
Merrick melirik ke arahku dan dengan ekspresi datar berkata, “Aku bisa membangun kembali ini, tentu saja juga bisa merusaknya,semuanya tergantung padamu.”
Aku termenung.
Pada saat ini, ponselku berdering.
Aku menunduk ke bawah dan melihat layar ponsel bertuliskan nama Riley.
Melihat jam sekilas, sekarang siang hari, biasanya pada saat ini, jika dia ada di perusahaan dia akan menghubungiku untuk makan siang bersama.
Aku menoleh menatap Merrick dan berpikir tentang panti asuhan, sejenak aku tidak tahu harus bagaimana untuk mengangkat telepon, jadi aku menmatikan ponselku.
Merrick tidak banyak bicara.
Ketika telepon tidak lagi bergetar, barulah aku bertanya, “Apa yang ingin kamu lakukan?”
“Tidak melakukan apa-apa, hanya saja kakek merindukanmu.” Kata Merrick samar.
Dalam kata-katanya, aku sama sekali tidak percaya, aku membalas, “Bagaimana mungkin? Tidakkah kamu memberi tahu kakekmu, aku membunuh anak Adoria dan mau menceraikanku?”
Merrick mencintai Adoria dan berpikir bahwa aku menyakitinya.
Bagaimana bisa peluang bagus seperti itu tidak dia gunakan?
Aku tidak percaya!
Ya, wajah Merrick menyamping, mata hitamnya menatapku dalam-dalam, berkata, “Kakek tahunya kamu pergi ke luar negeri untuk belajar, kemarin baru kembali, jadi malam ini aku akan menjemputmu.”
Kata-katanya membuatku termenung sejenak.
Apa maksudnya ini?
Dengan kata lain, Handi tidak tahu bahwa aku di penjara?
“Kenapa?” Aku memandang Merrick, sama sekali tidak tahu apa maksudnya!
Aku menyadari diriku semakin tidak dapat menebak jalan pikirannya!
Merrick mengangkat tangannya, telapak tangannya menutupi tanganku, “Sebagai seorang pengusaha, yang paling penting adalah menepati janji, karena aku berjanji untuk membiarkanmu menjadi Nyonya Merrick, pasti tidak akan ingkar janji.”
Jelas-jelas hanya sisa, tetapi detik di mana tangannya menyentuhku, aku malah merasa beku!
Dialah orang yang membunuh anakku, bagaimana mungkin aku bisa bekerja sama dengannya lagi?
Bagaimana mungkin bisa menjadi Nyonya Merrick lagi?
“Presiden Merrick, segala pemaksaan tidak akan berakhir indah, kalau memang kamu mencintai Adoria, kenapa masih repot-repot berurusan denganku? Aku percaya jika memberitahu kakekmu bahwa aku masuk penjara karena melukai Adoria, dia tidak akan pernah mengakuiku sebagai cucu menantunya lagi.”
Sebenarnya, aku ratusan ribu kali tidak mau mengakui bahwa aku telah melukai Adoria.
Namun, jika aku tidak mengakuinya, aku takut seumur hidup akan terjebak dalam cengkeraman Merrick!
Telapak tangan besar Merrick mengepalkan tanganku, mukanya menyamping, sepasang mata hitam pekat menatapku, satu demi satu kata, “Bukankah itu terlalu memudahkanmu?”
Satu kalimatnya, membuat punggungku bercucuran keringat dingin.
Aku tidak mau!
Aku tidak ingin menjadi mainan di tangannya!
“Aku tidak akan pergi!” Aku menghempaskan tangan Merrick!
Aku hendak membuka pintu dan turun, tetapi dari belakangku terdengar pria itu lanjut berkata, “Menurutmu, aku mau menghancurkan perusahaan kecil seperti Universe Design, butuh berapa lama?”
Satu kalimatnya, menghentikan langkah tanganku yang sudah berada di pegangan pintu.
Tiba-tiba aku menyadari bahwa Merrick dan Riley sama sekali bukan satu kalangan.
Bagaimana mereka bisa berdiri bersama untuk berbicara?
Ternyata kompromi Merrick pada hari itu, hanya untuk mengenggam erat tanganku akan berhenti sampai dapat menghancurkan seluruh hidupku!
Namun demikian.
Dia menjepit sisi kelemahanku.
Bahkan jika aku tidak peduli dengan panti asuhan, aku tidak bisa tidak peduli dengan Riley.
Dia memang awalnya orang luar, aku tidak bisa menyeretnya ke dalam masalah ini, menghancurkan semua kerja kerasnya!
Aku duduk kembali di kursiku, menurunkan mataku dan berkata, “Aku akan pergi.”