Cinderella Modern

Cinderella Modern
Pulang



Rhea dan Gigi menghampiri Zayn yang sedari tadi berdiri sambil menatap kepergian mobil Key.


" Cinta udah ketemu Zayn? " tanya Gigi.


" Udah dia sama suaminya. " jawab Zayn lesu.


Hati Zayn bagai teriris oleh sebilah pisau ia merasa posisi nya sangat jauh dengan Key yang suami Cinta.Benarkah dengan perasaan ini? tapi Zayn tidak bisa menyangkal perasaan yang tumbuh tanpa permisi itu.


Zayn pun membawa Rhea dan Gigi untuk kembali ke dalam mobil. Ia pun mengantarkan keduanya pulang ke rumah mereka masing-masing.


Di Penthouse mobil Key baru sampai di pekarangan. Ia melihat ke arah samping istrinya terlelap di dalam mobil. Key pun keluar dari mobil lalu berjalan memutar ia pun membawa Cinta dalam gendongan nya.


Key berjalan menuju Penthouse, pelayan di sana membukakan pintu saat mengetahui mobil tuannya sudah sampai pekarangan.


Key membawa Cinta masuk ke dalam kamar nya, ia baringkan tubuh Cinta di atas ranjang. Ia buka sepatu dan kaus kaki cinta.Setelah itu ia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


Entah karena kelelahan berjalan seharian Cinta tidur sangat pulas.Bahkan sampai Key selesai dengan aktivitas mandi dan berganti pakaian pun Cinta masih setia dengan mimpi nya.


Key ikut merebahkan diri di samping Cinta, ia peluk istrinya itu. Ia hujani wajah Cinta dengan banyak kecupan, namun Cinta masih diam tak bergeming.


" Gue nggak tau perasaan gue sama lo seperti apa yang jelas saat ini gue nggak suka ada pria lain yang deket sama lo. Lo milik gue dan akan terus selamanya milik gue.Maafin gue belum bisa menjadi suami yang baik buat lo. " gumam Key lalu mengelus pipi Cinta lembut.


Key pun ikut terlelap sambil memeluk Cinta.Terasa hangat dan nyaman bagi keduanya.Hingga saat larut malam Cinta terbangun karena kelaparan.Ia terkejut saat ini ia berada dalam pelukan Key.


Cinta pandangi wajah tampan suaminya hidung mancung wajah putih bersih bibir manis. Oh astaga otak Cinta langsung travelling saat melihat bibir manis Key.


" Udah puas nikmatin kegantengan gue hmm. " ucap Key dengan suara serak khas bangun tidur.


Cinta mendorong tubuh Key, " Lo nggak tidur? " tanya Cinta terkejut.


" Gue baru bangun, kebangun saat ada yang liatin gue sampe terpesona gitu. " goda Key.


Cinta mencubit pinggang Key," Ish ledekin mulu deh. "


" Gue laper Key. " rengek Cinta.


" Sama gue juga. " sahut Key.


" Gue yang masak tapi gendong gue ke dapur nya lemes. " rengek Cinta lagi manja.


" Ish manja nya istri gue ini. " ujar Key lalu menggendong Cinta dari belakang.Cinta yang menempel di punggung Key menaruh dagu nya di ceruk leher Key.


Aroma maskulin Key tercium oleh Cinta, Key pun melangkah kan kaki nya menuju dapur. Lalu menaruh Cinta di kursi bar dekat dapur.


Cinta melangkah kan kaki nya menuju dapur, kini ia mulai berkutat di dapur.Key duduk di kursi mini baru sambil menunggu Cinta memasak.Ia pun merasa lapar karena tadi ia pun sama dengan Cinta belum makan.Ingin membangun kan pelayan namun hari sudah tengah malam.Key menopang dagunya dengan kedua tangan nya, ia melihat Cinta nampak cantik saat sedang memasak.


Beberapa menit kemudian makanan sudah tersaji kedua nya makan sepiring berdua.Bukan karena ingin romantis tapi karena memang nasi yang ada hanya sedikit.Makan malam kali ini sangat istimewa bagi mereka, bagaimana tidak pasangan yang selalu bersiteru itu kini semakin mesra.


Walaupun keduanya belum mengakui perasaan masing-masing, namun tingkah mereka kini menunjukkan mereka saling mencintai.


" Nggak tuh, daripada gue mati kelaperan. " jawab Cinta santai.


Key mengulurkan tangannya mengambil sisa nasi di sudut bibir Cinta.Degub jantung Cinta semakin berdebar, ia kini seperti merasa berada di dalam drama Korea yang selalu ia tonton.


" Omo.. omo, gue jadi deg deg an begini. " batin Cinta menjerit.


Setelah selesai makan mereka membersihkan bekas makan mereka bersama.Kini mereka pun kembali masuk ke dalam kamar Cinta.


" Kenapa lo tidur di kamar gue konci. " protes Cinta sebal.Ia sangat tahu suaminya selalu punya niat terselubung apabila tidur bersama.


" Kamar lo lebih enak, lagian gue sekarang nggak bisa tidur kalau nggak ini dulu. " ucap Key sambil menunjuk dada Cinta.


Kedua tangan Cinta menyilang di atas dada nya, " Ish mesum. "


" Mesum sama istri sendiri nggak apa - apa tau. " Key membaringkan dirinya disamping Cinta.


Ia pun membalikkan tubuh nya dan tubuh Cinta sehingga kini mereka berhadapan.


" Sini peluk. " rengek Key manja.


" Idih gelay lo. " ejek Cinta.


Key pun memeluk Cinta ia membenam kan wajahnya di dada Cinta.


" Noh kan rese, gue nanti masuk angin Key kalau gini mulu. " protes Cinta saat Key mulai membuka kancing piyama nya.


" Nanti gue pijet plus plus. " sahut Key menggoda.


" Idih ogah. "


" Sekarang bilang ogah, nanti udah nyobain.. ayo Key lagi. " goda Key lagi yang mana langsung mendapatkan pukulan di lengannya oleh Cinta.


" Aaaaww lo jadi istri yang nggak berperikemanusiaan yang adil dan beradab. " protes Key sambil mengusap tangan yang dipukul Cinta.


" Udah tidur gue ngantuk. " sahut Cinta lalu mulai memejamkan mata nya.


Namun beberapa menit kemudian Cinta merasakan ada gelenyar aneh saat lidah Key sedang bermain di daerah favorit nya.


" Aahhh kan lo rese, gue mau tidur. " protes Cinta kini yang sudah setengah polos.


" Iya iya... " ucap Key pasrah.


Mereka pun tidur dengan Key membenamkan wajahnya di dada Cinta.


" Awas lo ya Pe nanti kalau udah bucin sama gue, nggak akan gue kasih ampun.. gue gempur terus. " batin Key.