
Loha bestiee neng lope aa engkey sama Romeo coming.. jangan lupa like komen dan vote ya bestie
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Happy Reading
Weekend ini Cinta bangun terlambat semalam Key berhasil meyakinkan Romeo agar kembali tidur di kamar nya.Dengan iming-iming akan mengajari anak nya bermain bola. Semalaman Key benar-benar tidak membiarkan Cinta untuk beristirahat sejenak.Pria itu benar-benar ingin membuat adik untuk Romeo karena bukan terigu dan telur lagi yang Romeo berikan pada daddy nya itu.Romeo memberikan semua tabungan nya kepada Key agar dapat memberi nya adik, Key merasa frustasinya dengan permintaan putranya. Ia tentu saja senang saat membuat nya namun semua butuh proses dan proses itu yang Key sulit menjelaskan nya kepada putra nya itu.
Romeo saat ini tengah membantu Cinta di dapur, mom Alexa dan Dad Keenan sedang pergi bersama untuk mempersiapkan pernikahan Sean dan Flora.Sehingga mansion terasa sepi apalagi Jennie, Fero dan Al pun mendadak kembali ke London karena Feronica adik Fero akan menikah dalam waktu dekat ini.
Fernando kakaknya Fero berhasil menemukan adik bungsu mereka yang ikut kabur bersama ibu mereka karena kesalahpahaman di masa lampau.Ibu Fero menyangka tuan Jeremy berselingkuh padahal itu semua hanya jebakan agar pernikahan mereka hancur.Namun setelah menemukan Feronica mereka kembali bersedih karena ternyata ibu mereka sudah tidak ada beberapa tahun yang lalu. Fernando merasa bersalah karena terlambat menemukan ibu dan Feronica.
" Mom, aku cudah membelikan cemua tabungan ku cama daddy. " saut Romeo sambil memegang sutil untuk memasak. Ia nampak menggemaskan memakai apron yang seperti Cinta.
" Untuk apa sayang? Romeo ingin membeli sesuatu hmm? " tanya Cinta.
" Aku au adik mom, adik yang cantik. " jawab Romeo.
" Lalu mana bisa tabungan mu bisa membeli adik?" celetuk Cinta.
" Lalu aku halus bagaimana mom bial aku cepat punya adik? " tanya Romeo sambil menunduk.
" Romeo harus jadi anak baik, rajin sholat dan berdoa kepada Allah agar Allah cepat memberikan adik untuk Romeo. " jawab Cinta bijak.
Wajah Romeo langsung berubah sumringah, " Benar mom? Meo akan jadi anak baik ya mom, meo kan au jadi kakak yang coleh ya mom. " cerocos bocah kecil itu dengan wajah yang menggemaskan.
" Yaudah sana bangunin daddy, kata nya mau main bola sama daddy. " titah Cinta kepada Romeo.
Romeo pun hormat kepada mommy nya lalu berjalan seperti tentara dengan membawa sutil dan panci ke kamar daddy nya.
Sesampainya di sana Romeo memukul panci dengan sutil untuk membangunkan Key. Namun karena Key baru saja tertidur dini hari tadi ia masih setia dalam tidur nya walaupun Romeo sudah berisik dengan senjata nya.
Tiba-tiba Romeo melihat ada nyamuk hinggap di pipi Key dengan cepat Romeo memukul pipi Key dengan sutil tersebut.
Pletakk!!
" Aaawww. " jerit Key terkejut bagaimana tidak ia sedang enak tertidur tiba-tiba di pukul oleh putranya. ( Kalian pernah merasakan rasanya sakit banget).
" Maap daddy tadi ada nyamuk di pipi daddy, meo ndak cengaja ciyus deh. " ucap Romeo memelas.
Key yang tadi nya ingin marah menjadi tersenyum melihat tampang menggemaskan anak nya. Key bangkit dari tempat tidur lalu menggendong Romeo.
" Iya sayang daddy kan kuat jadi pukulan itu nggak seberapa. " ucap Key sombong nyata nya hingga kini ia masih sedikit pusing.
" Hari ini kamu memasak boy? " tanya Key saat melit apron yang menempel di tubuh putra nya beserta senjata ala emak - emak yang di pegang oleh nya.
" Iya, aku ingin cepelti glandpa Dave yang macih tampan saat memacak." jawab Romeo jujur. Anak ini sangat dekat sekali dengan papi Dave karena ia ingin ahli memasak seperti papi Dave.
" Memang opa Keenan dan yang lainnya tidak tampan? " tanya Key menggoda putra nya.
" Opa Keenan tentu tampan tapi glanpa Dave paling kelen. " sebut Romeo tetap memuja papi Dave..
" Oke lah boy bagaimana kalau kita mandi dulu. " ajak Key.
Key memukul keningnya, " Oh iya daddy lupa, ayo kita ke halaman belakang. " ajak Key sambil memakai pakaian nya.
Kedua pria berbeda generasi itu berjalan menuju halaman belakang sebelum itu Key sempat - sempat nya mencium Cinta yang masih sibuk memasak dengan para pelayan.
" Ish kamu by, diliatin banyak orang. " ucap Cinta malu.
" Kalian nggak liat kan? " tanya Key.
" Enggak, tuan nyonya silahkan lanjutkan. " jawab salah satu pelayan mendadak malu melihat kemesraan majikannya itu. Tidak yang tua tidak yang muda selalu mengumbar kemesraan di mana saja.Para pelayan tersenyum melihat kedua majikannya walaupun sudah memiliki putra masih seperti remaja yang baru jatuh cinta.
" Udah sana, Romeo udah nungguin. " ucap Cinta menunjuk ke arah Romeo yang sedari tadi melambaikan tangannya kepada daddy nya.
Key pun tersenyum lalu berjalan menghampiri putra nya, mereka mulai bermain bola. Key mengajari Romeo cara bermain bola yang benar. Keduanya nampak senang bermain bola,Cinta melihat mereka dari dapur.
Setelah selesai bermain bola mereka menuju ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Kini masakan sudah siap tersaji di meja makan. Tiba-tiba terdengar suara bel berbunyi, pelayan pun membukakan pintu.Nampak Kean dan Kavin datang bersama. Keduanya ikut duduk di samping Romeo, Key mendelik menatap kedua sahabat nya itu.
" Jangan bilang kalian mau nebeng sarapan? " ejek Key sambil memicingkan mata nya menatap kedua pria tampan itu.
Kavin dan Kean hanya menyengir kuda tanpa di tawari mereka dengan santai mengambil makanan.Lalu melahap makanan itu dengan kidmat, Key menatap kedua sahabat nya selidik.
" Kalau kalian udah dateng ke sini gue yakin kalian lagi dalam masalah. " ucap Key selidik.
" Kean noh gue mah enggak. " kilah Kavin.
" Dih elu juga kan lagi pusing hubungan lo nggak disetunuin sama grandpa. " celetuk Kean lalu kembali makan.
" Terus Kimmy gimana? " tanya Key penasaran.
" Udah lah jangan bahas gue, bahas Kean tuh yang plin plan dia kembali oleng saat Sidney balik. " cetus Kavin.
Raut wajah Cinta pun mendadak berubah masam, saat Kean hendak menambah makan Cinta mengambil makanan itu.
" Gue nggak suka sama cowok yang php. " seru Cinta kesal.
" Gue nggak php pe. " jawab Kean frustasi.Di saat seperti ini tidak ada yang membantu nya untuk baikan dengan Rein. Yang ada malah memarahinya, " Lo tau mereka kalau ribut suasana rumah sakit jadi horor. " ucap Kavin mendramatisir.
" Lu ngeles aja, masalah lo lebih parah dia mau tunangan sama cewek pilihan grandpa robert. " sahut Kean kesal.
" Apa?? " ucap Key dan Cinta bersamaan .
Sementara Romeo sedari tadi kebingungan dengan apa yang para orang tua bicarakan.
............
Kean : Thorr novel gue belum rilis ngapa gue udah dibikin patah hati sih?
Thorr: Biar ada yang penasaran sama cerita elu ntar.. π
Kavin : Kayak gue dong no coment. π
Jangan lupa like komen dan vote bestie