambil sesuatu dari tas besarnya, dan sekarang ia mengambil sebuah gulungan kertas yang berisi pesan dari King Ancient Dragon. Ia membacakan pesan tersebut kepada para perwakilan kerajaan yang berperang.


 


 


***


 


 


"Kerajaan Istallica setuju," ucap Raja Revichi.


 


 


"Kerajaan Celestopia juga setuju," ucap pria berarmor dan dipunggunya ada dua tombak yang sangat panjang sekali. Walaupun tidak memakai sebuah Mahkota, tapi dia adalah Raja dari kerajaan Celestopia.


 


 


"Lalu bagaimana dengan kerajaan Maryam?," tanya Mal.


 


 


Tidak seperti kerajaan Istallica dan Celestopia yang diwakili oleh pemimpin kerajaan mereka yaitu Raja, kerajaan Maryam diwakili oleh Jendral dari Kerajaan nya.


 


 


"Saya tidak bisa langsung membuat keputusan, saya akan mendiskusikan nya dengan Yang mulia raja," ucap orang perwakilan dari kerajaan Maryam.


 


 


"Baiklah, temui aku besok disini. Dan aku ingin sekarang kalian kembali kekerajaan masing-masing dan tidak lagi berperang. Karena masalah kalian sudah selesai, jika ada yang melanggarnya kalian kerajaan kalian tidak akan mendapatkan perlindungan dari bangsa Ancient Dragon lagi," ucap Mal.


 


 


"Kalo begitu saya undur diri," ucap Mal.


 


 


"Terimakasih tuan Note, karena telah menyelesaikan masalah Kerajaan kami. Kami akan lebih senang jika anda mau datang kekerajaan kami," ucap Raja Revichi.


 


 


"Jangan mencari keuntungan!!!," ucap Raja dari kerajaan Maryam dengan nada tinggi dan memasang wajah yang marah.


 


 


"Tuan Note, dikerajaan kami lebih sangat banyak tempat yang bagus dan istananya lebih megah daripada kerajaan Istallica. Tuan Note lebih baik datang kekerajaan kami saja," sambungnya dengan wajah yang tersenyum.


 


 


 


 


"Grrrr"


 


 


Kedua Raja tersebut saling bertatapan dan mengeram seperti dua ekor kucing yang sedang bertengkar.


 


 


 


 


"Dragon," ucap Mal, Dragon terbang mendekat kepadan Mal dan dia menaiki punggung Dragon.


 


 


Dua raja tersebut tidak menyadari kalo Mal terbang ke atas langit.


 


 


"Kerajaan Istallica adalah kerajaan yang paling dekat dengan Akademi Rushwood, aku akan membeli rumah dikerajaan Istallica saja," ucap Mal.


 


 


Dengan begitu Mal bersama Dragon pets Naga biasa miliknya, dan Gra Pets naga kuno yang juga miliknya terbang menuju kerajaan Istallica.


 


 


***


 


 


Mal terbang melewati Desa-desa kecil yang ada di kerajaan Istallica, ia terus terbang menuju salah satu kota yang ada di Kerajaan Istallica. Dan sekarang ia sudah bisa melihat sebuah tembok besar dan tinggi yang didalamnya ada banyak rumah.


 


 


 


 


"Oy mendarat," ucap Mal sambil mengelus kepala Naga putih yang ia tunggangi.


 


 


Dragon mengeluarkan api dari dalam mulutnya, dan terbang mendekat ke tanah.


 


 


Prajuit yang berada di atas tembok terlihat sangat terkejut melihat seekor naga putih yang terbang menuju gerbang masuk.


 


 


"Hmmm," Mal melihat diatas tembok sudah ada banyak prajurit yang bersiap memanah dirinya dan Dragon.


 


 


 


 


"Pergilah naikkan level mu, tapi jangan terlalu jauh," ucap Mal pada Dragon, sebuah perasaan berbahaya Mal rasakan dari tatapan Dragon kepadanya.


 


 


Benar saja, Dragon mengeluarkan Api dari mulutnya dan sedikit membakar rambut milik Mal.


 


 


"Shion, naga ini lebih cocok menjadi tukang bakar rambut daripada menjadi pelindungku," ucap Mal, pada Shion.


 


 


***


 


 


 


 


HA-HACCHOOOO~


 


 


Shion yang sedang menyisir rambut emas milik King Ancient Dragon atau Putri Rapunzel tiba-tiba bersin, hal itu membuat King Ancient Dragon kaget karena suara keras yang keluar dari bersin nya.


 


 


 


 


"Kau bersin apa bernyanyi?," ucap Putri Rapunzel kesal karena terkejut dan suara bersin Shion yang mempunyai cengkok.


 


 


***


 


 


"Dari pada bertarung, lebih baik berbicara bukan?," teriak Mal.


 


 


Setelah berdiri dan sama sekali tidak bergerak selama 5 menit, seorang perempuan tanpa membawa senjata dan memakai pakaian yang terbuka keluar dari dalam gerbang dengan menunggangi seekor kuda hitam.


 


 


"Lama sekali, bagaimana jadinya kalo aku berubah pikiran dan menyerang kalian?," ucap Mal.


 


 


"Jika itu terjadi aku akan melawan mu," ucap perempuan tersebut.


"Tapi itu tidak akan terjadi kan?," sambungnya.


 


 


"Benar sekali," ucap Mal. Ia melemparkan sebuah gulungan kertas kepada perempuan tersebut.


 


 


"Aku ingin membeli rumah, untukku dan Naga yang tadi," ucap Mal.


 


 


Raut wajah perempuan tersebut tiba-tiba berubah ketika membaca isi dari gulungan kertas yang Mal lemparkan padanya.


 


[END]


 


 


 


[Tambahan]


Biasanya update teratur, gara" Narasi ini jadi jarang update :v. Gw lagi belajar lagi cara buat narasi yang bagus dan dengan kata-kata yang indah:"v. This is true, gw sendiri yg buat merasa narasi gw beda sama novel yang lain. Novel lain kata-katanya yang dipakai sangat bagus, Ga kaya gw. Makanya gw pengen berubah menjadi lebih baik.