
Attetion please.. siapa yang masih suka lupa buat like sama komen votee aku.. kuy lah bantu aku naikin karya aku apalagi kalau kalian berbaik hati ngasih kembang ma kopi buat neng Lope ama aa konci beuhhhh aku do'ain kalian lancar kaya selalu βΊ hehehe..
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Happy Reading semua..
Kini semuanya sudah berkumpul di meja makan.Ruang makan malam ini nampak ramai dengan kedatangan tamu dari suami Cinta.Nampak pandangan Key tak luput dari wajah cantik istrinya.Tatapan Key pun tak luput dari pandangan sinis Fero, entah mengapa ia masih tidak rela Cinta harus ikut bersama mereka.
" Dad tapi Ayumna eh Cinta masih harus bekerja di perusahaan dia nggak bisa lepas tanggung jawab gitu aja." Ucap Fero.
" Iya bagaimana Key? sampai kakak nya Fero Fernando pulang dari Paris sekitar satu bulan lagi. " ujar uncle Jeremy.
Key terdiam sejenak, ia melirik ke arah Cinta yang mengangguk lalu tersenyum.
" Baiklah uncle, aku izinkan Cinta bekerja lagi. " ucap Key pasrah.
" Terima kasih Key, barang- barang Cinta sudah di kemas oleh para pelayan.Sering - sering lah kalian berkunjung pada uncle dan papa mu di sini. " ucap uncle Jeremy.
" Papa tidak ikut Cinta? " tanya Cinta kepada papa Danu.
" Tidak sayang, papa akan di sini menemani uncle mu.Kasian dia tidak ada teman di sini. " ledek papa Danu lalu terkekeh.
" Nanti kalau Fernando dan Fero menikah pasti aku akan punya cucu nanti Dan. " balas uncle Jeremy ikut terkekeh.
" Iya uncle aku doakan semoga anak- anak uncle CEPAT MENIKAH. " ucap Key dengan sengaja menekankan kata cepat menikah sambil melirik Fero yang selalu berharap kepada jodoh orang.
Setelah selesai makan malam Keenan dan yang lainnya pamit kepada uncle Jeremy dan papa Danu.
" Kau benar tidak akan ikut kami? aku juga kelimpungan di perusahaan. " ucap dad Keenan kepada papa Danu.
" Tidak Ken, si tua itu tidak memiliki banyak teman seperti mu. " ucap papa Danu yang langsung mendapatkan senggolan sikut dari uncle Jeremy.
Semuanya pun tergelak tawa melihat tingkah keduanya yang seperti anak kecil.
Setelah Keenan dan yang lain berpamitan kini giliran Key dan Cinta yang berpamitan.
" Papa aku pamit ya, kalian jaga kesehatan ya. " ucap Cinta sedih lalu memeluk papa Danu dan uncle Jeremy bergantian.
" Kamu juga ya nak. " ucap papa Danu.
" Sering - sering kalian berkunjung kemari. " ujar Uncle Jeremy.
Fero pun memeluk Cinta, " Kalau dia menyakiti mu beritahu aku. " ucap Fero saat mengurai pelukannya.
" Yasudah cepat pulang, hari sudah malam. " ucap papa Danu.
Cinta dan Key pun ikut masuk ke dalam mobil.Satu persatu mobil mewah mereka meninggalkan mansion.
Dalam perjalanan Key tak lepas menggenggam tangan istrinya, Cinta tersenyum senang.Keduanya tidak menyangka akan bertemu kembali setelah tiga tahun berpisah.Dapat di lihat keduanya menyimpan begitu banyak rasa rindu.Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya mereka sampai di mansion milik mereka.
Karena hari sudah larut malam, para ibu peri sudah terlelap ke alam mimpi.Semua nya turun dari mobil lalu pergi ke kamar masing-masing karena terlalu lelah.Key membawa Cinta ke kamar mereka, Cinta masuk ke dalam kamar yang dekorasi nya hampir sama dengan kamar mereka di Indonesia.Oh Cinta jadi merindukan Indonesia ia rindu seblak cilok plus boba jumbo favoritnya.
Key memeluk Cinta dari belakang, ia merindukan suasana seperti ini.Rindu aroma tubuh yang selalu membuat nya mabuk kepayang.
" Jangan tinggalin aku lagi sayang, aku nggak sanggup. " ucap Key sendu.
Cinta membalikkan tubuhnya menghadap ke arah Key.Cinta menaruh jari telunjuk nya di bibir Key. " Psst.. kita lupakan kejadian itu sayang kita mulai lagi dari awal. " ucap Cinta.
Key tersenyum lalu mengecup kening Cinta.Mereka pun memutuskan untuk membersihkan diri secara bergantian.Key begitu senang ia ingin menghabiskan malam ini dengan bercinta dengan istri tercintanya.Selama tiga tahun ia berpuasa tentu saja saat melihat kembali Cinta hasrat nya kembali memuncak.Dengan semangat empat lima Key sudah siap bertempur ,namun saat Key keluar dari kamar mandi ia melihat Cinta sudah terlelap lebih dulu karena kelelahan.Tubuh Key merosot begitu saja, kepalanya mendadak pening.Cobaan apalagi ini.
Key menghela nafas kasar, ia pun akhirnya memilih memakai piyama yang disediakan Cinta sebelum terlelap.Istri nya itu masih sempat mempersiapkan segalanya untuk Key walaupun saat lelah.Setelah berpakaian Key merebahkan dirinya disamping Cinta. Ia kecup kening istri nya lalu ia selimuti tubuh Cinta, Key pun memeluk Cinta.Untung esok hari adalah weekend ia ingin seharian besok di dalam kamar bermesraan dengan Cinta.Key pun memejamkan mata nya menyusul Cinta ke alam mimpi.
Sang Mentari mulai menampakan wujudnya cahaya nya menerobos masuk lewat celah celah jendela kamar.Manik mata Key menerjap ia menatap ke sekeliling mencari keberadaan Cinta yang sudah tidak ada di samping nya.Key berlari keluar dari kamar ia takut kehilangan Cinta lagi oleh karena itu saat Cinta tidak ada di dekatnya ia merasa takut.Ia lega saat melihat Cinta sedang sibuk berkutat di dapur bersama keempat ibu peri.Tunggu sebentar Key melupakan mereka, niat nya yang ingin bersenang-senang dan bermesraan dengan Cinta hari ini pasti ambyar. Cobaan apalagi ini batin Key sambil menepuk keningnya.
Benar saja apa yang dipikiran Key, Cinta hingga saat ini di kuasai oleh keempat ibu peri itu.Kenapa para ibu itu tidak peka sama sekali kepada Key yang begitu merindukan Cinta.Key mendengus kesal melihat sedari pagi empat ibu peri memonopoli istrinya.Kean dan Kavin yang semalam ikut menginap pun tertawa melihat penderitaan Key.
" Emang enak lo, gagal iya iya an ya lo. " ledek Kavin senang.
" Sialan lo. " protes Key kesal dengan para sahabat gendeng nya yang minim akhlak.
" Mau gue kasih sabun nggak? siapa tau lo butuh. " ejek Kean ikut menertawai penderitaan Key.
Dan bukan para sahabat gendeng nya saja yang mengejek Key habis - habisan.Para papa peri pun ikut meledek Key karena melihat wajah Key yang sedari tadi ditekuk.
" Kamu tahu mereka kalau sudah bertemu Cinta pasti bakal lama karena Cinta satu server dengan mereka. " goda dad Jonas terkekeh.
" Iya apalagi kalau sudah membahas idola mereka dan juga skincare beuh.. makin lama. " ayah Lexy yang budiman pun ikut bahagia di atas penderitaan Key.
Oh astaga semua jahat..
" Kenapa mereka semua tidak pulang saja. Ini mah judulnya jadi KuMenangis. πππ" batin Key menangis.
.... .......
Jangan lupa tinggalkan jejak kengkawan, πππ₯°