Devil's Wish

Devil's Wish
1.7 Terlahir kembali di tahun 1980



Naomi segera menghipnotis Lui Zhen sebelum laki-laki itu berteriak kembali, walaupun jarak kaki gunung dengan rumah warga lumayan jauh namun kesunyian malam membuat suara laki-laki itu berpeluang terdengar sampai ke rumah warga.


"Mengapa kau datang ke rumah Jiang Kaili tengah malam begini?".


Mata Lui Zhen yang ditutupi oleh kain tampak kosong dan menjawab jujur pertanyaan Naomi. "Aku ingin memperkosa Jiang Kaili dan membuat gadis itu menjadi istriku".


Mata Naomi semakin dingin dan kelam, ia mengerat giginya agar tidak lepas kontrol dan melanjutkan pertanyaannya. "Kenapa kau melakukan itu? Apa motifmu?".


"Aku diberi uang oleh Xia Zhiqing sebanyak 50 yuan untuk membuat Jiang Kaili sebagai istriku apapun caranya".


Xia Zhiqing!!!, kebencian Naomi pada son of messenger yang sudah ada semakin bertambah besar setelah apa yang diperbuat oleh gadis sialan itu. 


Naomi akhirnya memutuskan untuk membuat Lui Zhen menggigit Xia Zhiqing dengan caranya sendiri yaitu Lui Zhen membuat kegaduhan terhadap Xia Zhiqing dan membeberkan semua perkataan gadis itu pada Lui Zhen, ia pun menghipnotis laki-laki itu seakan Xia Zhiqing menjebaknya dengan menyuruh pergi ke rumah Naomi namun tidak sampai ke sana seorang laki-laki sudah menunggu dan memukulnya seraya mengatakan bahwa Xia Zhiqing melakukan jebakan tersebut karena jijik pada Lui Zhen yang terang-terangan menyukainya.


Naomi kemudian memukul tanpa ampun Lui Zhen dengan kayu kecil yang ia temukan di sana sampai laki-laki itu pingsan babak belur baru ia menghentikan perbuatannya dan pulang dengan langkah lemah.


Mengawasi dan menghipnotis menggunakan banyak kekuatan mental sehingga ia menjadi pusing, di perjalanan pulang Naomi hampir berkali-kali terjatuh karena tubuhnya yang semakin lemah hingga ia akhirnya sampai ke rumah dan tidur di kamar orangtuanya setelah mengunci pintu kamarnya.


Keesokan harinya, Naomi bangun pagi-pagi dan memperbaiki jendela sebelum orang melihatnya dan berpikiran negatif.


Rumah kediaman pelajar muda di gemparkan oleh teriakan Lui Zhen yang keras.


"Xia Zhiqing, keluar kamu!!! Beraninya kau menjebak dan menyuruh orang untuk memukulku!!!".


Para pelajar muda yang ingin bersiap bekerja terkejut dan keluar melihat Lui Zhen lalu tertegun melihat wajah babak belur laki-laki itu.


"Xia Zhiqing!!! Keluar sekarang!! Kau menyuruhku untuk datang ke rumah Jiang Kaili di tengah malam dan menjebaknya agar aku bisa menikahinya tapi ternyata kau malah menjebak dan memukulku, dasar pelacur sialan!!!".


Semua mata pelajar muda tercengang oleh informasi yang mereka dengar. "Benarkah itu? Bagaimana Xia Zhiqing tega melakukannya?"


"Dia benar-benar membayar si brengsek Lui untuk memperkosa Jiang Kaili?!".


Pelajar muda wanita yang iri dan cemburu pada Xia Zhiqing segera berspekulasi terburuk pada teman satu rumah mereka sedangkan pelajar muda laki-laki tidak percaya.


"Jangan menfitnah Zhiqing!! Tidak mungkin ia melakukan itu!!".


"Ya, Zhiqing adalah gadis yang baik dan lembut, dia tidak mungkin menyuruhmu melakukan hal keji itu!!".


Lui Zhen melihat tatapan tidak percaya laki-laki yang mengagumi Xia Zhiqing dan tertawa ironis karena sebelumnya ia juga termasuk dalam laki-laki bodoh itu hingga tidak dapat melihat sifat asli gadis itu hingga kemarin sore ketika ia bertemu dengan Xia Zhiqing dan gadis itu memberinya 50 yuan untuk membuat Naomi menjadi istrinya.


"Hahah!! Dasar bodoh. Untuk apa aku menfitnah pelacur sialan itu!! Kemarin dia sendiri yang menemuiku dan memberiku 50 yuan memperkosa Jiang Kaili! dia juga yang memberiku petunjuk bahwa Jiang Kaili jatuh ke sungai! Kalau kau tidak percaya tanyakan saja Bao Chen, dia melihatku ketika aku bertemu dengan Xia Zhiqing satu minggu yang lalu".


Jantung Xia Zhiqing berdenyut kencang hingga tubuhnya panas dingin dan bergetar mendengar suara Lui Zhen di luar, kenapa laki-laki itu malah membeberkan semuanya?!!. Ia menjadi panik dan sesaat tidak tau harus berbuat apa namun ia segera sadar dan pergi ke luar rumah setelah berusaha menenangkan diri.


"Lui Zhen!! Mengapa kau menfitnahku seperti itu? Apa aku membuat kesalahan sehingga kau dendam dan merusak reputasiku? Aku tau kau menyukaiku tapi...tapi aku menyukai Shen Jianggou, aku minta maaf karena telah membuatmu sakit hati dan dendam, jika saja kau datang sebelum Shen Jianggou maka aku...".


Xia Zhiqing menangis tersedu-sedu hingga membuat pelajar muda laki-laki menjadi iba dan membelanya.


"Lui Zhen!! Kenapa kau picik dan sangat keji? Kau tega menfitnah Zhiqing hanya karena menolak cintamu!".


"Ya kau laki-laki brengsek yang pecundang. Menjadi dendam hanya karena penolakan cinta!!".


"Kau begitu kekanakan dan bangsat. Tidak salah orang-orang memanggilmu si brengsek Lui, kelakuanmu sama saja seperti panggilanmu".


"Zhiqing jangan menangis, kami percaya bahwa kau tidak seperti yang dituduhkan oleh si brengsek Lui".


"Ya Zhiqing, jangan pedulikan perkataan bangsat itu. Aku akan melaporkan pada kepala desa Jiang untuk mengusir si brengsek Lui agar tidak menganggumu lagi".


Mereka mencoba menghibur Xia Zhiqing yang masih menangis sembari menutup wajahnya serta mengumpat Lui Zhen.


Lui Zhen tertawa keras dan baru sadar skill manipulasi kata-kata Xia Zhiqing, gadis itu begitu mengerikan dan membuatnya menyesal dan jijik karena pernah memiliki perasaan terhadapnya.


"Xia Zhiqing!!. Apa kau tau ini apa?".


Suara misterius penuh percaya diri dan meremehkan membuat jantung Xia Zhiqing berdegup kencang!!, ia dengan panik menengadah dan matanya terbelalak melihat benda yang ada di tangan Lui Zhen.


Itu sapu tangan miliknya!!!.


Lui Zhen tertawa senang dan mencemooh ketika melihat tidak hanya Xia Zhiqing yang tertegun ketika melihat sapu tangannya. "Sepertinya tidak hanya kau yang mengenali sapu tangan ini Xia Zhiqing. Hehe, kalian pikir aku mendapat darimana sapu tangan ini?".


Semua orang menoleh pada Xia Zhiqing meminta penjelasan, sapu tangan putih bermotif bunga sakura itu selalu dibawa oleh Xia Zhiqing kemana-mana membuat semua orang yang mengenal gadis itu tau bahwa sapi tangan tersebut adalah sapu tangan favoritnya.


"Aku..aku kehilangan sapu tangan kemarin ketika pulang dari kota, jadi k-kau yang mengambilnya Lui Zhen?".


"Hehe, kau masih saja mengelak". Lui Zhen melempar sapu tangan itu dan uang 50 yuan ke tanah dengan ekspresi jijik.


"Camkan ucapanku ini Xia Zhiqing, aku bersumpah akan membalas apa yang kau lakukan padaku!! Aku akan menunggu sampai waktu itu tiba, dasar pelacur licik!! tunggu saja pembalasanku!! Aku membuatmu menyesal telah mempermainkanku, Lui Zhen!!". Lui Zhen lalu pergi setelah meninggalkan rasa curiga pada teman dan kolega Xia Zhiqing.


Berita kejadian pagi menyebar ke seluruh desa Jiang dalam sekejap, orang-orang.. bergosip dan bereaksi beragam terhadap berita tersebut, ada yang mempercayainya dan ada juga yang tidak mempercayainya yang sebagian besar datang dari laki-laki yang mengagumi kecantikan Xia Zhiqing.


Para warga termasuk paman Jiang yang mendengar berita tersebut berbondong-bondong pergi ke rumah Naomi dengan maksud yang bermacam-macam.