Dream World Online

Dream World Online
Episode 45



✦Padang Entrapone


 


 


 


 


 


 


Padang pasir yang gersang, padang yang di penuhi oleh tulang belulang manusia atau monster, dan juga padang yang sering dijadikan tempat berperang. Padang tersebut dinamakan Padang Entrapone.


 


 


 


 


Kerajaan Maryam, Kerajaan Celestopia, dan kerajaan Istallica adalah 3 kerajaan yang selalu berselisih karena batas wilayah. 3 kerajaan tersebut lebih memilih menyelesaikan masalah mereka di Padang Entrapone dari pada menyelesaikannya dengan damai.


 


 


Musim semi di benua Hevia, telah terjadi perang besar yang melibatkan 3 kerajaan tersebut. Kerajaan Maryam dan kerajaan Celestopia yang dulunya adalah musuh telah membuat kesepakatan untuk meruntuhkan kerajaan Istallica.


 


 


70 ribu pasukan Kavaleri dan 140 ribu pasukan Infanteri dari kerajaan Maryam, 160 ribu Pasukan infanteri dan 80 ribu pasukan Kavaleri dari kerajaan Celestopia, dikirim dari ibu kota kerajaan mereka masing-masing untuk menguasai tanah suci Kerajaan Istallica. Dua pasukan besar tersebut keduanya akan bertemu di Padang Entrapone dan akan menyerang kerajaan istallica bersama.


 


 


Raja Revichi Fan Dagoras yang sekarang adalah raja kedelapan belas dari kerajaan istallica yang mendengar kerajaan Maryam dan kerajaan Celestopia bekerjasama untuk meruntuhkan kerajaan nya telah menyiagakan 120 ribu pasukan Kavaleri dan 80 ribu pasukan infanteri di Padang Entrapone.


 


 


 


 


Dan sekarang, di hari ini juga, di Padang pasir Entrapone, 3 pasukan kerajaan tersebut telah berhadapan dan sudah bersiap untuk bertempur. Terlihat jelas perbandingan jumlah prajurit, Kerajaan Installica sangat tidak di untungkan.


 


 


TETTT


 


Suara terompet yang terdengar sangat nyaring di Padang Entrapone menunjukkan bahwa perang akan di mulai, Kaveleri pasukan kerajaan Maryam dan Kerajaan Istallica telah maju kedepan dan sebentar lagi keduanya akan berhadapan.


 


 


Sementara itu sekutu dari kerajaan Maryam yaitu Kerajaan Celestopia telah membuat gerakan dengan mengirimkan setengah pasukan kavaleri mereka ke sisi kanan pertahanan pasukan Infanteri Kerajaan Istallica.


 


 


Namun sebelum mereka sampai lebih dekat dengan pasukan infanteri kerajaan Istallica, pasukan infanteri Kerajaan istallica menghujani mereka dengan panah. Tak sedikit jumlah pasukan Kavaleri kerajaan Celestopia yang mati karena hujan panah tersebut.


 


 


Walaupun Formasi bertahan yang dibuat oleh kerajaan Istallica sangat cerdas karena bisa menahan dua pasukan kerajaan tersebut, namun kondisi Medan perang berubah setelah datangnya bantuan puluhan Ksatria sihir dan ribuan penyihir dari kerajaan Maryam dan Celestopia.


 


 


Semakin lama semakin banyak pasukan Kavaleri dan Infanteri Kerajaan Istallica yang gugur, namun kondisi Medan perang kembali berubah setelah datangnya seekor naga berwarna putih yang terbang di atas ratusan ribu pasukan yang sedang berperang di Padang Entrapone.


 


 


 


 


 


 


"Sebenarnya aku sangat suka perang, kenapa bisa begitu?. Karena perang adalah ladang EXP bagiku, kalo tidak karena Quest mungkin aku akan ikut membantai pasukan kerajaan Istallica," ucap Mal, ia sekarang sedang berdiri di atas punggung naga berwarna putih.


 


 


 


 


Perlengkapan yang ia pakai telah berubah, ia sekarang berpakaian seperti seorang ksatria namun dia sama sekali tidak menggunakan Armor.


 


 


"Tapi ya, aku tidak menyangka mendapatkan banyak sekali item bagus dan Equipment tingkat Rare pemberian dari para Ancient Dragon. Aku bisa mengambil uang ku kembali yang telah ku keluarkan untuk game ini dengan menjual item-item yang sekarang memenuhi cincin penyimpanan ku," ucap Mal.


 


 


Naga putih dewasa yang sekarang menjadi Pets miliknya adalah seekor Naga biasa pemberian dari Ancient Dragon, Shion.


 


 


 


 


(TL/Note: Pets=Peliharaan)


 


 


 


 


Sedangkan semua perlengkapan yang sekarang ia gunakan adalah pemberian dari King Ancient Dragon, mulai dari topeng kepala Naga berwarna biru yang merupakan topeng tingkat Legend Jubah merah dengan gambar Naga emas di belakangnya yang merupakan jubah tingkat Legend. Baju Assasins berwarna hitam yang tidak terlihat karena tertutup oleh jubah, baju tersebut juga adalah perlengkapan tingkat super Epic.


 


 


Dan sepatu serta sarung tangan berwarna merah yang keduanya juga adalah perlengkapan super Epic.


 


 


"Tak hanya itu, bahkan loli naga berambut pirang itu juga memberikan kan ku sebuah Job baru dan 1 Dagger dengan kemampuan Growth, karena semua perlengkapan itu aku sudah setara dengan 5 player terkuat didunia,"


 


 


 


 


(TL/Note: Growth = Tumbuh)


 


 


 


 


"Lupakan soal perlengkapannya, sekarang aku harus menyelesaikan Quest dari Loli naga, setelah itu membeli rumah agar aku mendapatkan skill Back to home," ucap Mal.


 


 


 


 


Tugas pertama Mal sebagai utusan Ancient Dragon, adalah untuk menyampaikan pesan ketiga Kerajaan yang selalu berperang karena masalah batas wilayah.


 


 


"Dragon, terbanglah merendah. Dan jangan menyerang kalo tidak ku perintahkan, walaupun ada yang menyerang ku," ucap Mal pada beast milik nya.


 


 


Naga putih yang ia berinama Dragon mengeluarkan api dari mulutnya, dan terbang merendah.


 


 


"Hey-Hey,,,, apa kau marah?, bukannya kau sudah membakar banyak monster. Apa itu tidak cukup?,"


 


 


Naga putih tidak melakukan apapun dan tidak mengeluarkan suara apapun, namun ntah bagaimana Mal tau apa yang dia rasakan dan apa yang ia inginkan.


 


 


 


 


Walaupun naga putih yang ia tunggangi tidak terlalu besar, namun naga putih tersebut lebih kuat dari pada Mal. Level yang dimiliki Mal berbeda jauh dengan level Pets miliknya. Level dia hanya Level 90 setelah keluar dari hutan, sedangkan Pest miliknya berlevel 200.


 


 


Pertempuran ditengah Padang Entrapone telah terhenti karena kedatangan naga putih, Kerajaan Maryam dan Kerajaan Celestopia meniup terompet tanda mundur untuk pasukanya karena mereka sedikit tidak menyangka kalau kerajaan Istallica mempunyai bantuan seekor naga.


 


 


Walaupun hanya seekor, namun kedatangan seekor Naga saja sudah bisa membuat kondisi perang berubah. Mengingat bangsa Naga adalah bangsa terkuat dan juga mempunyai sihir dengan daya hancur yang tinggi.


 


 


Sementara itu pasukan Istallica tidak menyangka kalo raja mereka mempunyai kartu AS yang datang di saat yang tepat ketika keadaan mereka tertekan, di saat naga Putih terbang merendah disaat itu juga Ksatria sihir dan penyihir dari kerajaan Istallica telah datang.


 


 


Para jendral kaveleri yang melihat ada kesempatan itu tidak menyiakan-nyiakan nya, mereka langsung memimpin pasukannya untuk mengejar pasukan kerajaan Maryam dan Celestopia.


 


 


Namun, terompet tanda mundur dari kerajaan Istallica juga sudah terdengar. Hal itu membuat pasukan kerajaan Istallica kebingungan, padahal mereka sudah bersemangat kembali setelah kedatangan seekor naga putih yang mereka pikir kedatangan dia adalah untuk membantu mereka.


 


 


 


 


"Kayanya bakal seru kalo aku membawa Dragon ke kota pemula, mungkin Player lain akan berpikir aku adalah Top Player, atau mungkin Rich Player," ucap Mal.


 


 


Dragon telah terbang merendah ditengah Padang Entrapone yang sekarang sudah kosong, karena dua pasukan yang bertempur sudah mundur.


 


 


Mal turun dari Dragon, setelah ia turun, Dragon kembali terbang lebih tinggi dengan mulutnya yang berapi-api. Dia sudah bersiap mengeluarkan nafas api nya jika ada seseorang yang menyerang Mal.


 


 


"GRAO"


 


 


Terdengar suara raungan dari tas besar yang ada di samping Mal, tas besar tersebut terbuka dan keluar seekor naga kecil berwarna merah.


 


 


"Gawat, dia sangat imut. Aku jadi ingin memelihara seekor naga di Real World," ucap Mal ketika melihat Naga merah kecil yang Keimutan nya setara dengan seekor anak kucing.


 


 


Naga merah tersebut memanjat tangan Mal, dan dia terus memanjat sampai ke kepala. Setelah sampai di kepala, naga merah tersebut tertidur diatas rambut hitam Mal.


 


 


"Bayi naga juga ternyata sangat manja,"


 


 


5 Ksatria sihir dari kerajaan Istallica mendekat kepada orang yang berdiri di tengah-tengah Padang Entrapone dan sedang memandang pasukan kerajaan Maryam dan Celestopia.


 


 


5 ksatria sihir tersebut berhenti berjalan ketika Mal berbalik badan, dan menatap mereka.


 


 


"Apa kalian dari kerajaan Istallica?," tanya Mal.


 


 


Seorang pria yang mengenakan armor silver besar, dan mempunyai wajah yang sangat berwibawa sedikit maju dan membungkukan badannya kepada Mal.


 


 


"Benar tuan, apa ada yang bisa saya bantu?," tanya pria tersebut dengan sopan.


 


 


Mal mengambil sebuah gulungan kertas dari tas besarnya, dan ia melemparkan nya kepada pria yang sepertinya adalah orang penting dari kerajaan Istallica.


 


 


"Berikan itu pada raja kalian,"


 


 


Setelah mengambil satu gulungan kertas, Mal kembali mengambil dua gulungan kertas dari tas besarnya.


 


 


"Dragon,"


 


 


Mal melemparkan 2 Gulungan kertas tersebut ke atas, dan Dragon tiba-tiba melesat mencengkram dua gulungan kertas yang Mal lemparkan Dengan kaki depannya.


 


 


"Kau sudah tau kan apa yang harus kau lakukan?," teriak Mal.


 


 


Dragon dengan isengnya mengeluarkan nafas api kepada Mal, namun nafas api tersebut menghilang sebelum mengenai tubuh Mal.


 


 


"Jangan lakukan itu lagi, jika aku tidak memakai jubah ini aku akan hangus terbakar," ucap Mal kesal karena Pets miliknya terus membahayakan nyawanya.


 


 


Sementara itu 5 ksatria sihir yang melihat ada bola api besar yang tiba lenyap sebelum mengenai tubuh orang yang ada didepan mereka, menulan ludahnya karena serangan sihir dari seekor naga bisa lenyap karena sebuah jubah.


 


 


"Maaf tuan, kalo boleh tau sebenarnya tuan ini dari kerajaan mana?," ucap pria berarmor silver.


 


 


Mal kembali berbalik badan, dan sekarang ia menunjukkan sebuah token emas yang bersinar sangat.


 


 


Token tersebut adalah token sebagai tanda pengenal utusan dari bangsa Ancient Dragon, Mal diperintahkan oleh King Ancient Dragon untuk menunjukan token tersebut jika berada di kerajaan yang ada di benua Hevia.


 


 


 


 


"Aku adalah utusan bangsa yang bertugas untuk menjaga benua Hevia, dan aku juga adalah orang kepercayaan dari bangsa tersebut,"


 


 


"Namaku adalah Note, utusan bangsa Ancient Dragon," ucap Mal memperkenalkan dirinya.