Devil's Wish

Devil's Wish
1.21 Terlahir kembali di tahun 1980



"Apa kau tau berapa banyak musuh yang aku bunuh selama 8 tahun di militer ibu, ayah? pertama kali aku membunuh musuh, tanganku bergetar hebat, tubuhku panas dingin dan aku muntah tapi lama kelamaan sangking banyaknya aku membunuh sekarang aku bahkan tidak berkedip ketika melakukannya. Aku menusuk, menebas atau menembak musuh dengan mudah".


Tatapan mata yang dingin disertai dengan bibir yang tersenyum serta gerakan tangan Shen Xuan memperagakan bagaimana ia menghabisi musuh yang menyerang membuat keempat orang tersebut bergidik ngeri, jantung berdetak cepat dan napas yang tercekat.


Shen Jianggou tidak pernah melihat ekspresi mengerikan itu di wajah kakaknya sebelumnya, dalam hati ia mencemooh Shen Xuan yang hanya diam ketika di marahi oleh ibu mereka dan berpikir bahwa kakaknya seorang penakut walaupun sudah berada di militer bertahun-tahun. Sekarang ia menyadari bahwa Shen Xuan bukan pecundang melainkan tidak ingin meladeni ibu mereka karena tidak ingin ribut dan mencari masalah.


Setelah mendengar penjelasan dari Shen Xuan, Shen Jianggou baru mengerti apa yang dirasakan oleh kakaknya terhadap ibunya yang selalu menghardik dan menghina, apa mungkin itu yang menyebabkan kakaknya kehilangan kesabaran dan tidak ingin lagi berhubungan dengan keluarga mereka?.


Apapun alasan Shen Xuan namun yang jelas sekarang Shen Jianggou tidak ingin kakaknya berada di rumah, ia takut jika kakaknya silap mata dan melukai dirinya atau ibunya karena tidak lagi sabar dalam menghadapi hardikan ibu mereka.


Shen Xuan merasa bahwa peringatannya belum  cukup, ia memajukan kursi roda dan berada tepat di hadapan Wang Yihua dan Shen Daniu. "Aku setuju untuk kembali jika ibu berubah dan tidak lagi mencari masalah denganku tapi...aku tidak yakin akan sabar jika kau kembali menghinaku bu. Mungkin tengah malam aku akan masuk ke kamar kalian, memandangi kalian tidur sebelum memutuskan untuk membuat kalian tetap tertidur. Itu cukup mudah untuk aku lakukan".


Setiap perkataan Shen Xuan membuat Shen Daniu dan Wang Yihua semakin bergetar ketakutan, Wang Yihua mungkin akan terjatuh ke tanah jika saja suaminya tidak menangkapnya. Mata keduanya menatap horor pada anak mereka, ini pertama kalinya mereka tidak mengenal baik sosok Shen Xuan walaupun mereka adalah orangtua dan anak.


Shen Jianggou dan Xia Zhiqing juga takut, ekspresi Shen Xuan mengatakan bahwa ia benar-benar akan melakukannya jika Wang Yihua kembali mencari gara-gara dengannya.


Shen Jianggou menarik lengan ibunya untuk keluar, semakin lama ia berada di sana semakin ia merasa sabit malaikat maut di lehernya. Ekspresi datar namun tatapan dingin dan buas milik Shen Xuan sangat mengerikan bahkan melebihi binatang buas.


Wang Yihua berhenti dan menatap Shen Xuan kembali, ia tidak akan meminta maaf dan memperbaiki hubungan mereka yang sudah rusak parah namun ia harus mendapat konfirmasi dari Shen Xuan untuk Shen Jianggou.


"Sh-Shen Xuan. Aku tidak akan lagi menemui dan mengganggumu lagi tapi kau harus berjanji tidak akan menggunakan petugas Feng Weimin untuk mengganggu masa depan Jianggou, anggap ini permintaan ibu yang memohon untuk anaknya. Tolong berjanji kau akan tidak aka mengganggu Jianggou di masa depan".


Hati Shen Xuan kembali teriris oleh perkataan ibunya, dari awal sampai akhir di mata Wang Yihua hanyalah Shen Jianggou semata, ia menatap Wang Yihua dan menoleh pada Naomi yang diam mendengarkan lalu tersenyum menenangkannya. Ia pun mengangguk, ia tidak pernah punya niat untuk membalaskan apa yang terjadi padanya kepada Shen Jianggou karena Wang Yihua lah dalang dari semua perlakuan buruk terhadapnya.


"Jika kau menempati janjimu maka aku juga tidak akan melakukan apapun kepada Shen Jianggou". Shen Xuan sedikit menggunakan ancaman supaya Wang Yihua benar-benar mengerti apa yang ia katakan.


Wang Yihua mengangguk beberapa kali lalu melangkah keluar dengan cepat. Ia tidak ingin lagi dekat dengan Shen Xuan yang mampu dan bisa membunuhnya, baru kali ini ia benar-benar mengerti bahwa anak yang selalu tunduk dibawah makian dan pukulan darinya sudah besar dan tidak lagi takut kepadanya.


Kedua tangan Xia Zhiqing mengepal erat, ia tidak puas akan hasil dari negosiasi antara Wang Yihua dan Shen Xuan karena Feng Weimin tetap tidak akan memberikan dukungan kepada Shen Jianggou!!.


Ia mulai ragu dengan ingatan masa depannya terhadap Shen Jianggou, apa Jianggou tidak akan sukses tanpa bantuan dari Feng Weimin? Apa semua yang ia lakukan sia-sia? Jika ia apa gunanya ia terlahir kembali?!!.


Xia Zhiqing menatap Shen Jianggou yang melangkah cepat bersama ibunya dan berhenti. "Jianggou, aku akan kembali ke rumah perkumpulan".


Shen Jianggou yang tidak terlalu fokus hanya mengangguk dan kembali melangkah cepat untuk pulang ke rumahnya, ia ingin masuk ke rumah agar menjadi tenang dan terhindar dari Shen Xuan.


Setelah pertemuan tersebut, baik Wang Yihua maupun Shen Jianggou atau Xia Zhiqing tidak lagi menemui atau mencari masalah ketika bertemu tidak sengaja di kereta sapi. Mereka bersikap seolah tidak mengenali laki-laki itu dan menjauh darinya.


Sikap tersebut membuat Shen Xuan puas dan fokus pada pemulihan kaki dan mempersiapkan acara pernikahannya. Ia meminta bantuan Feng Weimin untuk menukar uang dengan tiket kain dan tiket lainnya.


Naomi mengatakan bahwa dialah yang akan menjahit baju pengantin mereka sendiri karena ini pertama kalinya bagi gadis itu menikah dengan cinta. Selama pergi ke satu dunia ke dunia yang lain, ia beberapa kali menikah namun semua itu ia lakukan dibawah paksaan sistem yang mengendalikan tubuhnya. Sehingga pernikahan sebelumnya dengan pernikahan yang akan datang sangat berbeda di matanya.


Untuk menjalin hubungan baik dengan para warga, Shen Xuan meminta ibu-ibu yang pandai menjahit untuk membuatkannya kasur kapas berwarna khas pasutri baru dan juga meminta beberapa tukang kayu untuk membuatkannya beberapa furnitur baru yang akan diletakkan di rumah Naomi kelak.


Shen Xuan membayar semua upah itu dengan tiket susu atau tiket sepeda yang sulit untuk didapatkan, seperti yang di ketahui bahwa tiket diproduksi langsung dari ibukota setiap tahunnya sehingga setiap tiket yang beredar memiliki masa kadaluarsa dan jumlah tiket yang dikeluarkan juga tidak cukup banyak sehingga harga tiket lebih mahal daripada uang dalam jumlah yang sama.


"Kakimu sudah mengalami banyak peningkatan. Setelah sekali lagi kau datang ke dokter Su maka kau akan bisa berdiri dan melakukan pemasanan untuk kakimu". Naomi selesai mencabut jarum akupuntur dari kaki Shen Xuan dan tersenyum lega.


Ia sudah beberapa kali mendatangi Lao Ming Hao dan belajar ilmu akupuntur, berkat kekuatan mentalnya ia bisa dengan cepat mempelajari ilmu akupuntur dan dasar dari pengobatan tradisional karena dapat mengetahui kondisi seseorang dengan menggunakan kekuatan mentalnya.


Lao Ming Hao berulang kali takjub akan peningkatan drastis Naomi terhadap ilmu pengobatan tradisional dan akupuntur, baru kali ini ia menemukan murid yang dengan cepat menguasai ilmu yang ia berikan. Ia bahkan memamerkan kemampuan Naomi di hadapan teman-temannya membuat mereka menjadi penasaran terhadap gadis yang membuat Lao Ming Hao sangat bangga.


Shen Xuan menarik Naomi mendengar dan mencium bibir gadis itu, semenjak merasakan ciuman pertama ia menjadi obsesi dengan kegiatan intim tersebut namun ciuman keduanya tidak begitu lama karena Naomi harus menopang tubuhnya agar tidak menindih kaki kekasihnya.


"Terimakasih baby". 


"Sama-sama baby"


Keduanya menatap satu sama lain lalu tertawa lucu. Shen Xuan sangat menantikan kakinya yang pulih sehingga ia bisa mencium Naomi sepuas hati dan bahkan melakukan hal yang lebih intim lagi!!