Do You Really Love Me?

Do You Really Love Me?
Reza yang posesif dan cemburuan



Saat sedang dikelas , tiba-tiba ada pesan Bbm masuk dari Rani, Isi pesan tersebut.


Pesan BBM dari Rani.


Rani : pulang nanti ,mampir kuy ke warung teteh Ningsih yuk,ngebaso.


Aku : jajanin.


Rani : g


Bel pergantian pulang sekolah pun berbunyi ,para siswa dan siswi yang ada di kelasku langsung berhamburan keluar kelas untuk pulang.sedangkan aku ,aku memilih untuk diam dikelas dan menunggu Rani datang ,kelas kami memang berbeda aku memilih jurusan bahasa sedangkan dia IPA .setelah sudah kurasa semua teman- temanku sudah pergi ,aku pun beranjak ke kelas Rani.


" Rani " sapaku pada Rani yang kulihat masih asik bermain ponsel sendiri dengan beberapa anak cowok yang masih dikelas rani.


" Ah iya Lucy ,yuk pulang "


" Ayo " kataku lembut ,hmm sepertinya aku rasa dari tadi temen cowok kamu ada yang liatin kamu deh ,salah satu dari mereka pacar baru kamu ya ? Kataku bertanya penasarannya pada Rani.


" He eh ,apa ,aku gak ada pacar kok ,mungkin mereka lagi liatin kamu, soalnya kamu kan cantik " kata Rani sekilas sambil tersenyum nakal.


Setelah mampir ke warung teteh ningsih , aku akhirnya berpisah dari Rani dan pulang jalan kaki.rasanya menyenangkan saat ditinggal sendirian dan menikmati udara segar di siang hari ,tapi ...sangat panas .


Sedari tadi sepertinya ada yang mengikutiku dari belakang ,seragam sekolah kami sama ,tapi dari kejauhan wajahnya tidak terlihat jelas.mungkin itu seorang anak laki-laki kelas lain yang ingin pulang , jaket yang dia pakai mirip seperti punya Reza. " Haissh apasih,aku mikir apa ,dasar Lucy bodoh " kataku tersentak di hati,akhirnya aku memutuskan untuk berhenti ,dan memilih anak laki-laki itu untuk jalan didepanku, setelah melewatiku dia malah memasang tudung jaket untuk menutupi wajahnya ,aku yang entahlah ,jalan membelakanginya.


Setelah kurasa aku cukup lelah berjalan tiba-tiba ada sebuah motor yang tepat menghalang di depanku." Ayok naik ,pasti cape sini aku anterin " teryata setelah dia melepas helm yang dipakainya ,teryata Kevin.


" Hm " saat ingin menjawab ,ayok boleh " tiba-tiba tanganku ditarik oleh seseorang yang tadi sepertinya mengikutiku dari belakang mengunakan jaket Hoodie hitamnya." Udah ada yang ngawal , mendingan lu pulang aja ! " kata anak laki-laki tersebut sambil membuka tudungnya . sontak aku pun terkejut , dari tadi Reza ngikutin aku.


" Kok nyolot ,ajak berantem ? " Kata Kevin marah .


" Nantangin ?"


Aku yang melihat Kevin akan turun dari motornya ,akhirnya memilih untuk melerai mereka, " kalian berdua ,bisa akur gak sih sehari aja ! ,Sumpek tau liat kalian berantem Mulu " aku yang seakan emosi akhirnya meluapkan emosi ku pada mereka di jalan, dan pergi meninggalkan mereka berdua untuk introspeksi diri.tanganku yang seakan ditarik oleh dua tangan lainya akhirnya menoleh kebelakang. " Kalian kenapa ,masih mau berantem lagi he' eh " kataku .


" Kamu mau dianterin siapa ?! " Tanya mereka bebarengan setelah melihat ku hampir pergi.


" Emmm ,entahlah ,Kevin maaf aku jalan bareng Reza aja ,dia udah nemenin jalan sejauh ini ,masa aku tinggalin " kataku mencari alasan yang agak masuk akal ,agar Kevin tak marah .


" Ya ,aku duluan " Kevin mendengus kesal mendengus kesal dan pergi meninggalkan kami berdua.


Kulirik sedikit ke arah Reza ,entah kenapa sedari tadi kami jalan ,dia malah senyum senyum sendiri ." Reza ,kamu lagi kumat ya " tanyaku mengejek Reza,


" Jadi kamu pilih aku ya , hihihi "


" Dasar anak aneh , "


" Hehehehe ,mau gak jadi pacar aku ? ,Kata Reza mendekat ke wajahku ,aku yang sontak kaget pun akhirnya memukul kepalanya ,sedikit " astagfirullah kaget " tukk .


" Awww Lucy konyol ,sakit tau "


" Makanya ,jangan ngagetin ,mau aku pukul lagi ? " ,Ayok cepet pulang aku mau makan laper nih.


" Hmm ,ok ".


Setelah sampai di rumahku ,akhirnya aku mempersilahkan Reza masuk " Reza masuk dulu ,kamu mau minum apa ? " Sambil mencari kunci pintu yang biasanya aku sembunyikan di bawah vas bunga,tapi kok gak ada. Kemudian terdengar suara pintu sedang terbuka ,dan aku yang tak percaya akan kejadian ini langsung memeluk seseorang yang membukakan pintu untukku " kamu sudah pulang ,Lucy " ,grep ,kakak ! " Aku langsung memeluk kakak.


" Kakak ,kapan kakak pulang ,kenapa kakak balik ke Cilacap lagi ? Apa Kaka sudah selesai dengan urusan bisnis kakak di Jakarta ? " Tanyaku pada kakak penasan.


" Sudah ,Lucy sudah ,nanti Kaka jelasin kek kamu ,lebih baik kamu bawa masuk temen laki laki kamu deh "


" Y " kata Reza mendengus


Setelah masuk rumah ,Reza terlihat seperti sedang marah dan menyikut siku ku. " Dia siapa ,pacar kamu ? " Tanya Reza singkat


" Kamu gila ya ,kalo mungkin dia pacar aku ,emang aku bakal biarin dia sebebas ini masuk rumah , hah ? " Tanyaku balik pada Reza marah .


" Trus.. dia siapa ? "


"Dia kakak aku ," jawabku lagi


" Oh ,g pernah liat tuh. "


" Ya iyalah ,orang sering keluar kota urusan bisnis juga "


" HAYOO ,lagi pada gosipin siapa nih ? , Sahut kakakku saat tadi aku sedang berbisik pada Reza,eh ini minum dulu. Sama camilanya dimakan juga ya .y udah kalo gitu kakak kebelakang lagi ya Lucy "


" Iya kak ,makasih Kaka " sahut kami berdua bersamaan.


Saat sedang meminum teh sambil makan camilan tiba-tiba Reza pamit pulang " Lucy aku pulang dulu ya ,besok aku jemput kamu sekolah yah ,dan kakak Lucy saya pulang dulu ya " pamit reza dengan kakakku juga ,tumben dia sopan.


" Emm hati-hati ya ,maaf erepotin kamu Anter sampe rumah " kataku


" Ehh apa apa ? ,Tungu aku blum jawab mau dijemput apa gak " kataku pada Reza lagi yang sudah pergi .


Dasar Reza aneh ,udah tau dia bawa motor ,buktinya dia dijemput sama temen pake motornya ,pake makasain buat jalan bareng sama aku lagi .dia kenapa sih, sakit mungkin " hahahaha " kataku tertawa.dan menuju dapur untuk melihat kakak, kulihat Kaka sedang masak.


" Kakak "


" Ah iya , tunggu sebentar Lucy ,kamu laper ? "


" Emm bukan kak ,kakak tadi mau cerita kan kapan Kaka pulang dan gmn bisnis Kaka "


" Oh iya ya ,Kaka lupa ,oh ya teman kamu udah pulang ,apa sekalian ajak dia makan sore juga ? "


" Gak usah kak,dia udah pulang barusan kak ,dia juga udah pamit ,tapi Kaka ga bales ,jadi dia asal pulang kakak "


" Emm gitu ya ,mungkin karena gak terlalu kedengaran di belakang sini " kata kakakku.


" Kalo gitu aku ke kamar atas dulu ya Kaka "


" Ok "


Setengah jam sudah berlalu , akhirnya kakak Lucy sudah selesai memasak dan memanggil adikkecilnya' Lucy turun makan siang udah siap nih'.


" Emm iya kakak ,aku turun nih kak " akhirnya Lucy pun turun tangga dan makan siang bersama kakaknya.


" Kaka ,apa.tingal disini bakal lama ?"


" Dasar , Kaka disini kamu gak suka ya ? Tanya kakak sambil berdiri dan mulai nakal mencubit pipiku hingga merah seperti tomat ." Kakak! " Akhirnya untuk kali ini aku merasa aku tidak sendirian lagi ,aku merasa sangat senang dan akhirnya kami berdua malah asik bermain lempar bantal dan kejar kejaran saling mencubit satu sama lain dan dihiasi iringan tawa dan harmonisnya sebuah hubungan keluarga antara kakak dan adik.


baca juga yuk novel karya temen author dijamin bagus dech ,sambil nungguin author up


hihihi.