
Sang mentari mulai menyapa dua insan yang masih setia di balik selimut, semalam Key kembali melancarkan aksi nya membuat Cinta masih terlelap pagi ini.Suara ketukan pintu dari luar terdengar begitu jelas membuat Cinta dan Key terbangun.Cinta terkejut saat melihat jam di dinding menunjukkan jam 7 lewat.Key pun sama terkejut dengan cepat ia berlari menuju kamar mandi untuk mandi.
Cinta dengan cepat memakai pakaian nya karena yang mengetuk pintu di depan kamar nya adalah Romeo.Akan banyak pertanyaan yang akan Romeo lontarkan apabila ia melihat mommy nya tidak memakai pakaian.
Setelah lengkap berpakaian Cinta membuka pintu untuk putra nya yang kini sudah tampan bersama Al.
" Mom.. ama anget uka pintu na. " protes Romeo.
" Maaf sayang mommy tadi sakit perut. " saut Cinta berbohong.
" Kalian duluan ya ikut sarapan sama oma dan opa, nanti mommy sama daddy menyusul. " sambung Cinta lagi.
Mendengar itu Romeo dan Al pun berjalan menuju ruang makan meninggalkan Cinta yang kini kembali masuk kedalam kamar.Ia lalu mempersiapkan segala keperluan Key.Setelah Key keluar dari kamar mandi Cinta pun masuk ke dalam kamar mandi. Ritual mandi Cinta pagi ini sangat lah singkat karena ia tidak mau jadi bahan ledekan sangat mertua karena terlambat.
" Kamu sih by, jadi kita telat gini. " protes Cinta yang sedang memakai kan dasi di leher Key.Key memegang pinggang Cinta yang saat ini masih menggunakan handuk yang melilit tubuhnya.
" Kamu mancing aku lagi sayang. " goda Key yang kini asyik menciumi tengkuk polos Cinta.
Oh astaga suami mesum nya itu begitu santai padahal mereka sudah terlambat namun Key masih sempat modus. Cinta mendorong Key lalu berlari menuju walk in closet untuk berganti pakaian. Key terkekeh melihat tingkah lucu istrinya yang menggemaskan.
Singkat waktu kini keduanya baru saja masuk ke ruang makan.Dad Keenan sudah berangkat terlebih dahulu, karena kini perusahaan mereka berbeda dan juga sudah terlalu siang apabila berangkat bersama dengan Key.
" Pantesan kalian kesiangan. " ucap Mom Alexa saat melihat rambut keduanya masih basah.
Cinta menunduk malu, tuh kan mertuanya menyadari nya kalau mereka habis iya iya an semalam.Sementara si pembuat dosa nya hanya tersenyum selebar mungkin menampilkan rentetan gigi putih nya.
" Lagi deadline buat adik yang banyak buat Romeo mam. " celetuk Key lalu ia memakan makanan nya.
" Daddy cama mommy Al uga agii uaat dede buat Al. " saut Al begitu menggemaskan.
Cinta tersenyum menanggapi ucapan Al, mom Alexa pun melanjutkan makanan nya. Flora baru saja ikut bergabung bersama mereka.
" Tapi mom, adik na anaa? kata daddy mommy cama Daddy balu buat dede bayi tapi ana ndak ada. " ucap Romeo membuat Cinta frustasi harus menjawab apa. Ingin rasa nya ia menggetok kepala Key yang asal bicara tentang adik di depan Romeo yang berakibat panjang seperti ini.
" Kamu yang jawab by. " ucap Cinta dengan sorot mata yang tajam.Flora dan Mom Alexa tergelak tawa mendengar pertanyaan Romeo.
" Dede nya masih on the way boy, kalau mau cepet mommy sama daddy harus rajin buat nya dan Romeo nggak boleh ganggu. " celetuk Key yang langsung dapat pelototan mata dari Cinta.
" Mommy cama Daddy kalo butuh teligu yang banyak nanti bilang cama meo ya nanti aku bawain teligu yang banyak buat bikin dede bayi. " cerocos Romeo dengan polos nya.
Mom Alexa dan Flora terkekeh mendengar ucapan polos Romeo. Sementara Cinta kebingungan harus menanggapi seperti apa.
"Ini anak gue nyuruh buat ade atau kue lebaran? kenapa pake terigu segala? " batin Key bertanya - tanya.
Seolah tau apa yang dipikirkan Key Cinta dengan cepat menyuruh Key berangkat bekerja karena hari sudah siang. Key pun meminum kopi nya lalu pamit kepada mom Alexa dan istrinya juga kepada Romeo dan Al yang masih asyik membahas adik.
" Meo sama Al kalau makan udah selesai main aja ya di halaman belakang. " ucap Cinta mengalihkan topik pembicaraan mereka.
" Iya benel Al mumpung kamu macih dicini kita puasin main. " seru Romeo lalu berlari menuju halaman belakang diikuti Al dari belakang.
" Mommy..!!" rengek Cinta.
" Tapi dia kan anak mommy. " cetus Cinta sambil mengerucutkan bibirnya.
" Kamu tahu daddy nya juga sama kayak dia, mesum. " ucap mom Alexa setengah berbisik.
Cinta pun terkekeh ternyata ia tahu sifat Key menurun dari mana.
" Aku berasa anak tiri disini. " celetuk si bungsu yang dari tadi di abaikan.
" Omo omo.. aku lupa adik ipar ku ada di sini. " pelik Cinta terkejut.
" Ish kalian ini kalau udah ngobrol suka lupa aku. " cibir Flora kesal.
" Ughh calon manten nggak boleh merajuk. " goda Cinta sambil mencolek dagu Flora.
" Aku jadi inget saat kak Key sama kak Cinta nikah, saat foto bersama mereka kan saling nyakitin tapi di kamera keliatan bagus banget. " cerocos Flora.
Mom Alexa memicingkan mata nya, " Kalian ini ya. " saut mom Alexa.
" Mommy sama daddy juga kan gitu sama. " celetuk Flora membuka kartu mom Alexa.
" Tapi sekarang kalian udah bucin banget sama pasangan masing-masing. Kayak aku dong udah bucin dari kecil sama Sean. " seloroh Flora dengan bangga.
Mom alexa dan Cinta pun mencebik,si bungsu ini memang sudah bucin akut terhadap Sean.
" Nggak nyangka main rumah -rumahan kalian akan jadi kenyataan. " saut mom Alexa.
" Rumah - rumahan mom? " tanya Cinta tidak. mengerti.
" Sean sama Flora dulu suka main rumah - rumahan, Flora jadi istrinya Sean. " jelas mom Alexa mengingat permainan itu saat mereka masih kecil.
" Oh.. jadi dari situ awal muka mereka jadi calon istri dan calon suami. " seloroh Cinta yang kini sudah paham.
Flora hanya tersenyum, " Oh ya mom.. undangan pernikahan kami udah di design sama Krystal.. kami juga mau pakai WO nya Kiara sama Rico. " jelas Flora.
" Mommy ikut kamu aja, kamu beneran berenti dari pekerjaan kamu Flo? " tanya Mom Alexa.
" Iya mom, aku pengen kayak mommy yang diem di rumah menanti suami dateng. " ucap Flora sambil menangkup dagu nya dengan kedua tangan.
" Tapi karir lo lagi di atas daun Flo. " saut Cinta yang membayangkan banyak uang yang ditolak oleh Flora.
" Cita-cita aku dari dulu jadi istri Sean kak. " jawab Flora santai.
" Mom, anak mommy kayak nya kudu di rukiyah.Dia kayak nya udah cinta mati banget sama Sean. " gerutu Cinta.
Mom Alexa terkekeh mendengar ocehan Cinta, mereka pun melanjutkan obrolan mereka sampai siang hari. Para pelayan sibuk merapikan meja makan sementara para wanita berbeda generasi itu masih asyik bercengkrama menceritakan kebucinan Flora.
....
Jangan lupa like komen dan vote ya bestie..