
Jangan tegang kawan kita sudah memasuki area konflik, tenang aja konflik nya nggak akan yang berat - berat.Yang pasti tetep setia sama karya aku ya gaess..
πΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Happy Reading epribadeh..
Sudah dua hari Key berada di Paris bersama dad Keenan.Sudah dua hari pula Key tidak sempat menghubungi Cinta sangat istri tercinta, setiap saat ingin menghubungi Cinta ada saja kendalanya.Entah itu panggilan dari daddy Keenan, atau terkadang ia melupakan ponselnya.Ia benar-benar sangat sibuk, bahkan malam hari nya yang niat nya ingin melepas rindu kepada istri tercintanya ia malah dengan cepat terlelap.Key yang mengatakan tidak dapat tidur apabila tidak bersama Cinta, kini dengan mudahnya ia memejamkan matanya sampai ia melupakan ingin mengabari istrinya di sana.
Keesokan harinya setelah selesai rapat dengan pemegang saham penting di sana.Ia berpamitan kepada dad Keenan untuk pulang saja ke hotel karena ia ingin bertelponan dengan Cinta.
" Kamu yakin nggak ikut dady makan? " tanya Dad Keenan.
" Aku kangen Cinta Dad, mau telpon dia dulu. " jawab Key.
" Kamu bisa pakai handphone daddy kalau mau telepon Cinta. " ucap dad Keenan yang mengetahui kalau Key tidak membawa handphone lagi.
" Ah.. aku malu kalau harus mengobrol dengan Cinta di depan Daddy. " balas Key lagi.
" Yasudah sana kembali ke kamar, cepet balik lagi ke sini. " ucap dad Keenan pasrah saat melihat kebucinan Key lebih parah dari dirinya.
Setelah berpamitan dengan dad Keenan Key pun pergi menuju hotel yang tidak jauh dari perusahaan.Tanpa sengaja Key bertemu dengan Milka, karena bertabrakan dengan Milka yang sedang membawa minuman.Tanpa sengaja Key menumpahkan minuman itu ke kemeja Milka sehingga dapat terlihat jelas bentuk dalaman Milka dari balik kemeja nya.
" Sorry Mil, gue nggak sengaja. " ucap Key.Ia pun memberikan jas yang ia kenakan kepada Milka untuk menutupi tubuhnya.
" Nggak apa - apa Key. " jawab Milka tersenyum.
Mereka pun berpamitan namun baru beberapa langkah Key mendengar Milka meringis kesakitan karena tiba-tiba ia terjatuh.Key berlari kecil menghampiri Milka lalu membantunya untuk berdiri.
" Lo mau kemana? biar gue anter. " tawar Key.
Milka tersenyum menyeringai, " Gue mau ke hotel di depan sana sekalian ganti baju gue. " jawab Milka.
Keduanya pun berjalan menuju hotel tersebut, karena jarak hotel tersebut tidak terlalu jauh sehingga mereka memilih berjalan kaki.Key merangkul bahu Milka karena Milka kesulitan untuk berjalan.Ia tidak tahu segala tindakan nya ada yang diam - diam memfoto mereka dari jauh.
Sesampainya di kamar hotel, Milka mengajak Key ikut masuk karena tidak enak kepada Key.Awalnya Key menolak namun ia merasa haus ia pun memilih masuk untuk meminta minum.Milka menyodorkan air putih yang berada di atas nakas.Key meminum minuman tersebut lalu menaruh kembali di atas nakas. Tiba-tiba pandangan Key memudar tak berapa lama kemudian Key terjatuh pingsan.
Milka tersenyum licik menatap Key yang sudah terkapar.
" Lo akan menjadi milik gue lagi Key, nggak akan gue biarin wanita manapun bahagia bersama lo. " sarkas Milka.
Dengan susah payah Milka membawa Key ke atas ranjang.Ia membuka kemeja Key dan celana nya, ia pun membuka pakaian yang tadi ia kenakan.Setelah itu ia berfoto bersama Key yang tidak sadarkan diri itu.Takut Key terbangun dengan cepat Milka mengganti pakaian nya lalu keluar dari kamar hotel itu.Tinggal menunggu waktu nya Milka akan melanjutkan rencana selanjutnya.
Setengah jam berlalu manik mata Key menerjap ia melihat ke sekeliling.Ia baru ingat kalau ia tadi mengantar Milka menuju hotel, Key memijat kepalanya yang masih pusing.Ia melihat baju nya dan baju Milka berserakan di lantai.Key terkejut saat melihat ia tidak memakai pakaian dan hanya tersisa celana boxer nya saja. Key menggelengkan kepala nya, ia sangat yakin ia tidak melakukan hal itu kepada Milka. Walaupun ia tidak sadar namun ia sangat yakin ia tidak mungkin melakukan nya dengan cepat.Mengingat ini baru setengah jam dari saat ia sebelum jatuh pingsan.Key merutuki kebodohannya, ia yakin gadis itu pasti berniat menjebaknya. Dengan cepat Key memakai pakaian nya lalu keluar dari hotel.
Key melajukan mobilnya menuju hotel tempat ia dad Keenan, papi Dave dan Kaivan menginap.
Ia mencari Kaivan yang kebetulan menginap di hotel yang sama dengannya. Key masuk begitu saja setelah Kai membuka pintunya.
" Gue kena jebakan Kai. " jawab Key frustasi.
" Maksud lo? " tanya Kai masih tidak paham.
Key pun menceritakan pertemuannya dengan Milka di mulai dari ia menjatuhkan minuman hingga berakhir di atas ranjang.Kai menutup mulutnya dengan kedua tangannya seolah tidak percaya Milka bisa berbuat licik seperti itu.
" Gue bawa air ini untuk barang bukti. " sahut Key menunjukkan gelas yang berisi air yang sudah ia bungkus tadi saat memintanya dari lobby hotel.
" Lo yakin lo nggak ngelakuin hal itu sama Milka? " tanya Kai.
" Gila aja, ya enggak lah.Gue yakin gue nggak ngelakuin apapun sama dia, gue kalau main Cinta aja lama nggak bisa sebentar kayak tadi. " ucap Key yang langsung mendapatkan toyoran kepala dari Key.
" Yaudah nanti gue suruh orang suruhan gue buat selidikin semua ini, besok kan lo pulang anggep aja nggak terjadi apa- apa. " ucap Kai.
Keesokan hari nya Key dan dad Keenan pulang ke tanah air.Kini keduanya sudah sampai di mansion, karena hari ini weekend mereka semua menyambut kedatangan Key dan Dad Keenan.Cinta berlari memeluk suaminya, rasa rindu yang selama ini ia simpan seoalah terobati saat ia melihat wajah tampan suaminya.
" Hubby aku kangen banget. " ucap Cinta dengan nada manja.
" Aku juga kangen banget. " jawab Key sambil mengusap lembut punggung istrinya.
Cinta mengurai pelukan nya sambil merenggut, " Tapi kamu nggak pernah telpon aku, kamu jahat. " ucap Cinta lagi sedikit merajuk.
Key menangkup wajah Cinta dengan kedua tangannya. " Maafin aku sayang, aku sibuk banget. " balas Key lalu tersenyum.
" Iya Cinta kita di sana sibuk banget, sampai - sampai Key selalu lupa membawa ponselnya. " bela dad Keenan.
Cinta pun kembali memeluk suaminya rasanya ia ingin menghabiskan waktunya di dalam kamar bersama sangat suami.
Sama hal nya dengan Cinta dan Key, pasangan usang mom Alexa dan dad Keenan pun saling melepas rindu.
" Oh my god, kenapa mereka semua tidak tahu diri selalu bermesraan di depan kita. " protes Kavin.
Kean hanya terkekeh mendengar ucapan Kavin.
........
Kavin : Thorr bisa kah kau kirim aku kembali ke Inggris? aku lelah selalu diberi pemandangan seperti ini.
Thorr : Nanti juga ada masa nya kamu mengalami keuwuwan kayak mereka zeyeng.. kamu kan kesayang akoh...
Kavin : Idih gelay...
Kean : πππ
Jangan lupa tinggalkan jejak kawan..