Do You Really Love Me?

Do You Really Love Me?
Kilas balik ,masa kecil Lucy



Tidak ada banyak yang terjadi di hidupku ,mungkin ,tidak - tidak menurutku aku sial .orang tua ku meninggal karena kecelakaan dan diwaktu yang sama saat aku berulang tahun ,kemudian disusul nenek yang sakit terlebih dahulu kemudian menyusul. Sejak kecil aku dibesarkan oleh kakak dan diasuh sangat baik ,juga di didik sangat keras.wajar saja karena kakak ku laki-laki dan mungkin dia khawatir aku menjadi perempuan yang nakal saat ditinggal ayah dan ibuku.tidak punya teman saudara dan yang lainya , aku hanya bisa mengandalkan kakak laki laki ku. Kakak yang berisik dan sering ceramah saat aku dikamar mandi terlalu lama dan saat aku pulang terlambat dari sekolah ,itu terjadi saat aku masih kecil.


Saat beranjak dewasa kakak mulai didunia perbisnissan dan mulai pergi keluar kota dan meninggalkanku sendirian dirumah ini .aku yang sudah beranjak dewasa ,belum sepenuhnya harus berani tinggal dirumah sebesar ini sendirian. Mungkin bagi orang lain aku sangat konyol takut akan sesuatu hal saat sendirian dirumah yang cukup besar untukku seorang ,tapi mau gimanapun aku ini anak perempuan tahu ,Wajar saja aku takut. Dan tidak jarang juga kakak berpindah pindah ke kota lain hingga akhirnya aku menemukan teman yang sangat nakal dan usil padaku saat pertama kali aku masuk ke kelas tersebut.


Namanya adalah " Reza " dia adalah teman pertamaku yang sangat aku benci.siapa yang gak benci coba ,waktu baru masuk kelas dijahilin debu kapur papan tulis , disiram air balon dan masih banyak yang lainya .tapi entah kenapa saat aku selalu menangis dan ditindas oleh anak siswa lain dia selalu membantuku dan marah pada anak anak tersebut , seakan aku hanya boleh diganggu olehnya saja seorang.


Jadi selama ini ,aku tidak selalu menangis itu karena ada seorang kakak laki-laki yang sangat galak dan seorang teman laki-laki yang nakal ,aku bisa tersenyum karena kelakuan mereka berdua .juga dukungan yang lain.


Waktu itu memulai hidup yang baru sangat menyakitkan , tanpa ayah dan ibu .tapi aku tidak boleh menjadi anak yang lemah dan cengeng atau gampang menangis ,aku harus tegar seperti kakak .aku harus bisa ,itu motivasi ku saat aku merasa sangat terpukul ketika mengingat masa lalu yang sangat buruk dan menyedihkan.


Hidupku ,itu berguna ,aku bukan Dewi yang bisa hidup kembali jadi aku harus memanfaatkan kesempatan kali ini sebaik mungkin untuk bertahan hidup dan jangan menyerah ~ Harini aku lebih baik main keluar saja deh ,kakak juga sangat membosankan ketika dirumah ,malah asik nonton televisi dari tadi aku yang ikut duduk disofa barusan dan menonton televisi akhirnya pusing ,karena dari tadi gontak ganti Mulu sih.aku akhirnya memilih untuk balik kekamar dan makan coklat


Coklat membuatku baikan.... kecuali untuk orang yang alergi coklat ~ hihihihi ,tentu saja bukan aku tapi ada satu orang yang tidak suka sepertinya ," kakak "


Akhirnya aku pergi ke ruang tamu dan bergegas kedapur untuk mengerjai kakak ,lumayan kan untuk hiburan dihari libur .hihihihi~


" Mau kemana kamu dek ? " Tanya kakak saat masih asik menatap layar televisi


" Mau masak kue kak "


" Oh oke deh ,dek tungu bentar " ucap kakak menghentikan langkah kakiku


" Emm ,kenapa Kaka ? "


" Awas hati- hati jangan sampai ovennya meledak , dorrrr " hahahahah


Percakapan hangat diantara kakak adik ini aku harap bertahan lama dan aku harap kakak tidak pergi meninggalkaku sendirian lagi dirumah sebesar ini lagi.


Akhirnya aku kedapur dan merencanakan sesuatu yang cukup usil untuk mengerjai kakak ku.bukanya menambahkan gula kedalam adonan ,aku malah menambahkan garam yang cukup banyak ke kue itu dan mencairkan coklat , pewarna kue dan dicampur pewarna merah storbery yang agak pekat ,bau dan warnanya agar tidak ketahuan .kakak nya Lucy yang masih menonton televisi , merasakan bahwa bulu kuduknya merinding dengan wajah yang bisa kita lihat " cukup pucat "


" Hih ih , tunggu sebentar ,kenapa aku merasa ada seseorang yang akan mwnjahilikuku dan mengerjaiku ya " ucap kakak Lucy didalam hatinya


Setelah sekian lama , akhirnya kue yang dibuat Lucy sudah matang dan siap dimakan .Lucy bersiap memakai krim kocok untuk hiasan diatas kue nya untuk menghias ,tapi malah plastiknya rusak dan bocor ,jadi juga lantainya kotor karena krim kocok tadi


" Emm kakak ,kuenya udah jadi nih kak ,kue kesukaan kakak kue stobery Kaka ,aku taruh di meja makan yah kak ,kakak potong sendiri aja Kaka ,aku bersihin dapur dulu kakak "


" Kamu yakin ini kue stobery ? ,Tapi kok aneh sih ? " Tanya kakak padaku heran .


" Kakak pikir aku mau eracunin kakak hah ? ,Ya udah kalo g suka aku ambil balik aja kuenya Kaka " kataku memancing kakak.


Masuk jebakan , saat kakak ingin makan sesuap setelah kuenya dipotong , tiba-tiba ada yang mengetuk pintu .


" Hias siapa sih gangu aja " kataku berkeluh .Akhirnya aku membuka pintu rumah dan melihat bahwa Reza sudah rapi dengan baju dan jaket Hoodie hitamnya dan satu hal lagi , entah parfum apa yang dia pakai ,tapi yang jelas baunya sangat menyengat .


" Siapa Lucy " kata kakak memanggilku memecah keheningan saat aku sibuk memperhatikan Reza.


" Emm ,temen Kaka "


" Oh oke ,suruh dia masuk deh ,sekalian makan kue buatan kamu dek ""


" Ehh tunggu kakak ,kan aku belum setuju Kaka " ucapku pada Kaka yang melirik Reza untuk masuk kedalam rumah dan makan kue yang tadi aku buat " khusus untuk kakak " .


" Ahh kenapa sih dek ,gpp kali ,atau jangan jangan kamu masukin sesuatu dikue ini hah ? " Tanya kakak yang mulai curiga terhadap tingkah laku ku.


" Ehhh eng...enggak kakak , iya gpp Kaka makan aja "


Akhirnya aku pun pasrah akan apa yang dilakukan kakak bodohku. Dan menunggu saat saat dimarahi. Kuharap Reza pergi karena ada urusan mendadak atau sakit perutlah .tapi sayang aku bukanlah anak yang sangat baik sehingga apa yang aku minta tergesa-gesa tidak cepat dikabulkan .


Baru saja masuk ,Reza langsung berbisik-bisik pada kakak ,entah apa yang mereka bicarakan ,tapi sepertinya aku yang anak perempuan ini .lebih baik diam.akhirnya mereka berdua duduk bersamaan dan siap makan kue .tapi pandangan kakak yang seakan menyiratkan sesuatu " jangan jangan kue itu beracun ".


Sontak bulu mataku membulat saat Reza yang mulai duluan mencicipi kue ku dan terlihat aneh tentunya dengan wajahnya yang itu .tampak sangat senang ,tapi ini akan membuat bulu kudukku merinding.


" Umm enak banget kakak , kue coklatnnya kakak beli dimana Kaka ? " Tanya Reza polos


" Oh kue coklat ya za ,Lucy kesinu sebentar ,ini kue apa ya ? " Tanya kakak yang sedang memegang garpu dengan tangan yang bergetar seperti marah .


" Emm kue stobery Kaka " aku mengelak ,tapi si Reza bodoh ini , malah seperti memancing emosi kakak "ini coklat kok Lucy "


" Dasar anak nakal ,kesini kamu jangan lari , " kakak sedang mengejarku seakan sangat marah padahal hanya itu ,kan tadi di awal cerita aku bilang kakak itu galak loh .aku segera berlari keatas kamar untuk sembunyi ,tapi itu berakhir saat telingaku dijewer oleh kakakku hinggga merah dan turun dari tangga ,setelah itu menanyai Reza untuk apa datang kemari.


" Mau apain kamu kesini ? " Tanya kakak


" Kakak Lucy yang tampan ,boleh aku bawa adikmu untuk jalan jalan ? "


Terimakasih sudah setia menunggu update terbaru Novel karya author , author ada rekomendasi novel bagus nih.