
"Polisi mencari Shen Xuan!! Polisi ini mencari Shen Xuan!!!". Laki-laki yang berumur 40 tahunan yang ditanya oleh Feng Wiemin berteriak memberitahu. Ia berlari ke rumah tempat tinggal sementara Shen Xuan untuk mengabari laki-laki itu.
Para warga juga ikut pergi ke sana bersama dengan Feng Weimin dan tiga bawahannya yang menggotong beras, daging, bahan masakan dan kue yang hanya dijual di kota.
Ketika mereka sampai ke rumah sementara Shen Xuan, Feng Weimin mengernyit seolah tidak tau apa yang terjadi pada kolega yang pernah menyelamatkannya.
"Kenapa rumahnya di sini? Aku pikir rumahnya ada di sebelah timur?".
Warga yang senang bergosip, terlebih ketika melayani Feng Weimin pun bercerita dengan semangat. Tidak seperti Shen Xuan yang hanya bercerita intinya saja, laki-laki yang bernama Jiang Li bercerita sangat detail hingga mengulang kembali perkataan Wang Yihua.
Feng Weimin sangat emosi ketika mendengarnya, aura membunuh seperti berada di medan perang pun menguar dari tubuhnya. "Ini benar-benar keterlaluan, dia terang-terangan menghina seorang tentara yang susah payah dan berkorban untuk negara ini. Walaupun Shen Xuan terluka tapi dia belum pensiun!! Ia masih memiliki status di militer!".
Feng Weimin menoleh pada bawahannya. "Katakan! Hukuman apa yang diberikan pada orang yang menghina tentara?!".
Bawahannya langsung mengerti dan bekerjasama. "Jika seseorang membully dan menghina seorang tentara, setelah dilaporkan maka ia harus disidang dengan sidang militer. Jika yang dihina tentara yang memiliki jasa besar maka orang tersebut akan di hukum mati karena dianggap berkhianat pada negara. Namun karena yang menghina adalah orangtua Shen Xuan maka pengadilan akan meringankan hukuman yaitu hukuman seumur hidup dan jika Shen Xuan membela orang tuanya maka hukuman minimalnya adalah 20 tahun penjara".
Perkataan omong kosong oleh bawahan Feng Weimin dipercayai oleh para warga, terlebih ekspresi serius dan dingin ketika memberitahu hukuman tersebut membuat para warga yang mendengar terkesiap, mereka tidak tau bahwa menghina seorang tentara memiliki konsekuensi yang besar!!.
Shen Daniu dan Wang Yihua yang ingin melihat Feng Weimin dan berpikir untuk memanfaatkan koneksi Shen Xuan untuk diri mereka tercengang bak disambar petir ketika ikut mendengar hukuman tersebut, kaki keduanya seperti kehilangan kekuatan, terjatuh ke tanah dengan ekspresi takut.
"Oh! Itu Shen Daniu dan Wang Yihua".
"Tsk tsk! Mereka sangat ketakutan".
"Ya, bagaimana mungkin tidak, mereka selalu memandang rendah Shen Xuan!".
"Terlebih Wang Yihua. Apa kalian pikir dia akan dipenjara".
"20 tahun! Dengan umur Wang Yihua apa itu tidak seperti penjara seumur hidup?!".
Tubuh Wang Yihua semakin bergetar mendengar komentar dari para warga, ia tidak tau bahwa terdapat konsekuensi besar ketika menghina seorang tentara, Walaupun itu anaknya!!!. Tidak! Shen Xuan pasti akan membelanya untuk tidak masuk penjara!!. Ia meyakinkan hatinya yang goyah dengan mengulang perkataan itu berkali-kali di dalam hatinya.
Feng Weimin menatap puas dan penuh apresiasi pada bawahannya, ia lalu menghampiri Shen Daniu dan Wang Yihua dengan ekspresi dingin. "Kalian berdua yang menghina tentara yang telah berjasa besar melindungi negara ini! Ayo ikut aku ke kantor polisi!!".
Wajah Wang Yihua semakin pucat, ia menggeleng kuat kepalanya berkali-kali. "Ampuni aku pak polisi!! Aku tidak akan mengulanginya lagi!! Jangan tangkap aku!! Aku benar-benar tidak akan menghina Shen Xuan lagi!!". Ia bahkan ingin bersujud agar tidak dipenjara.
Shen Daniu yang berada di samping Wang Yihua berusaha untuk menjauhkan dirinya dari istrinya. Dia hanya laki-laki yang takut istri dan sekarang ia tidak tau dan mau membela wanita itu. Ia beranggapan bahwa ia tidak melakukan apapun karena yang menghina, memaksa untuk memberikan uang dan memutuskan hubungan, semua itu dilakukan oleh istrinya dan dia hanya diam saja sehingga ia tidak bisa dikatakan sebagai pelaku.
"Aku tidak melakukan apapun pak polisi!! Semua itu dilakukan oleh istriku!!".
Wang Yihua tercengang, ia tidak menyangka bahwa suami yang biasanya menurut padanya tetapi sekarang berusaha untuk menjauhkan diri!!!. Tubuhnya semakin bergetar hebat.
Feng Weimin hanya menggertak Wang Yihua saja dan tidak benar-benar memenjarakan wanita itu, ia hanya ingin membuat keduanya takut dan tidak berani lagi mencari masalah pada Shen Xuan. "Sudah jangan menangis! Ini pelanggar pertama kalian dan Shen Xuan juga tidak melaporkan kalian berdua jadi aku tidak akan menangkap kalian tapi aku akan menulis tentang apa yang kalian lakukan pada Shen Xuan, jika kalian mengulanginya lagi maka kalian akan dihukum dan dipenjara siapapun yang melaporkan kalian walaupun Shen Xuan berusaha untuk membela kalian. Kalian mengerti?!!".
Shen Xuan dan Naomi yang baru selesai sarapan juga ikut menonton drama tersebut, Naomi bahkan berusaha keras untuk tidak tersenyum ketika mendengar hukuman tidak masuk akal itu dari mulut bawahan Feng Weimin.
Karena keduanya keluar dari pintu samping, tidak akan yang menyadari keduanya karena para warga sangat fokus pada Feng Weimin dan pasangan Shen dan baru sadar ketika Feng Weimin memanggil Shen Xuan.
"Shen Xuan! Aku datang kesini untuk membalas hutang budi. Kau telah menyelamatkanku berkali-kali di medan perang. Tapi aku tidak menyangka bahwa kau diperlakukan buruk di keluarga mu sendiri. Apa kau ingin melaporkannya?".
Shen Daniu dan Wang Yihua yang lega kembali menjadi tegang, keduanya menatap memelas pada Shen Xuan agar tidak mengatakan apapun.
Shen Xuan menghela napas panjang dan menggeleng lemah. "Mereka orang tuaku, walaupun kami sudah putus hubungan tapi bagaimanapun juga ibu yang mengandung dan melahirkan ku. Aku hanya berharap bahwa mereka tidak mengganggu ku lagi".
Feng Weimin mengangguk mengerti, ia lalu menyuruh bawahannya untuk memasukkan bawaan barang mereka ke dalam rumah.
"Banyak sekali barang yang dibawa Shen Xuan".
"Ini kebutuhan kita berdua".
Naomi mengangkat alisnya, ia tidak menyangka bahwa Shen Xuan memiliki cukup banyak uang, ia pikir uang yang laki-laki itu simpan hanya cukup untuk pengobatan kakinya dan sedikit bahan masakan namun ternyata ia salah.
Naomi lalu melihat barang-barang yang dikeluarkan dari tas militer yang besar lalu meletakkannya di atas meja satu persatu, terdapat susu, biskuit dan permen serta barang lainnya, alisnya kembali terangkat dan menoleh pada Shen Xuan.
"Makanan manis ini untukmu". Shen Xuan mengerti ekspresi wajah kekasihnya yang seakan mengatakan 'aku tidak tau bahwa kau suka makanan manis'.
"Kenalkan ini tunangan ku Jiang Kaili, Xiao Li ini Feng Weimin, dia satu angkatan denganku di militer".
"Halo, senang bertemu denganmu. Maaf merepotkan mu, kau sudah membawakannya sampai kemari". Naomi mengulurkan tangannya.
Ia tidak memperhatikan tatapan Shen Xuan yang meredup melihat tangannya berjabat tangan dengan Feng Weimin.
"Hai. Aku tidak tau bahwa tunangan Shen Xuan adalah gadis cantik seperti mu. Aku pikir dia tidak akan menikah karena ekspresi dingin dan acuh tak acuh miliknya".
Shen Xuan menatap dingin pada temannya membuat Feng Weimin menjadi speechless karena tau tatapan apa itu.
Ia tidak tau bahwa temannya sangat pencemburu!!
"Benarkah?!". Naomi menatap penasaran, ia tau bahwa tunangannya adalah laki-laki yang dingin namun ia tidak menyangka bahwa Feng Weimin sampai mengatakan bahwa Shen Xuan tidak akan menikah.
Feng Weimin mengangguk antusias. "Dia sangat dingin ketika berada di militer. Aku... Ah! Aku harus masuk kerja, ini sudah sedikit telat". Ia ingin menjawab lebih lanjut namun wajah dan ekspresi gelap milik temannya membuatnya menelan semua kata-katanya dan mengalihkan topik pembicaraan.
Naomi mengangguk dengan wajah sedikit bingung, ia menoleh pada Shen Xuan yang kembali memasang mimik wajah lembut.