
"Ada urusan apa kau dengan kekasihku?".
Tatapan waspada dan curiga Shen Xuan membuat laki-laki itu sadar bahwa telah terjadi salah paham.
"Jangan waspada, aku tidak berniat buruk. Kenalkan namaku Lu Tianling aku anak Lao Xu, kakek yang Jiang Kaili bantu memperbaiki radio beberapa hari yang lalu".
"Oh, jadi kau anak kakek Xu?".
Shen Xuan menatap Naomi meminta penjelasan. Naomi lalu menceritakan tentang pertemuannya dengan kakek Xu dan tentang ia memperbaiki radio yang rusak miliki Lao Xu.
"Ya, aku memanggilmu karena ingin mengajak kerjasama". Melihat bahwa Shen Xuan menurunkan kewaspadaan, Xu Tianling menghela napas lega, ia tidak ingin karena antusiasnya menyebabkan kesalahpahaman.
"Kerjasama apa?".
Xu Tianling melihat ke kiri dan kanan lalu menunjuk pohon yang berada tidak jauh dari mereka.
"Sebaiknya kita bicara di sana saja". Memperbaiki radio memang tidak jadi masalah namun membeli radio rusak lah yang menjadi masalah, Xu Tianling tidak ingin orang tau dan melaporkan tentang kegiatan spekulatif yang ia lakukan.
"Baiklah".
Ketiganya pergi dan Xu Tianling menjelaskan tentang kerjasama memperbaiki radio rusak yang ia beli.
"Aku akan membayar mu 7 yuan setiap radio yang kau perbaiki. Bagaimana?"
Naomi berpikir sesaat lalu mengangguk setuju. "Tapi aku ingin semuanya di ganti dengan tiket".
"Oke tidak masalah. Sekarang aku memiliki 10 radio rusak yang aku beli. Apa kau ingin memperbaikinya sekarang?".
"Sekarang aku ti...".
"Xiao Li, kau tidak perlu menemaniku menemui kolega ku. Kau bisa memperbaiki radio itu nanti aku akan menjemput mu". Shen Xuan lalu menanyakan alamat rumah Xu Tianling, ia tau bahwa Naomi ingin menghasilkan uang sendiri dan itu membuatnya menjadi cemas karena tidak memiliki penghasilan apapun dan membuat kekasihnya menjadi tenang.
Baru kali ini Shen Xuan membenci kakinya yang belum sembuh sehingga tidak dapat bekerja dan menghasilkan uang layaknya seorang laki-laki.
"Baiklah. Aku akan memperbaiki radio dengan cepat".
Shen Xuan mengangguk lalu menggerakkan kursi roda menuju kantor polisi. Sedangkan Naomi pergi bersama dengan Xu Tianling ke rumah laki-laki itu.
"Shen Xuan!! Apa kabar? Aku kira kau sudah melupakan ku". Seorang laki-laki berusia 27 tahun sangat antusias menyambut kedatangan teman satu militernya. Ia bernama Feng Weimin yang baru pensiun dan bekerja di kantor polisi.
Ia dan Shen Xuan bukan satu divisi ketika masih di militer namun Shen Xuan pernah beberapa kali menyelamatkannya ketika di medan perang dan ia sangat berterimakasih dan bersyukur akan hal itu. Sebelumnya ia memaksa Shen Xuan untuk berkunjung ke kantor polisi karena ingin mengenalkannya pada anak buah dan koleganya dan menunjukkan bahwa ia menjadi backing Shen Xuan namun laki-laki itu menolak sehingga ia terkejut akan kedatangan tiba-tiba temannya ini.
"Aku baik, maaf baru berkunjung sekarang. Aku sedang dalam penyembuhan kakiku".
"Tidak apa-apa, tidak apa-apa. Aku senang kau berkunjung kemari. Sebenarnya aku ingin mengunjungi rumah mu tapi aku belum sempat karena baru pindah kerja di sini".
"Selamat telah menjadi wakil kepala polisi di kota ini".
"Hahaha, kontribusi ku tidak sebanyak kau Shen Xuan, jika kau tidak terluka maka kau bisa mengaplikasikan ke kantor ini. Aku yakin kau pasti akan menjadi kepala Polisi di kantor ini".
Shen Xuan lalu menceritakan tentang apa yang terjadi kepadanya setelah pensiun dari militer.
Feng Weimin adalah laki-laki berdarah panas dan mudah emosi, ia mengeluarkan apa yang ia pikirkan ketika sedang emosi namun beberapa detik kemudian ia tersadar, bagaimana Wang Yihua juga ibu Shen Xuan, ia tidak bisa berkata kasar dan menyakiti perasaan temannya.
"Shen Xuan, maaf. Aku seharusnya berbicara seperti itu".
Shen Xuan melambaikan tangannya tidak peduli.
"Aku tidak apa-apa. Aku datang ke sini karena ingin meminta bantuan mu".
"Katakan! Aku akan membantumu apapun itu!!" Feng Weimin menepuk dadanya dengan percaya diri.
"Pertama aku ingin kau mencari tau latar belakang Xu Tianling, dia anak dari Lao Xu".
Feng Weimin menjadi bingung. "Aku kenal dengan Weimin, kenapa dia?".
Shen Xuan lalu menceritakan tentang pertemuannya dengan Xu Tianling dan kerjasama antara kekasihnya dengan laki-laki itu.
"Kau tidak perlu khawatir, Weimin bekerja di bagian tranportasi. Dia memiliki reputasi yang baik di kota ini, dia sudah menikah dan memiliki 2 orang anak".
"Oh baiklah" Shen Xuan bernapas lega, Naomi tidak akan suka dengan laki-laki yang sudah menikah.
"Hei, siapa Xiao Li yang kau katakan itu?" Melihat wajah lega temannya, Feng Weimin sadar bahwa Naomi yang diceritakan oleh Shen Xuan memiliki hubungan khusus dengan temannya tersebut.
Sinar di mata Shen Xuan menjadi lembut. "Dia tunangan ku, aku akan menikah satu bulan lagi".
"Benarkah?!!". Feng Weimin tidak menyangka laki-laki dingin seperti Shen Xuan dapat berekspresi lembut ketika mengingat kekasihnya, ia berpikir bahwa temannya tidak akan menikah karena selalu menolak tentara wanita ketika mereka masih berada di militer, ternyata Shen Xuan hanya belum mendapatkan wanita yang tepat.
Shen Xuan tersenyum lembut dan mengangguk.
"Selama kawan!! Aku akan datang ke pernikahanmu dan membawa hadiah yang besar!!".
"Hahaha aku akan menunggu".
Keduanya lalu bercengkerama tentang gadis yang mereka sukai.
"Bantuan lainnya, aku ingin kau datang ke desa Jiang sebelah barat kota dan membawa beberapa hal untukku seperti makanan kaleng, susu, biskuit, beras dan daging serta keperluan lainnya".
Ucapan Shen Xuan membuat Feng Weimin menjadi bingung kembali. Ia paham bahwa temannya menyuruhnya pergi ke rumahnya untuk membuat orang tua temannya takut dan tidak lagi berurusan dengan Shen Xuan namun untuk apa barang-barang sebanyak itu? Apa Shen Xuan tidak memiliki uang?.
"Untuk apa kau menyuruhku untuk membawakan banyak makanan?".
"Xiao Li dan warga desa Jiang tidak tau kalau aku masih memiliki uang jadi aku ingin kau membeli barang itu dengan uangku dan mengatakan pada orang-orang bahwa itu hadiah dari mu".
"Oh! Aku mengerti, baik. Aku akan pergi besok dan membawa anak buah ku"
"Hahaha, kau tidak perlu berlebihan seperti itu, cukup kau saja yang pergi".
"Tidak, akan lebih sempurna dan orang-orang tau bahwa kau masih punya backing dariku Feng Weimin!! Kau tenang saja besok orang tuamu tidak akan mencari masalah lagi denganmu".
"Baiklah, aku akan menunggu drama darimu" Jawab Shen Xuan geli.