Dream World Online

Dream World Online
Episode 52



 


 


 ❲ [Asura normal Attack] SKILL LEVEL 9 -> MAX ❳


 


 


 


 


 


 


"Setelah dipikir-pikir lagi, skill Asura normal Attack adalah skill yang pertama harus aku upgrade. Karena skill ini adalah skill pasif dan mempunyai buff yang aktif ketika menebas musuh, skill ini seperti skill penguatan yang dimiliki oleh Job tank dan Warrior,"


 


 


 


 


 


 


[Asura normal attack]


Mendapatkan penambahan Damage serangan biasa 15%, dan Chance Critical 80%. Di setiap tebasan yang kelima.


 


 


 


 


Skill Pasif, yang mempunyai Buff. Itulah skill Asura normal attack, skill yang hanya dimiliki oleh seseorang yang mempunyai Job Asura.


Skill Pasif sendiri adalah skill yang akan aktif sendiri setelah beberapa persyaratan terpenuhi, tanpa harus mengaktifkan nya dengan merapal terlebih dahulu.


 


 


 


 


"Setelah itu akan aku mengupgrade skill Predator sampai level MAX itupun kalau bisa, agar Chance mendapatkan skill dari core yang diserap semakin tinggi," ucap Mal.


 


 


Tujuan Mal kembali kekota pemula selain mengambil barang-barang yang ada di gudang penyimpanan rumahnya, Dungeon yang ada dikota pemula menjadi alasan kedua yang membuat Mal kembali ke kota pemula.


 


 


Setiap menyelesaikan dungeon yang ada dikota pemula, Player akan mendapatkan 100 Scroll EXP untuk pertama kali menyelesaikan.


Jumlah Dungeon yang ada dikota pemula adalah 99, ada 1 Dungeon disetiap kota pemula tapi di kota pemula 100 tidak ada didungeon, bahkan bangunan satupun pun tidak ada disana. Dikota pemula 100 hanya ada portal menuju Benua lanjutan.


 


 


 


 


 


 


[MESSAGE]


\==========================


From: FharXXX


\==========================


HARI INI


 


 


FharXXX:


 


 


(Aku ada diluar rumah)


(Btw Naga milikmu sekarang berubah profesi menjadi model)


(Hahaha, banyak sekali yang mengambil Poto naga mu)


(Termasuk aku)


\=============================


    [.....BALAS.....]


 


 


 


 


Mal kembali memakai topeng kepala naga miliknya terlebih dahulu, sebelum keluar dari dalam rumah. Ketika membuka pintu, Mal melihat banyak Player ataupun NPC yang berkumpul didepan rumahnya hanya untuk melihat Dragon.


 


 


"Hey, apa dia pemilik naga ini?,"


 


 


"Sepertinya begitu,"


 


 


"Kau boleh berkeliling," ucap Mal pada Dragon, dia tak mau ada semakin banyak Player dan NPC yang berkumpul didepan rumahnya.


 


 


Benar saja seperti yang diperkirakan oleh Mal, ketika Dragon terbang ke atas langit. Player dan NPC yang berkumpul didepan rumahnya kembali mengejar Dragon yang terbang keluar kota pemula.


 


 


Sekarang hanya ada beberapa Player dan NPC yang masih berkumpul di depan rumah Mal, diantaranya adalah 4 Player yang tak lain adalah teman-teman Mal di sekolah nya.


 


 


"Lama tak berjumpa,"


"Sebenarnya kau ini seorang Assasins?, atau Knight," ucap Fahri keherenan karena melihat perlengkapan yang Mal pakai tidak seperti seorang Assasins, dia malah terlihat seperti seorang Knight.


 


 


"Aku sendiri tidak tahu apa jawabannya, mungkin bisa dianggap keduanya," ucap Mal.


"Masuklah, diluar ada banyak mata-mata dari Guild lain," ucap Mal, melihat ada beberapa Player yang gerak-gerik nya mencurigakan.


 


 


***


 


 


Ketika berada didalam rumah, Fahri memberitahukan Job yang didapatkan oleh Yuri, Mei dan Fahri. Dia juga memberikan sebuah batu kecil biasa kepada Mal, namun sebenarnya batu kecil tersebut adalah sebuah Embryo.


 


 


"Bard, Beast Summoner, Swashbuckler, Tank. Komposisi party kalian sudah bagus, tapi jika ada Mage atau Archer. Seharusnya jadi lebih bagus," ucap Mal sambil melihat-lihat batu kecil yang diberikan oleh Fahri dengan sangat teliti.


 


 


"Hmm.. Begituya, ngomong-ngomong berapa level mu Sekarang?," tanya Fahri.


 


 


 


 


Tapi sayangnya, Ekspektasi mereka semua salah, karena Mal tidak mempunyai level yang tinggi, bahkan belum menyentuh level 100.


 


 


"Kenapa Mei terlihat sangat murung?," ucap Mal menunjuk kepada Mei, mencoba mengalihkan pembicaraan.


 


 


"Itu karena dia-,"


"HOY JANGAN MENGALIHKAN PEMBICARAAN," ucap Fahri kesal.


 


 


"Kau bisa tahu nanti, ngomong-ngomong kalian sangat beruntung mendapatkan Embryo ini. Dan tolong bukakan pintunya, sepertinya ada tamu yang lain," ucap Mal.


 


 


"Tamu?," ucap Fahri.


 


 


***


 


 


Walaupun tidak tahu banyak tentang Embryo, tapi setelah melihat dan menganilis Embryo Guardian milik teman-temannya. Mal menjadi sedikit mengerti dan paham tentang Embryo.


 


 


"Mei, sepertinya keinginan mu untuk mendapatkan Partner naga akan terkabul oleh Embryo ini," ucap Mal.


 


 


"Benarkah?," ucap Mei kembali bersemangat, karena dia dari tadi hanya terdiam murung.


 


 


"Ngomong-ngomong kenapa Wakil ketua Guild Company M masih disini?, bukannya urusan kita sudah selesai," ucap Mal.


 


 


Clain adalah orang yang disuruh oleh Theo untuk mengambil dan memberikan bayaran untuk semua perlengkapan yang dia beli dari Mal, sebenarnya dia datang bersama Villar dan Sanzi yang juga merupakan petinggi dari Guild Company M.


 


 


Tapi Mal, hanya memperbolehkan satu orang saja yang boleh masuk kedalam rumah untuk mengambil semua perlengkapan dan membayar nya.


 


 


"Embryo, aku ingin lebih tau tentang Embryo," ucap Clain.


 


 


"Sebenarnya aku juga tidak tau tentang Embryo, aku hanya tau tentang tipe nya saja,"


 


 


Mal memberitahukan kepada semua orang tipe-tipe Embryo yang dia ketahui.


 


 


Embryo Arms, adalah Embryo yang berbentuk senjata, seperti pedang, tombak, busur, Dagger dll.


 


 


Embryo Guardian, adalah Embryo yang berbentuk mahkluk hidup tapi bukan manusia.


 


 


Embryo Vehicle, adalah Embryo kategori kendaraan seperti perahu, kereta, pesawat, tank, dll.


 


 


"Batu ini bukanlah batu sembarangan, batu ini adalah telur Monster. Embryo guardian memiliki chance mendapatkan penjaga seekor naga, Embryo ini sangat cocok untuk Mei," ucap Mal memberikan batu kecil yang dia pegang kepada Mei.


 


 


"Berarti masih ada kemungkinan untuk mendapatkan seekor Naga sebagai penjaga Mei?," tanya Fahri.


 


 


"Ngomong-ngomong bagaimana cara meneteskan telur tersebut?," tanya Clain.


 


 


"Ya,"


"Tidak ada cara untuk menggunakan Embryo, Embryo akan memilih tuannya sendiri. Dan Embryo guardian ini sangat cocok untuk Job Beast Summoner," ucap Mal.


 


 


"Kebetulan sekali sekarang ada Banner Event Embryo, mungkin sekarang sudah saatnya aku menggunakan Kristal ungu ku," ucap Clain.


 


 


Mal tidak tahu kalo ada Banner Event Embryo, karena dia sudah sangat lama tidak membuka Market lagi. Mungkin karena Equipment yang dia gunakanlah sudah lebih dari cukup. Jika dia tahu dari awal ada banner event Embryo, dia tidak akan segan untuk mengeluarkan banyak Kristal ungu untuk mendapatkan nya.


 


 


"Jika ada perlengkapan yang dijual lagi, jual saya pada Guild Company M. Begitulah yang dikatakan Theo," ucap Clain, sebelum keluar dari dalam rumah.


 


 


"Jadi sudah berapa uang mu yang sudah kembali!," tanya Fahri.


 


 


"Baru 80 juta, tapi aku yakin dalam dua bulan atau tiga bulan kedepan. Aku bisa menghasilkan ratusan juta rupiah, aku akan membuat sebuah toko yang menjual Mana potion," ucap Mal.


 


 


Dengan seratus Kristal Mana yang masih murni, Mal bisa membuat ratusan ribu Botol Mana potion tingkat tinggi dan menjualnya kepada Player ataupun NPC. Namun sayangnya Mal masih belum menemukan pegawai untuk tokonya, dan seorang Alchemist untuk merubah kristal mana menjadi Mana potion.


 


 


"Apa tujuanmu bermain game ini hanya untuk mendapatkat kembali uang milikmu?," tanya Fahri.


 


 


"Ya," jawab Mal.


 


 


"Tujuan kami bermain game ini sih untuk menjadi yang terbaik," ucap Fahri.


 


 


"Begitukah?, kalo begitu barang-barang yang ada disini akan membantu kalian menjadi lebih cepat untuk menjadi yang terbaik," ucap Mal mencopot salah satu cincin penyimpanan yang dia pakai.