Devil's Wish

Devil's Wish
1.24 Terlahir kembali di tahun 1980



Keesokan harinya berita tentang Shen Xuan memberi mahar kepada Naomi dan tentang dana pensiun sebesar 2000 yuan tersebar ke seluruh penjuru desa. Semua orang yang mendengarnya awalnya tidak mempercayai berita tersebut namun mengingat kotak kayu penyimpanan yang di desain mewah yang dibawakan oleh Shen Xuan kembali teringat di pikirannya.


"Shen Xuan benar-benar memiliki uang 2000 yuan lebih?".


"Ya, aku sendiri yang mendengar itu dari Jiang Kaili".


"Katakan, apa mereka mau meminjamkannya untukku?". 


"Jangan mimpi, bagaimana mungkin Shen Xuan mau meminjamkan uang kepadamu, uang Jiang Lan saja belum kau kembalikan".


Sang ibu yang ingin meminjam uang merasa malu karena aibnya kembali dibuka, ia pun mengubah topik pembicaraan. "Coba pikir apa yang Wang Yihua rasakan ketika mendengar itu?".


"Hahaha, dia pasti akan gila".


"Itu sudah pasti, dia memutuskan hubungan dengan anak yang memiliki potensi besar untuk membahagiakannya ketika tua nanti. Dengan backing petugas Feng Weimin dan uang 2000 yuan Shen Xuan, jika dia tidak bodoh maka sekarang dia pasti akan menjadi wanita yang sangat di cemburui oleh warga desa".


"Kau benar, aku jadi ingin melihat reaksinya ketika mendengar berita ini".


"Hahaha".


Beberapa ibu-ibu yang sangat menantikan ekspresi pucat dan marah Wang Yihua bahkan mendatangi rumah keluarga Shen, mereka mendengar pertengkaran sepihak dari Wang Yihua dan menatap satu sama lain dengan ekspresi tersenyum senang.


"Shen Xuan menyimpan uang 2000 yuan?!!".


"Bagaimana mungkin dia berani membohongiku dengan mengatakan bahwa uangnya hanya 800 yuan saja?!! Tidak, aku harus mendatangi dan memberi pela...". Suara Wang Yihua mendadak berhenti ketika mengingat perkataan dan ekspresi laki-laki itu tentang membunuh, nyali tinggi wanita tua itu pun lenyap seketika.


Wang Yihua membayangkan uang 2000 yuan yang menghilang di balik pelukannya sangat frustasi dan gusar namun ia tidak berani mendatangi Shen Xuan dan mencari masalah dengannya. Kekesalan dan emosi yang tidak bisa ia luapkan akhirnya ia lampiaskan pada barang-barang yang ada di dapur.


Semenjak pulang dari bertemu dengan Shen Xuan, hubungan Shen Jianggou dengan Xia Zhiqing mulai renggang karena Xia Zhiqing yang mulai meragukan masa depan cerah kekasihnya tidak lagi semangat dan gembira seperti sebelumnya.


Awalnya Shen Jianggou tidak menyadari keadaan itu karena terlalu lelah menghadapi ibunya yang selalu mengomel tanpa jelas namun lama kelamaan ia mulai merasakan perubahan Xia Zhiqing dan ketika ingin menanyakannya, fokusnya teralihkan ketika mendengar bahwa ujian perguruan tinggi telah dibuka kembali.


Shen Jianggou yang sudah lama menantikan hal itu segera langsung mempersiapkan bekal untuk mengikuti ujian tersebut sehingga hubungannya dengan Xia Zhiqing semakin retak.


Begitu juga dengan Naomi dan Shen Xuan yang  ingin keluar dari desa Jiang dan ingin membangun karir dan masa depan bersama. Shen Xuan memilih untuk bekerja menghasilkan uang agar istrinya dapat tenang dalam sekolah, ia menyadari sesuatu yaitu pemerintahan tidak begitu ketat lagi dalam mengawasi pergerakan transaksi pribadi dari masyarakat dan itu berarti pemerintah pasti akan mulai mengizinkan transaksi dan usaha pribadi sehingga ia rajin ke hutan mencari sesuatu yang dapat dijual dengan harga tinggi untuk mengumpulkan modal usaha yang telah ia pikirkan.


"Ujian nasional dibuka kembali?!".


"Jadi kita bisa kembali ke kota setelah berhasil lulus ujian?".


"Apa diantara kalian masih ada yang menyimpan buku SMA?!".


Berbagai reaksi muncul dari masyarakat desa atau kota tentang ujian perguruan tinggi, terlebih pelajar muda baik itu pelajar muda yang sudah lama tinggal di desa dan bahkan sudah menikah atau pelajar muda yang baru datang ke desa.


Semua dari mereka senang, gelisah karena sudah melupakan ilmu yang mereka pelajari di sekolah atau penuh harap menantikan kepulangan. Yang jelas suasana di banyak desa berubah karena fenomena ujian perguruan tinggi.


&&&


Shen Xuan memeluk Naomi yang sedang fokus belajar dari belakang, sesekali menghujani kecupan-kecupan kecil di bahu atau leher istrinya hingga Naomi merasa geli dan kesal akan sikap.


"Tidak" Pelukannya semakin erat.


Naomi memandang pasrah pada suaminya lalu kembali fokus namun sebuah tangan yang masuk ke baju dan mengelus perut dan dadanya membuatnya tidak bisa fokus meskipun ia mau.


"Jangan menggangguku sayang". Naomi menatap kesal.


Shen Xuan tersenyum lebar tidak bersalah, semakin dekat ujian perguruan tinggi semakin ia merasa gelisah karena jika istrinya pergi ke ibukota untuk sekolah maka dia akan bertemu dengan banyak laki-laki yang lebih tampan, kaya dan berprestasi darinya.


Tatapan Shen Xuan menjadi kelam membayangkan hal tersebut, ia percaya akan kesetiaan Naomi namun ia tidak percaya pada kemampuan dirinya sendiri dan merasa inferior.


Tidak akan ada siapapun yang bisa memisahkan ku dengan Naomi!!.


Malamnya Naomi merasakan kegelisahan Shen Xuan saat bercinta, suaminya melakukan percintaan lebih kasar dan tergesa-gesa membuatnya tidak bisa bertahan lama dan *******.


"Kau kenapa Xuan? Apa yang membuatmu gelisah?". Selesai bercinta, tubuh Naomi menjadi rileks dan ingin berbicara dengan suaminya.


Shen Xuan diam sesaat lalu menggelengkan kepala. "Tidak ada apa-apa baby".


Naomi duduk rebahan dengan menopang tangan di kepalanya dan tangan satunya ia gunakan untuk mencubit dagu suaminya. "Katakan padaku, apa yang membuatmu menjadi gelisah? Mungkin aku bisa membantumu".


Shen Xuan menatap istrinya lalu duduk dan memeluk erat Naomi. "Aku... Aku hanya cemas".


"Tentang?".


"Tentang laki-laki yang akan kau temui di Universitas nanti, bagaimana jika mereka lebih baik, lebih tampan dan lebih berprestasi dariku?".


Naomi menjadi speechless, ia tidak menyangka bahwa kegelisahan suaminya hanya masalah sepele seperti itu.


Shen Xuan merasa bersalah melihat ekspresi Naomi, istrinya pasti berpikir bahwa ia tidak mempercayainya. "Baby, bukannya aku tidak percaya padamu tapi aku merasa bahwa aku tidak pantas bersan...".


Ucapan Shen Xuan menghilang dibalik ciuman, Naomi kesal melihat suaminya yang tidak percaya diri. "Jangan katakan hal itu lagi, di dunia ini tidak ada yang lebih pantas bersamaku selain kau Xuan. Jika bukan karena mu maka aku tidak akan menyukai siapapun di dunia ini".


Naomi benar-benar serius ketika mengatakan hal tersebut, ia yakin bahwa ia tidak akan jatuh cinta kepada orang lain dengan mudah seperti yang ia lakukan kepada suaminya.


Perkataan Naomi membuat Shen Xuan merasa senang dan sedikit lega, ia mengecup dan mencium pipi dan bibir ranum yang selalu memabukkan untuknya dan memulai ronde percintaan baru.


Naomi hanya memutar bola mata melihat gairah suaminya yang kembali muncul, ia merasa curiga bahwa kegelisahan yang ia rasakan dari Shen Xuan hanya alasan agar dapat meminta jatah baru namun disaat bersamaan ia juga senang dengan antusias laki-laki itu.


Setahun berlalu dengan cepat, ujian nasional yang akan diselenggarakan di seluruh kota pun tiba. Pagi-pagi semua kandidat yang akan mengikuti ujian sudah bersiap untuk pergi ke kota.


Di desa Jiang, satu kereta sapi sudah dipersiapkan untuk mengantar Shen Xuan, Naomi dan pelajar muda yang akan mengikuti ujian ke kota.


Sedangkan Shen Jianggou dan Xia Zhiqing pergi menggunakan sepeda ontel. Shen Jianggou membunyikan bel sepeda dua kali ketika berpapasan dengan kereta sapi yang mengantar Naomi dan pelajar muda ke kota.


Tatapan dua gadis yang melihat Xia Zhiqing duduk di bangku belakang dengan santai dan memeluk pinggang Shen Jianggou membuat mereka iri akan pemandangan tersebut.