
Pagi sista.. ayo bantu like komen dan vote karya aku
🌺🌺🌺🌺
Happy Reading
............ ...
Semua orang ikut senang saat mendengar Jennie sudah bangun dari koma nya.Jennie masih harus menjalani perawatan selama beberapa hari.Para ibu peri sangat suka merawat bayi bahkan mereka berebut mengurus baby Al.
" Tara !!baby Al udah ready buat di jemur oma. " ucap bunda Nichole setelah selesai mendandani baby Al.
" Iya ayo biar di jemur barengan sama Romeo. " saut mom Alexa sambil menggendong baby Romeo.
Mereka pun berjalan menuju halaman belakang mansion untuk menjemur dua bayi tampan itu.
Key kini sedang bersiap ke kantor, ia tertinggal oleh dad Keenan yang sudah terlebih dahulu pergi ke kantor.Semalam Key bergantian berjaga mengurus baby Romeo sehingga ia bangun kesiangan.
" Nanti malam biar aku aja yang jagain Romeo sayang, kasian kamu kelelahan. " ucap Cinta sambil memasang kan dasi untuk Key.
" Aku nggak tega liat kamu harus begadang sayang. " jawab Key.
" Udah kewajiban aku hubby. " balas Cinta.
" Bekal kamu udah di siapin tadi, kamu makan ya di kantor. " titah Cinta mengingat kan.
" Iya sayang. " ucap Key lalu mengecup bibir dan kening Cinta bergantian.
Keduanya berjalan menuju pintu keluar, sebelum nya Cinta sempat mengambil bekal makanan untuk Key di dapur.Cinta memberikan bekal tersebut kepada Key, lalu ia mencium punggung tangan suaminya. Setelah pamit kepada istrinya Key pun pergi ke kantor dengan supir.
Cinta pun kembali masuk ke dalam mansion mencari keberadaan Romeo.Cinta melihat Romeo sudah tampan dan sedang berjemur di halaman belakang.Cinta berjalan menuju halaman belakang menyusul baby Romeo.
" Makasih mom udah bantuin aku ngurusin Romeo, Romeo udah ganteng aja. " ucap Cinta lalu tersenyum.
" Nggak apa, mom tahu kamu harus ngurusin bayi besar kamu dulu. " seru mom Alexa.
Cinta terkekeh mendengar ucapan ibu mertuanya itu.
" Kalo Princess sama Queen ke sini makin seru deh ajakin temen kamu ke sini ta, biar para bayi main bareng. " celetuk mami Stella.
" Mereka masih bayi mam, belum ngerti main. " jawab Cinta.
" Mami pengen main sama si gemoy juga anaknya Gigi. " saut Mami Stella malu.
" Yaud aku telepon mereka. " ucap Cinta hendak berjalan menuju kamar namun langkah nya terhenti saat Rhea dan Gigi sudah berada di dalam mansion mereka sambil menggendong Princess dan Queen.
" Ish kalian!! gue baru mau nelepon kalian. " seru Cinta menghampiri keduanya.
" Emang kenapa? " tanya Gigi.
" Mami pengen ketemu sama Princess dan Queen. " jawab Cinta sambil mencium Princess dan Queen bergantian.
" tata ta ta. " racau baby Princess si gemoy.
" Ada baby Al ya di sini? " tanya Rhea.
" Iya, Jennie baru bangun siuman. Sekarang lagi tahap pemulihan. " jawab Cinta lagi.
" Ayo kita samperin para ibu peri di belakang. " ajak Cinta lalu berjalan bersama Gigi dan Rhea menuju halaman belakang.
" Ahhh gemoy. " pekik mami Stella lalu mengambil alih menggendong Princess.
" Ini Queen baru berapa hari sama kayak Meo udah gembul aja. " saut mom Jessica yang mengambil Queen dari Gigi lalu menggendong nya.
" Noh kan! kalau begini mereka bisa gendong bayi semua nggak berebut lagi. " celetuk Cinta menatap keempat ibu peri yang begitu senang menggendong para bayi.
" Biar lah biar kita bisa kongkow. " ucap Rhea lalu duduk di kursi halaman belakang.
" Itu si Princess bisa montok gitu, pengen gue gigit tau. " seru Cinta gemas.
" Dia makan nya doyan banget tau. " jawab Rhea.
" Kalian ke sini pagi - pagi ada apa? jangan bilang mau ikut sarapan? " ledek Cinta.
" Enak aja lo !! kita kesini pengen ketemu baby Al, tapi baby Al nya udah di kuasain bunda Nichole. " ucap Gigi.
Para pelayan menyajikan makanan dan minuman untuk mereka. Gigi dan Rhea pun langsung memakan makanan yang tersaji.
" Ini kita makan bukannya mau ikut sarapan ya? gue cuma ngehargain para pelayan aja. " seru Rhea lalu kembali memakan sandwich buatan pelayan itu.
" Gue juga ya, ibu menyusui harus banyak makan. " timpal Gigi sambil sibuk mengunyah.
" Iya ya gue juga laper kok. " ucap Cinta ikut menikmati makanan bersama mereka.
" Hari ini para suami kita lagi ngejalanin proyek bareng ya. " ucap Rhea.
" Yang bener lo? " tanya Cinta tidak tahu.
Rhea hanya menjawab dengan anggukan kepala.
" Kasian dong Key dia pasti dateng telat, tadi kita kesiangan.Semaleman Key bantuin gue jagain Romeo. Kita shift sihft an jaga Romeo, tapi bagian shift gue Key nggak bangunin gue. " ucap Cinta sendu.
" Emang nya kalian satpam? pake ada shift **** an segala pea. " saut Gigi menoyor kepala Cinta.
" Tapi si Konci sweet juga ya, dia segitu sayang nya sama lo. " seru Rhea lalu meminum minuman nya.
" Iya gue juga nggak nyangka kita bisa ngurusin Romeo tanpa harus pakai baby sitter, walaupun kadang mom Alexa ikut bantuin saat Key di kantor. " jawab Cinta.
" Nggak nyangka ya kita yang dulu selalu biang onar di kelas sekarang udah pada punya anak. " seru Rhea.
" Ish biang onar nya kan cuma elu sama si Lope gue mah enggak. " elak Gigi.
" Idih nggak nyadar diri dia. " ejek Cinta kesal.
Mereka pun berbincang sambil sesekali tertawa menceritakan masa sekolah dulu.
Sementara di rumah sakit saat ini Fero senantiasa menjaga Jennie.Kesehatan Jennie mulai membaik, ia begitu ingin bertemu dengan putra nya.Uncle Danu dan dad Jeremy pun menjenguk Jennie sepulang dari kantor.Mereka begitu menyayangi Jennie wanita yang telah melahirkan pewaris perusahaan MC group.
" Kata dokter Jennie udah boleh pulang besok. " seru Fero.
" Alhamdulillah. " ucap Uncle Danu mengucap syukur.
" Daddy udah siapin segalanya buat kamu Jen, kamar untuk Al juga sudah kami buat di samping kamar kalian. " ucap Dad Jeremy.
" Kita temuin dokter dulu. " ucap Uncle Danu lalu mengajak dad Jeremy keluar ruangan.Keduanya keluar ruangan untuk menemui dokter.
" Makasih honey kamu udah berjuang untuk melahirkan putra kita, kamu istri terhebat untukku Jennifer. I love you. " ucap Fero.
Jennie merasa senang mendengar ungkapan cinta dari Fero, pria yang sedari dulu ia cintai.Kini Cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan.Pria itu bahkan kini memberikan nya banyak cinta kepada nya.
Kehadiran Alvaro menambah kebahagiaan mereka berdua.Kena Alvaro membuat cinta mereka semakin kuat.
" Love you too sayang. " jawab Jennie.
Fero pun mencium lembut bibir istrinya, keduanya berciuman dalam durasi yang cukup lama.Tiba-tiba..
Pletakkk!!
Fero di kejut oleh seseorang yang memukul nya dari belakang membuat tautan mereka terlepas, siapa lagi pelaku nya kalau bukan si jomblo Fernando.
" Jennie masih belum pulih maen nyosor aja. " cetus Fernando.
" Gini nih kalau kelamaan melajang bawaan nya gangguin orang terus. " cibir Fero kesal.
Jennie hanya terkekeh melihat kakak beradik itu saling mengejek.
............
Jangan lupa tinggalkan jejak bestie