Cinderella Modern

Cinderella Modern
Kembali ke Jakarta



Setelah menempuh perjalanan panjang dan berliku kini mereka sudah sampai di depan penthouse.Nampak Kean, Kavin, Sean dan Flora menyambut kedatangan mereka.


Key merentang kan kedua tangan nya memeluk kedua sahabat sengklek nya itu.Lalu beralih ke adik bungsunya yang sedari tadi menempel terus dengan Sean.


" Belum muhrim jangan mepet- mepet terus dek. " ucap Key menjauhkan Flora dari Sean.


Semua nya terkekeh melihat nya.Cinta yang hendak dipeluk oleh Kean dan Kavin pun dengan cepat di tarik oleh Key.


" Ngapain kalian peluk- peluk bini gue. " protes Key sebal.


Kavin berdecak, " Posesif banget sih lo. "


" Iya kita juga kan kangen juga sama si Lope. " cibir Kean yang kembali hendak memeluk Cinta.


" Nggak ada! ngak bisa! cuma gue yang boleh peluk dia. Kalian big no. " sarkas Key menunjuk ke arah Kean dan Kavin.


" Iya deh yang udah bucin banget sama neng Lope nya. " ejek Kavin mengalah.


Cinta pun merangkul kedua teman sengklek suaminya itu.


" Gue juga kangen sama kalian. " ucap Cinta.


Key membelalakan mata nya. " Lopee. " teriak nya kesal.


Cinta pun melepaskan rangkulan tangannya dari leher Kean dan Kavin.


" Lo nggak usah cemburu sama mereka konci, suami gue kan cuma elu satu- satu konci dari gembok cinta di hati gue. " ucap Cinta menggombal.


Key auto melehoy mendengar gombalan Cinta. " Ahh Lope gemesin, kita ke kamar yuk. " ajak nya lalu menarik Cinta membawanya masuk ke dalam penthouse.Seolah lupa akan kedua orang tuanya yang sedari tadi menjadi penonton kebucinan mereka.


Namun langkah nya terhenti saat Keenan menarik kerah baju Key dari belakang.


" Ngamar mulu inget nya, dasar anak durhaka. Nggak inget ada mommy sama daddy di sini? " pungkas Keenan kesal.


Key menyengir kuda, ia mengatup kan kedua tangan nya didepan wajahnya. " Maaf dad maaf. "


Mereka pun akhirnya masuk bersama dengan Kean dan Kavin di belakang mereka.Para pelayan pun sudah membawa koper mereka masuk ke dalam.


Flora dan Sean pun kembali ke mansion karena hari sudah larut malam.


Key langsung mendudukkan dirinya di atas sofa empuk.Akhirnya ia bisa merasakan empuknya sofa di ruang tamu berbeda dengan kursi kayu yang selalu ia duduki selama berada dalam rumah itu.


" Alhamdulilah. " ucap nya membuat Kean dan Kavin melongo mendengar nya.


" Dia banyak berubah kan sama Cinta? " bisik mom Alexa kepada Kean dan Kavin. Kean dan Kavin pun menganggukkan kepalanya pelan.


Cinta yang sudah terbiasa membuat kan minuman untuk suaminya kini ia sudah membawa minuman untuk mereka semua.


" Waw kenapa gue berasa ada dalam drama rumah rumahan mereka. Baru beberapa minggu mereka bisa berubah kayak gini mom? " ucap Kavin seolah masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


Pasangan yang tidak pernah akur itu kini nampak seperti pasangan suami istri pada umumnya.


" Itu lah kekuatan Cinta, nanti kalian juga akan ngerasain nya kalau udah nemuin wanita yang cocok sama kalian. " jelas mom Alexa.


" Iya elu sirik aja kalau gue akur ama si konci. " celetuk Cinta.


" Gue pikir kalian akur nya pas iya iya an aja. " balas Kavin.


Cinta pun menoyor kepala Kavin, " Sembarangan lo".


" Lagian kenapa manggil nya masih konci coba? "protes Kavin lagi.


Sedangkan Key hanya menjawab dengan senyuman ia setuju saja dengan apa yang diinginkan sang ratu.Dari pada protes yang nanti mengakibatkan ia tidak di beri jatah.Key lebih memilih mengiyakan saja toh hanya sebuah panggilan.


" Kalian pasangan aneh. " cibir Kavin.


" Elu ngapa kayak netizen sih protes mulu. " sarkas Cinta kesal sedari tadi Kavin mengoceh hal yang tidak berfaedah bagi nya.


" Oke oke yang mulia, gue ngalah. " ucap Kavin walaupun dalam hati nya masih mengumpat.


Karena malam semakin larut Keenan, Alexa, Kean dan Kavin pun pamit untuk kembali ke mansion dan penthouse tempat mereka.


Kini Key dan Cinta sudah berada di dalam kamar mereka.Mereka memutuskan untuk tinggal di dalam kamar Key.


Setelah selesai membersihkan diri secara bergantian kini mereka sedang rebahan di atas tempat tidur saling berhadapan.Key memeluk Cinta sehingga jarak mereka kini semakin dekat.


" Jangan deket- deket dong, nanti lo pengen lagi. " protes Cinta sebal pasalnya suaminya ini setelah merasakan nikmat nya surga dunia selalu menggempurnya tanpa henti.Entah mengapa Cinta masih belum siap untuk hamil.


" Lo nggak denger tadi kata mommy kita harus cepet- cepet kasih mommy sama daddy cucu. " ucap Key yang kini tangannya sudah berjelajah ke mana-mana membuat tubuh Cinta meremang.


" Besok kita sekolah tau, gue nggak mau diledekin gara- gara jalan gue aneh nanti. " protes Cinta lagi.


Namun bukan Key namanya apabila ia menyerah dengan penolakan Cinta.Mulutnya berkata tidak namun tubuhnya tidak bisa menolak sentuhan- sentuhan dari sang suami.


Bahkan kini keduanya sudah tidak memakai apapun.Cinta mulai mengeluarkan suara indahnya saat Key sedang bermain di daerah favorit nya sambil satu tangannya meremas benda kenyal yang sedari tadi menantang nya.


"Aaahhh.. Key. " jerit Cinta saat Key menyatukan miliknya dengan Cinta.


Keduanya kini tengah berbagi kehangatan di atas tempat tidur yang nyaman tanpa harus takut ada nya bocor dari atap lagi.Seolah tidak kenal lelah keduanya melakukan nya hingga dini hari dengan berbagai gaya yang menjadi bahan percobaan mereka.


Key mengecup kening Cinta lalu menarik tubuh polos cinta dalam dekapan nya.


" I love you sayang" bisik Key di telinga Cinta.Cinta tidur membelakangi Key dengan Key yang memeluknya dari belakang.Tangannya masih saja mencari kesempatan untuk terus memainkan dua benda favorit nya itu.


Karena sudah terlalu lelah Key pun ikut terlelap menyusul istri nya yang sudah bermimpi indah.


Sang mentari menampakkan dirinya dengan malu- malu, cahayanya kini sudah menyinari sepasang insan yang masih bergelung di balik selimut.


Manik mata Key dan Cinta menerjap, mereka melirik ke arah jam dinding lalu terkejut.


" Aaahh Key kita telat. " teriak Cinta lalu berlari menuju kamar mandi.Key pun menyusul Cinta masuk kedalam kamar mandi.Karena sudah kesiangan mereka benar- benar hanya mandi tanpa melakukan hal aneh seperti biasanya.


Mereka pun kini sudah berada dalam mobil Key, Cinta masih sibuk berdandan di dalam mobil.Key mulai melajukan mobil nya menuju sekolah.


Karena belum sempat sarapan Cinta membawa bekal yang tadi di siapkan pelayan penthouse.Kini ia sedang menyuapi Key makan, karena Key kini sedang fokus menyetir.


" Lo sih jadi kita kesiangan kan! " protes Cinta kesal.


" Maaf Lope sayang, abis nya deketan sama lo kayak ada tegangan tinggi nya langsung on aja. " balas Key terkekeh.


" Ish.. ngeselin. " ucap Cinta sambil menyendokkan makanan ke dalam mulutnya.


Mereka pun menikmati sarapan express nya di dalam mobil dengan Key yang masih fokus menyetir.Untungnya jalanan tidak terlalu padat sehingga mereka sampai tepat waktu.


.........


Jangan lupa tinggal kan jejaknya ya..


like komen dan Vote


Dukung terus aa konci sama neng lope