Cinderella Modern

Cinderella Modern
Cinta Galau



Setelah acara makan siang yang diselingi menggoda pasangan pengantin baru itu, kini Cinta dan Key sedang duduk bersama Key di ruang tengah Penthouse.


" Lo mau nikah sama gue karena uang kan? " tanya Key selidik.


Cinta mengepalkan tangannya mendengar ucapan Key yang sangat tajam.


" Kalau iya kenapa? masalah buat lo? " bentak Cinta lalu pergi meninggalkan Key.


" Cih semua cewek sama aja matre, " ujar Key lalu bangkit dari tempat duduk nya.


Semenjak kejadian tadi Key memperlakukan Cinta dengan semena - mena. Kini Cinta sedang sibuk membuat cemilan dan minuman untuk Key.


Hari ini sehari an Cinta disuruh ini dan itu oleh Key padahal pelayan di Penthouse banyak namun Key terus saja menyusahkan Cinta.Dengan dalih istri yang harus patuh terhadap suaminya mau tidak mau Cinta melakukan nya walaupun sering kali ia mengumpat.


Saat semua orang sedang sibuk Cinta memasukkan obat pencahar sedikit di minuman Key.Dengan senyum mengembang ia membawa minuman itu kepada Key yang sedang membaca buku di ruang baca.


Key sudah mulai ikut daddy nya berbisnis oleh karena itu ia harus banyak belajar tentang bisnis.Cinta pun menaruh minuman itu di atas nakas tempat Key duduk.Key pun meminum minuman itu sampai habis.Cinta tersenyum kepada Key dengan senyum yang dipaksakan.


" Lo senyam senyum gitu mencurigakan, " gerutu Key lalu menutup buku yang baru saja ia baca.


Tiba-tiba perut nya bergejolak dengan cepat Key berlari menuju toilet di kamar nya.Untung nya di Penthouse hanya ada mereka berdua dan beberapa pelayan sehingga Cinta bisa membalas semua perlakuan Key terhadap nya.


" Lo mau nindas gue, enak aja.. tidak semudah itu ferguso. Mak tiri gue aja nggak bisa nindas gue ini lo cuma anak manja yang sok berkuasa mau ngerjain gue, jangan harap ya, " gerutu Cinta berbicara sendiri.


Entah sudah berapa kali Key mondar-mandir ke toilet sehingga kini ia terkulai lemas.Cinta merasa tidak tega ia pun membuat kan makanan untuk Key dan segelas teh pait untuk menyembuhkan sakit perut nya.


Dengan telaten cinta menyuapi Key, Key yang sudah lemas dengan senang hati menerima suapan dari Cinta.Lalu ia pun meminum teh buatan Cinta.


" Lo udah buat gue sakit perut sekarang ini teh kenapa nggak manis? " protes Key kesal.


" Itu obat tau, mau sembuh nggak? " tanya Cinta.


" Dia yang bikin gue sakit perut dia juga yang ngobatin, nggak ngerti gue sama nih cewek, " batin Key.


" Kenapa lo liatin gue mulu? tersepona lo sama gue? " ejek Cinta percaya diri.


Key berdecak sebal, " Idih males banget gue terpesona sama cewek modelan kek elo, " cibir Key.


Cinta kembali menyuapi Key dengan bubur yang tadi ia buat.


" Maka nya lo jangan macem-macem sama gue, emak tiri gue aja nggak bisa nindas gue. Lo pikir gue hidup di negri dongeng yang bisa ditindas seenaknya sama orang yang berkuasa? enggak ya dari kecil gue udah dilatih supaya gue bisa jadi gadis yang tangguh dalam menghadapi apapun, " jelas Cinta panjang lebar.


" Gue tekan kan lagi sama lo gue nikah sama lo buat ngehidar dari titisan penyihir meksiko dirumah gue, dan gue nggak tertarik sama sekali sama duit lo yang sebanyak gaban itu. Gue masih punya tangan dan kaki untuk bisa cari uang sendiri tanpa harus ngandelin uang lo, ngerti lo sekarang konci, " ketus Cinta lagi.


Key yang mendengar itu langsung terdiam, " Maaf" ujar Key pelan.


" Apa? " tanya Cinta pura- pura tidak mendengar.


Cinta terkekeh mendengar nya, ia tidak menyangka pria arogan itu akan mengeluarkan kata maaf kepada nya.


" Gue sebenarnya mau ngomong sama lo, " ucap Key mulai serius.


" Apaan? " ketus Cinta malas.


" Sebenarnya ada pacar gue yang nggak akan pernah gue putusin, dan lo tau kan kita nggak saling cinta jadi jangan berharap dengan pernikahan ini, " jelas Key.


Cinta terkekeh, " Bagi gue pernikahan itu bukan main- main ya tuan muda, tapi kalau itu mau lo oke. Berarti gue juga bebas ya deket cowok lain, " sahut Cinta tegas.


" Enggak bisa dong, nanti kalau media tau gimana? " ucap Key sewot.


Cinta meniupkan poninya keatas ia malas sekali berbicara dengan pria egois di depan nya ini.


"Ada ya cowok modelan kek elo gini yang egois banget, " tutur Cinta kesal.


" Kenapa nggak Kean aja sih yang jadi suami gue? kenapa harus lo? gue males berurusan sama cowok yang masa lalu nya belum usai, " lanjutnya lagi.


" Kita damai deh ya Lope gue nggak akan ganggu li lagi, kalau lo ada masalah lo cerita sama gue, gue pasti bantu lo. Jadi lo juga harus bantu gue juga, gimana? " usul Key mengulurkan tangannya.


Cinta berdecak sebal, " Ck.. bisa- bisa nya lo ngajak istri lo berkoalisi biar lo bisa selingkuh, ".


" Gue kan udah bilang lo jangan berharap sama gue, kita ini beda level lo bukan level gue, " ujar Key kembali meminum teh lagi.


" Oh level ya? baiklah tuan muda terserah lo mau gimana juga tapi ingat jangan pernah ikut campur juga urusan gue, gue deket dengan siapa pun lo nggak boleh berani ngelarang, " ucap Cinta dengan nada kesal.


" Kita lihat tuan sombong suatu saat lo yang ngemis cinta sama gue, " batin Cinta kesal.


" Pindahin barang - barang gue dari kamar lo, gue nggak sudi sekamar sama lo, " ketus Cinta lalu pergi meninggalkan Key.


" Kenapa nggak gue biarin dia mati aja tadi "gerutu Cinta saat sudah keluar dari kamar Key.


Cinta mengacak rambutnya frustasi ia kini bagai Rapunzel yang terjebak di menara tinggi dan tidak bisa melakukan apapun karena akan banyak media yang meliput nya nanti.


" Bahkan sepertinya untuk makan cilok dan seblak diluar pun kayak nya akan sulit, " gumam Cinta frustasi sambil mengusap wajahnya kasar.


Andai ada alat doraemon yang bisa kembali ke masa lalu ia ingin merubah nasib nya agar tidak di jodohkan dengan pria egois seperti Key.Yang dengan enak nya berbicara masih mencintai wanita lain kepada istrinya.


Walaupun Cinta tidak memiliki perasaan terhadap Key namun dia punya harga diri. Istri mana yang mau diajak berkoalisi oleh suaminya untuk berselingkuh.


Ingin rasanya Cinta menjambak atau memukuli suami laknat nya itu.


Di kamar Key berkali-kali mencoba menghubungi Milka. Namun sampai saat ini ia masih belum menjawab panggilan dari Key.Key ingin menjelaskan kepada Milka kalau pernikahan ini hanya keinginan orang tuanya.