Cinderella Modern

Cinderella Modern
Hadiah kelulusan



Aku nggak akan bosen buat ngingetin para bestie buat like komen sama vote.. apalagi kalau kalian mau ngirimin aku kembang ama kopi hatur nuhun syekali.. 😊πŸ₯°


Makasih buat kalian yang masih selalu setia dukung akoh.. aku semakin semangat nulis saat baca komen - komen dari kalian epribadeh.


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Happy Reading..


Sepulangnya di apartemen Rhea dan Zayn merebahkan diri di atas sofa di ruang tamu.Rhea masih saja merasa sedih karena kehilangan Cinta.Sungguh hebat orang yang menyembunyikan Cinta bahkan keluarga Rhea pun sulit melacaknya.Bagaimana tidak sulit, karena Cinta mengganti nama nya.Rhea melihat suami nya yang sedang memandang ke arah jendela luar sambil merebahkan diri di atas sofa.Rhea bangkit dari sofa menghampiri Zayn, ia kecup bibir suami nya itu.


Cup


" Maaf kan aku nyuekin kamu" ucap Rhea merasa bersalah.


Zayn tersenyum manis, " Nggak apa sayang. " jawab Zayn lalu bangkit dan duduk di sofa, Rhea ikut duduk di samping suaminya.Tiba-tiba saja Zayn mencium bibir Rhea dengan lembut.Rhea membuka mulut nya membiarkan kan Zayn mengeksplor seluruh rongga mulut nya.Keduanya saling membelit dan menyesap, ciuman mereka kini menjadi ciuman panas.


" Bolehkah aku meminta kado kelulusan ku sekarang sayang? " bisik Zayn saat pagutan mereka terlepas.


Rhea pun menganggukkan kepalanya, dengan cepat keduanya melepaskan pakaian mereka lalu Zayn menggendong Rhea menuju kamar.Zayn membaringkan tubuh Rhea yang hanya memakai dalaman secara perlahan di atas tempat tidur.


Zayn kembali mencium bibir Rhea, ia kecup kedua mata Rhea lalu tersenyum.Ciumannya kini turun ke leher lalu menuju dada, Zayn melepaskan penghalang dua benda kenyal itu.Ia pun mulai asyik bermain di sana, tempat yang akan menjadi tempat favoritnya.Tubuh Rhea meliuk kesana kemari mendapatkan sentuhan dari suaminya.Ia tidak tahu kenapa rasanya bagai terkena sengatan listrik.Apalagi kini Zayn sudah berhasil meloloskan kain terakhir yang menutupi tubuhnya.Bahkan kini Zayn sedang asyik bermain disana.


" Ini akan sedikit sakit sayang,kamu tahan ya. " bisik Zayn.


Satu kali percobaan Zayn masih sulit menerobos dinding pertahanan Rhea kedua dan ketiga kalinya ia baru dapat berhasil merobohkan benteng pertahanan Rhea.


" Aaarrhhhh. " jerit Rhea kesakitan.


Zayn mencium kembali Rhea untuk menghilangkan rasa sakit nya.Setelah melihat Rhea sudah dapat menerima Zayn melanjutkan aksinya, rasa sakit yang awalnya ia rasakan kini berubah menjadi nikmat.Keduanya sama-sama amatiran mereka melakukan nya mengikuti naluriah mereka.


Keduanya kini tengah mengarungi samudra mereguk kenikmatan indahnya surga dunia. Seperti tidak mengenal lelah atau mungkin sudah menjadi candu Zayn dan Rhea terus melakukan nya berulang kali entah sudah berapa kali pelepasan hingga sampai saat ini Zayn terkulai lemas di samping istrinya yang sudah terlelap.Zayn merapikan rambut Rhea yang acak - acakan, lalu ia kecup keningnya.


" Makasih sayang kamu udah memberikan sesuatu yang berharga buat aku " bisik Zayn lalu ikut terlelap sambil memeluk tubuh polos istrinya.


Sementara di rumah Gigi, Suho dan kedua orang tuanya datang berkunjung untuk mengikat Gigi.


Mereka tahu pasti Gigi akan menolak apabila mereka mengadakan pesta pertunangan secara besar-besaran.Oleh karena itu hanya keluarga saja yang hadir.


Kedua orang tua Gigi awalnya tidak percaya saat Suho memberitahu mereka apabila kedua orang tuanya akan datang ke rumah mereka.Namun kini ia percaya melihat kedua orang tua Suho yang datang dengan barang bawaannya ke rumah Gigi.Walaupun keadaan rumah Gigi sederhana tapi kedua orang tua Gigi senang dapat berkunjung.Bahkan mama Hyeri dan ibu Gigi dapat cepat akrab.Untung nya Hyeri kini sudah lancar berbahasa Indonesia jadi dia dengan mudah berkomunikasi dengan mereka.Para tetangga pun ikut menjadi saksi acara pertunangan sederhana Gigi dan Suho.


Suho menyematkan cincin berlian di jari manis Gigi, begitu pula sebaliknya.Keduanya kini resmi bertunangan, semua orang bahagia melihat hal ini.Para tetangga pun terkagum kepada keluarga Suho yang dapat menerima keluarga Gigi dengan welcome.Jarang - jarang ada orang kaya yang mau berbesanan dengan orang miskin seperti mereka pikirnya.Namun tidak semua orang kaya berfikiran sempit seperti itu.


" Iya Pak Nick. " jawab ayah Gigi sungkan.


" Bapak nggak usah gugup gitu, kita sekarang besanan lho pak. " goda papa Nick lalu tersenyum.


Besan? oh ya ampun ayah Gigi tidak percaya berbesanan dengan orang kaya.


" Suho juga sudah masuk islam, ia akan ikut agama kamu nak.Dan kami nggak ngelarang itu, itu hak Suho untuk memilih. " ucap mama Hyeri sambil menggenggam tangan Gigi.


Gigi merasa terharu, ia merasa sangat di cintai oleh keluarga ini.Terutama oleh Kang Suho yang kini menjadi tunangannya.Suho menarik Gigi menjauh dari kerumunan, ia memberikan Gigi ponsel baru.


" Chagi terima ini ya biar couple an kayak aku. " ucap Suho sambil menunjukkan ponsel yang sama dengan yang Suho berikan untuk Gigi.


Gigi mengangguk lalu tersenyum, " Besok aku berangkat ke Korea kalau kamu nggak mau ikut yasudah aku nggak bisa maksa kamu. Yang pasti jaga hati kamu buat aku. " ucap Suho lalu mengulum senyum.


Suho pun mencium bibir Gigi, Gigi membalas ciuman Suho mereka berciuman cukup lama.


Di apartemen Rhea baru saja bangun dari tidurnya, ia hendak bangkit namun rasa nyeri masih terasa.Rhea mengambil obat yang ada dalam nakas ia pun meminumnya.


" Kamu minum apa sayang? " tanya Zayn membuat Rhea tersentak.


" Kamu ngagetin aja, aku minum pil pencegah kehamilan. Nggak apa - apa kan kita tunda dulu punya anak? " tanya Rhea.


Zayn tersenyum lalu kembali mengungkung Rhea, ia tatap wajah cantik istrinya.Ia kecup keningnya, lalu kedua matanya turun ke bibir.


" Nggak apa sayang, yang penting yang ini jangan di tunda. " goda Zayn kembali menguasai Rhea dan kejadian panas tadi kembali terulang.Zayn sudah mulai kecanduan oleh aktivitas yang di gilai para pasutri ini.Ternyata sungguh memabukkan, suara indah nan syahdu keluar dari mulut keduanya seolah bersahutan dengan pelepasan yang mereka rasakan.Keduanya kembali melanjutkan aktivitas itu saat Zayn menggendong Rhea menuju kamar mandi.Rhea yang awal nya malu menjadi malu tapi mau.Pasangan suami istri itu entah sedang merayakan kelulusan mereka atau sudah mulai menyukai hal tersulit seolah tidak kenal lelah dengan aktivitas itu.


Rhea mengerucutkan bibir nya saat menatap foto nya bersama Gigi dan Cinta.


" Kita berangkat minggu depan. " ucap Zayn yang kini sudah memakai piyama tidur yang sama dengan Rhea.


" Aku nggak nyangka akan pisah sama Gigi dan Cinta. " ucap Rhea lirih sambil menaruh figura foto tadi di atas nakas.


" Lo di mana Pe? " batin Rhea.


...........


Jangan lupa tinggalin jejak bestie.. πŸ₯°