
Malam hari,sedikit semayu aku melihat cahaya dikamarku bukan cahaya lampu,tapi lebih mirip cahaya lilin.aku mencoba membuka mata perlahan dan melihat ke arah cahaya lilin itu
Lilin ini ...?
Cahaya lilin ini berasal dari kue ulang tahun yang dipegang kakak dan tertulis namaku di kue ulang tahun tersebut.
" Kakak ? ,Kakak inget hari ulangtahun ku ?. Terimakasih kakak dan , tunggu bentar ..... Re.. Reza."
Apa ? Reza ?
Mataku sontak membulat saat melihat Reza yang berdiri disamping kakakku. Kok bisa kamu ada disini ? Bukannya tadi sore kamu udah pulang ? Astaga ,terkejut aku saat menyadari diriku yang masih memakai piyama tidur.
Aku menarik selimut menutupi badanku dan wajahku yang pasti terlihat seperti udang rebus,enggan untuk bangun dari kasur .
" Selamat ulang tahun Lucy ,adiku tersayang " ucap kakakku dan menyalakan lampu kamar, sembari menarik selimutku dan membangunkanku perlahan ,tapi memaksa.
" Selamat ulang tahun Lucy pendek, buat apa malu ? " Hahaha
Ya baiklah aku tidak peduli ,jika dia meledekku disekolah lagi.
" Happy birthday... happy birthday.... happy birthday ..Lucy ,tiup lilinnya dan jangan lupa berdoa ya ," kata mereka berdua kompak.dimulai dari kakak yang mengucapkan selamat ulang tahun dan memberikan sebuah kado yang cukup besar,dan entah anak itu diam terus di pojok dinding, sepertinya dia sudah mau pulang ,buktinya dia membalikan badan dan pergi.
" Ya udah ,maaf Lucy ,kakak baru inget waktu hari kemarin kalo sekarang itu kamu ulang tahun ,kakak juga minta maaf Lucy karena kakak bukan kakak yang baik ,dan gak pernah jagain kamu selayaknya kakak orang lain " kata kakak kepadaku dengan nada yang lemas dan muka lesu.
" Kak ,kakak ,makasih ya ,gpp kok kak , menurut aku wajar aja kakak gak pernah ada disamping aku itu semua karena urusan bisnis kakak , dan aku gak pernah kesepian kok kak " kataku tersenyum lembut pada kakak.
" Emm ,maafin kakak Lucy "
" Ya Kaka ,gpp, aku akhirnya memeluk kakak , karena kurasa kakak hampir menangis dan ingin memenangkanya, dasar kakak cengeng banget sih ,udah Kaka aku gpp kok "
Sekarang hanya tersisa aku dan Reza dikamar ,tentu saja dengan lampu yang sangat terang dan pintu kamar yang terbuka lebar .
" Selamat ulang tahun ,Lucy pendek " sembari mencubit hidungku.
" Makasih , tunggu bukannya tadi sore kamu udah pulang kok bisa kamu ada disini ? " Tanyaku.
" Aku emang udah pulang dari tadi ,tapi tadi kan sebelum aku pulang aku ijin ketoilet dulu ,nah iya itu,trus Kaka kamu ajak aku kerjasama buat asih kamu kejutan ,jadi aku langsung cepat-cepat pulang buat beliiin kamu kado." Oh ya ini kado buat kamu " Reza memberikan kotak kado yang berwarna pink dan cukup berat kepadaku.
" Emm makasih ya, aku buka ya "
" Tunggu ,hei , jangan dibuka waktu orang yang asih ada dong , harusnya bukannya nanti dong pas orang yang asih gak ada. "
" Hem oke deh "
Setelah itu Reza pun berpamitan pulang padaku dan kakak ku yang ada di depan teras akhirnya aku ,kembali kekamar dan melihat kado yang diberikan oleh kakak dan Reza .yang pertama kubuka haruslah punya kakak ,tapi entah kenapa tanganku malah mengambil kado yang tadi diberikan Reza .
" Haduehhh tanganku ini kenapa sih ,kumat kali ya , hahahahah ,hariini aku senang sekali "
Kubuka hadiah yang tadi diberikan oleh kakak dan teryata isinya , wah " ada satu benda yang dari dulu tidak aku temukan saat aku masih kecil tapi sekarang dijadikan sebuah hadiah oleh kakak.yaitu sebuah kalung dan terpampang huruf L " ,itu dulu adalah kado ulang tahun saat kakak pertama kali membelikan hadiah ulang tahun , dan tanpa sengaja aku hilangkan saat melihat ayah dan ibuku .....
Saat itu aku tanpa sadar menjatuhkan kalung dirumah sakit karena kakak bergegas membawa ku kerumah sakit waktu itu saat aku sedang asik memotong kue ulang tahun ,dan kakak malah membawaku kerumah sakit ,aku yang waktu kecil itu tidak tahu apa yang terjadi , akhirnya ikut bersama kakak dan sontak , kaget. pada waktu itu aku melihat ayah dan ibu berlumuran darah ,aku menangis sejadi jadinya dan digendong kakak waktu itu ,aku ingat betul saat itu aku masih memegangi kalung itu belum memakainya karena waktu itu aku masih kecil ,mungkin tanpa sengaja aku menjatuhkan ya di rumah sakit dan kakak menemukannya ,tapi ..entah kenapa Kaka baru memberikannya sekarang ?. Sedikit ada rasa sedih dan kecewa karena disaat aku ulang tahun malah orang tuaku meninggalkanku, tapi sudahlah tidak baik menangisi" mereka yang sudah pergi" ,lebih baik aku membuka kado Reza. Aku pun memilih untuk meninggalkan kado dari Kaka , karena air mataku hampir jatuh dan enggan untuk melihat barang lainya. Setelah kubuka kotak kado dari Reza yang cukup besar ,aku pun sedikit kaget saat melihat dia menulis sebuah surat yang menurutku cukup menggelikan." Lucy cantik selamat ulang tahun , maaf beberapa hari sebelumnya atau mungkin beberapa tahun terakhir aku sering menjahilimu ,itu karena aku sayang. Maksudnya sayang sebagai teman dan sudahlah aku tidak pandai dalam merangkai kata kata , silakan buka hadiahnya " ,surat tersebut berisikan kata-kata itu yang sedikit membuatku geli dan senyum sekilas terpampang di raut wajahku ,aku juga diberikan beberapa boneka panda super gembul dan imut masing masing ada pasangannya , juga ada beberapa novel baru yang baru dirilis di kota Cilacap ini ,dia sudah membelikannya untukku ,dan juga beberapa alat jepit rambut serba pink ini juga ada sebuah gelang berwarna hitam ,tapi kenapa cuman ada satu ya ? ,Ah sudahlah mungkin memang ada satu ,tapi kan biasanya ada dua dan tunggu bentar ini apa ya ? Kemudian aku mengambil sebuah kotak yang berwarna pink nuansa ungu ini ,ternyata itu adalah satu set alat make-up dan juga apa ini boneka monyet ? " Hahahahaha dasar Reza konyol ,kenapa ini gak buat kamu aja sih " aku sungguh senang untuk hari ini aku merasa seakan mulai dari sekarang aku tidak akan kesepian lagi. Akhirnya aku mulai mengantuk dan perlahan mengerjapakan mataku untuk masuk ke dunia mimpi dan tertidur pulas.
Pada saat yang bersamaan ,kakak Lucy pun mulai memeriksa adiknya ," apa Lucy sudah tidur ya " akhirnya kakak Lucy masuk ke kamar Lucy dan bergurutu sambil membereskan barang yang berserakan setelah adiknya membuka hadiah yang tadi diberikan kakaknya ,tapi terlihat jelas bahwa kakak Lucy ,jelas sangat merasa sedih saat melihat adiknya ,Lucy tertidur sambil menggenggam sebuah kalung yang tadi juga sebagai hadiah Lucy ," maafin kakak Lucy , kakak juga gak mau kamu sedih lagi karena ' hari itu ' ,kakak harap sekarang kamu sudah lupa kejadian yang sudah lama itu Lucy " senyum pahit kakak terpampang jelas saat melihat Lucy yang sedari tadi sejak kakaknya masuk sudah menangis ,mungkin Lucy mimpi " yang sangat buruk " , akhirnya kakak Lucy pun pergi meninggalkan adik tersayangnya untuk tidur dan mengusap air mata tadi sebelum beranjak meninggalkan Lucy.
novel karya temen author nih , silahkan mampir ya. dijamin suka dech .