Devil's Wish

Devil's Wish
1.11 Terlahir kembali di tahun 1980



Shen Xuan segera mendatangi Mak Comblang Li yang terkenal di desa Jiang dan menyatakan maksud kedatangannya.


Mak Li terkejut mendengar mahar yang diajukan oleh Shen Xuan. "Kau benar-benar ingin memberikan 800 yuan sebagai mahar?". Biasanya harga mahar seorang gadis di desa hanya berkisar 200 sampai 400 yuan saja tergantung status keluarga dan nilai yang akan diberikan oleh sang gadis kepada keluarga suaminya.


"Ya Mak Li, aku harap besok kau dapat mengirim lamaran tersebut kepada paman Kaili".


Ucapan desakan tersebut semakin membuat Mak Li menjadi terkejut, ia melihat Shen Xuan yan duduk di kursi roda namun tidak menyarankan untuk berkaca, walaupun cacat namun mahar tinggi akan membuat orang berpikir dua kali untuk menolaknya.


"Aku akan memberikan 50 yuan untukmu Mak Li jika kau berhasil membuat melakukan mak comblang ini".


Mak Li menepuk pahanya dengan semangat. "Baiklah Shen Xuan, serahkan saja semuanya padaku, aku akan membantumu agar lamaranmu di terima oleh kepala desa Jiang".


"Terimakasih Mak Li".


Shen Xuan pergi ke rumah Naomi dan mengatakan bahwa besok Mak Li akan datang ke rumah pamannya dan mengingatkan Naomi untuk memberitahu informasi tersebut pada pamannya agar kepala desa Jiang tidak terkejut dengan kedatangan Mak Li.


"Baiklah, aku akan memberitahu pamanku". Naomi meletakkan tangannya diatas tangan Shen Xuan, laki-laki itu terkejut lalu sedetik kemudian membalikkan tangan dan menggenggam tangan Naomi.


Mereka hanya menatap satu sama lain dan tersenyum, tidak ada kata maupun isyarat gerakan apapun namun keduanya tampak seperti dapat berkata beribu kalimat dengan mata mereka.


Malamnya, Naomi pergi ke rumah paman Jiang untuk memberitahu tentang lamaran Shen Xuan.


"Shen Xuan akan melamarmu?!". Paman Jiang begitu terkejut mendengar berita besar tersebut, bibi Jiang yang meletakkan minuman juga sama terkejutnya.


"Ya paman, kami sudah berdiskusi untuk hidup bersama". Naomi menjawab dengan tenang.


Paman Jiang membuka mulutnya dan menutupnya lalu membuka mulutnya kembali, tidak tau harus mengatakan apa. "Apa kau yakin Kaili? Kau tau kalau kaki Shen Xuan...". Ia tidak sanggup melanjutkan perkataannya.


"Shen Xuan tidak cacat paman, dia hanya terluka dan akan sembuh".


"Tapi Kaili..Kau tau sendiri bukan keluarga Shen, terlebih ibunya Shen Xuan tidak begitu suka dengan anak pertamanya itu, kau pasti akan sulit ketika masuk ke dalam keluarga itu".


Naomi diam sesaat. Ya, apa yang dikatakan oleh bibi Jiang memang benar, akan sangat sulit menjadi menantu Wang Yihua karena pasti ia pasti akan sangat memanfaatkannya namun jika ia bisa memanipulasi dengan baik maka itu tidak begitu sulit.


Naomi pun tersenyum menenangkan kedua paman dan bibinya. "Bibi, kau dan paman tidak perlu khawatir. Jika bibi Wang mencoba menyulitkanku aku akan membujuk Shen Xuan untuk tinggal di rumahku".


Bibi Jiang berpikir sesaat lalu mengangguk. Ya, untuk Naomi tidak masalah jika mereka tinggal pisah karena Wang Yihua pasti akan berpikir dua kali untuk mencari masalah karena kepala desa Jiang adalah paman Naomi.


"Kalau kau sudah yakin maka bibi dan paman tidak keberatan. Walaupun kau sudah menikah nantinya tapi jangan sungkan meminta bantuan pada kami berdua, kami akan membantu sebisa kami. Ya kan suamiku?". Karena Naomi sudah beberapa kali memberikan buruan yang ia bawa pulang dari hutan dan susu bubuk, sikap nyinyir bibi Jiang sudah tidak terlihat lagi.


"Ya, kau jangan khawatir. Kami akan selalu menjadi backingmu Kaili".


"Terimakasih paman, terimakasih bibi".


Perbincangan tentang lamaran berakhir dengan baik, karena sudah terlalu malam Naomi pun berpamitan dan mengucapkan terimakasih sekali pada kedua paman dan bibinya.


Besoknya, Mak Li pergi ke rumah kepala desa dengan langkah antusias sembari memikirkan akan menerima uang 50 yuan, uang yang cukup besar karena biasanya ia hanya mendapatkan 20 dan 30 yuan untuk berhasilnya comblangan yang ia lakukan.


"Kepala desa Jiang dan kakak ipar pasti sudah mendengar dari Kaili tentang maksud kedatanganku kemari bukan? Aku kemari untuk mewakilkan Shen Xuan untuk melamar Jiang Kaili".


Paman Jiang mengangguk.


Mak Li semakin antusias menjelaskan berapa mahar dan apa saja keuntungan lainnya, dengan pengalamannya yang sudah bertahun-tahun melakukan comblang berbagai pasangan, Mak Li menjelaskan dengan menggebu-gebu bahwa Naomi tidak akan menikah dengan Shen Xuan.


"800 yuan?! maharnya 800 yuan?! Mak Li apa kau tidak salah sebut?" Tanya Bibi Jiang tercengang.


"Ya, kakak ipar. Shen Xuan sangat menyukai Kaili sehingga memberikan mahar tinggi, kau tau sendiri kakak ipar bahwa rata-rata mahar di desa ini cuma 200 sampai 400 yuan? Tapi Shen Xuan tidak mematok mahar seperti pada umumnya tapi malah menggandakannya!!".


Paman Jiang menatap istrinya yang juga menatapnya. 


"Apa Shen Xuan punya uang? Maksudku...dia harus mengobati kakinya, apa dia punya uang lebih untuk melakukan itu?".


Mak Li tertegun. Ia tidak bertanya tentang hal tersebut namun ia segera menjawab dengan cara menghibur. "Shen Xuan mengatakan bahwa dia akan meminjam uang pada rekan sesaat tentaranya untuk mengobati kakinya. Jadi itu bukan masalah besar kepala desa Jiang, lagipula mereka sudah saling menyukai satu sama lain jadi akan canggung dan membuat Kaili merasa tidak enak jika kau tidak setuju hanya karena alasan itu".


Paman menggelengkan kepala. "Aku bukannya tidak setuju tapi hanya khawatir. Untuk masalah pernikahannya, aku serahkan itu sepenuhnya pada Kaili karena dia sendiri yang menjalani pernikahan itu, jika Kaili tidak masalah maka aku dan istriku setuju dengan lamaran ini".


Mak Li memukul pahanya dengan semangat. "Kalau begitu aku akan menyampaikan berita bagus ini pada Shen Xuan, dia pasti akan sangat bahagia mendengarnya".


Banyak orang yang melihat Mak Li pergi ke rumah kepala desa, wanita itu sangat terkenal akan keahliannya dalam mencomblangkan pasangan sehingga para warga serentak berpikir bahwa ada laki-laki yang ingin melamar Naomi sehingga mendatangkan Mak Li.


Sepulang dari rumah kepala desa, Mak Li pergi ke rumah keluarga Shen namun di tahan oleh para ibu-ibu untuk menanyakan siapa yang melamar Naomi"Shen Xuan yang ingin melamar Kaili?"


"Apa?! Maharnya 800 yuan? Kau yakin Mak Li?"


"Darimana Shen Xuan mendapatkan uang sebanyak itu? Bukannya uangnya sudah diambil semuanya oleh ibunya?".


"Ya. Aku tidak menyangka bahwa Shen Xuan rela memberikan mahar setinggi itu, Kaili begitu beruntung!!".


"Tapi kan Shen Xuan...cacat. Mungkin karena itu dia memberi mahar tinggi agar Kaili mau menerima lamaran itu".


"Ya ya, kalau maharnya kecil dan dia juga cacat tidak bisa bekerja maka siapa yang mau menerima suami seperti itu".


"Shhtt, sudah sudah. Jangan bergosip berlebihan. Aku akan pergi ke rumah Shen untuk memberitahu berita bagus ini, sudah ya". Mak Li sudah tidak sabar mengabarkan berita bahagia ini dan mendapatkan bayarannya.


"Apa?! maharnya 800 yuan!!! apa kau sudah gila Shen Xuan?!!".


Wang Yihua yang mendengar mahar tinggi berteriak nyaring penuh terkejut. Shen Xuan hanya menghela napas lelah dan menundukkan kepalanya, menunggu kesempatan untuk membuat ibunya naik pitam dan meminta pisah dengannya, sebagai anak ia tidak bisa mengajukan ide memutuskan hubungan dengan orang tuanya karena akan dianggap durhaka oleh masyarakat, jika sebelumnya Wang Yihua dianggap sebagai ibu yang buruk karena terlalu patriarki dan memperlakukannya dengan buruk maka ketika ia mengajukan pemutusan hubungan maka jari yang menunjukan wanita itu akan berbalik padanya, seberat itu kata 'berbakti' yang diemban oleh seorang anak.


"Tidak, aku tidak setuju. Walaupun kau memakai uangmu sendiri, aku tetap tidak setuju, daripada kau memakai uang itu untuk mahar maka lebih aku mengambil uang itu!! Apa kau tidak tau bahwa Jianggou juga akan menikah dan butuh banyak uang?!!".