
Hari berganti hari kini mereka semua telah selesai menjalani ujian semester pertama.Pembagian nilai hasil ujian pun sudah keluar.Kini mereka semua sedang bersiap untuk berangkat ke London untuk menghadiri pernikahan Zayn dan Rhea.
Semua sepakat berangkat dengan pesawat pribadi milik si anak Sultan Key Alexander.Nampak pasangan fenomenal kita Key dan Cinta sudah duduk cantik di kursi belakang, entah mengapa mereka senang mojokan.Gigi dan ibu peri nya Suho pun ikut dalam pesawat itu karena Cinta merengek agar Gigi ikut bersama nya.Rhea dan Cinta ingin membiayai semua kebutuhan Gigi selama di London namun Suho bersikeras yang akan bertanggung jawab karena ia sudah berjanji akan menjadi ibu peri Cinderella bagi Gigi.
Kean dan Kavin asyik menggoda para pramugari cantik di pesawat.
" Jadi kita di sini cuma sebentar aja nih? " tanya Cinta kepada Key.
" Hmm kita mau berkunjung menemui Zhia dulu di LA, Kai sudah duluan ada di LA kayak nya. " ucap Key sambil mengusap lengan Cinta yang bergelayut manja di lengannya.
" Tapi kalau lo masih pengen di sini nggak apa- apa kok sayang. " sambung nya lagi.
" Kita liat nanti deh. " ucap Cinta lalu menyandarkan tubuhnya di kursi.
Suho memandang wajah Gigi yang teduh sedang tertidur, entah apa yang ia rasakan kepada gadis itu.Rasa nya ia ingin selalu melindunginya, ia mengingat pertama kali ia bertemu dengan Gigi.
Flashback on
Suho berlari mengejar pria yang mencuri tas laptop miliknya.Di dalam tas tersebut banyak berkas milik sang ayah untuk diberikan kepada uncle Keenan.Semenjak memiliki perusahaan sendiri Nick bekerja sama dengan Keenan, terkadang ia selalu meminta putra nya untuk mengantarkan berkas penting kepada Keenan karena Suho berada di Indonesia kini.
Si pencuri tiba-tiba terjatuh karena kaki nya di jegal oleh Gigi.Untung nya laptop itu berhasil Gigi selamat kan sebelum tergeletak mengenaskan di jalanan.
" Gomawo. " ucap Suho dengan nafas tersengal.
Gigi mengernyitkan kening nya ia merasa tidak asing dengan bahasa yang ia dengar saat ini.Iya bahasa yang selalu ia dengar saat menonton drama Korea.Omo omo Gigi menutup mulutnya dengan kedua tangannya, ia menatap pria di hadapan nya ini dengan seksama.Kyeopta.. Kyaaa!!
Gigi terlonjak senang bertemu dengan pria tampan yang sangat mirip dengan Bo Min Golden Child favoritnya. Saking senang nya ia lupa saat ini si pencuri merintih kesakitan karena tangannya diinjak oleh Gigi.
" Sakit banget neng tega bener. " ucap Si pencuri.
" Maaf pa. " ucap Gigi lagi.
" Jangan bawa saya ke kantor polisi, saya terpaksa melakukan nya.Ibu saya sakit parah saya butuh uang banyak. " ucap Pria itu menangis.
Gigi melihat hal tersebut menjadi iba ia pun merogoh tas sekolah nya lalu mengambil beberapa lembar uang untuk pria tadi.
" Aku tidak bisa membantu banyak pa, ini ada sedikit uang dan kartu nama saudara saya di rumah sakit.Bapak bisa bertanya pada nya cara membuat kartu tidak mampu untuk kalangan seperti kita. " jelas Gigi memberikan uang dan kartu tersebut kepada si pencuri itu.
" Terimakasih neng semoga kebaikan eneng dibalas sama Yang Maha Kuasa." ucap si bapa itu begitu senang.
Gigi tersenyum, Suho merasa kagum melihat wanita di hadapan nya ini.
" Semoga eneng sama si aa kasep ini berjodoh. " ucap si bapa itu lagi lalu pergi.
Eh!!
" Aku traktir makan sebagai rasa terimakasih ku pada mu. " ucap Suho lalu menarik lengan Gigi yang masih mematung.
" Dia bisa bahasa Indonesia? daebak? " ucap Gigi kagum.
Sejak saat itulah Suho menjadi akrab dengan Gigi dan karena Gigi lah iya bisa berbahasa Gaul seperti yang lainnya.
Flashback off
Setelah menempuh perjalanan jauh kini mereka sudah berada di hotel masing-masing.Cinta dan yang lainnya menginap di hotel tempat acara akan diselenggarakan esok hari.Sementara Gigi mengikuti sang ibu peri yang membawanya bertemu orang tuanya di hotel milik keluarga nya.
" Ish Suho kenapa lo bawa gue ketemu orang tua lo sih? gue nggak bisa bahasa Korea atau Inggris ya nanti gue nge batu gimana? " protes Gigi yang kini sedang bersidekap dada.
" Orang tua gue bisa bahasa Indonesia kok, mereka sahabat nya uncle Dave dan aunty Stella jadi ibu ku bisa berbahasa Indonesia. " jelas Suho sambil fokus menyetir.
Huft..
Gigi menghela nafas kasar, namun ia merasa gugup seperti yang hendak bertemu dengan calon mertua saja.
" Kok gue deg- deg an berasa mau ketemu camer. " celetuk Gigi.
Suho terkekeh mendengar ocehan Gigi, ia pun memarkirkan mobilnya di tempat parkir hotel.Setelah itu mereka keluar dari mobil menuju lift ke lantai atas.Mereka pun melangkah kan kakinya menuju kamar untuk Gigi tempati.Manik mata Gigi membelalak saat melihat isi kamar hotel itu.. Ia semakin takjub saat melihat sudah banyak gaun dan sepatu beserta aksesoris untuk datang ke pesta.Suho benar-benar menjadi ibu peri nya ia sudah mempersiapkan ini semua untuknya.
" Istirahat lah dulu, mandi lalu makan nanti kita bertemu orang tua ku sebentar lagi. " ucap Suho lalu meninggalkan Gigi yang masih tercengang saat melihat banyak makanan yang tersaji di meja.
Gigi merasa ia kini seperti berada di dalam drama yang ia tonton.Ia melangkahkan kaki nya menuju kamar mandi, ia mengisi bathub kamar mandi dengan air hangat lalu menaruh sabun aroma therapy yang sudah tersedia disana.Setelah melepaskan pakaian nya ia memasukkan tubuhnya ke dalam bathub, ia berendam dengan sangat nyaman merilekskan tubuhnya.Sambil mendengar kan lagu favorite nya life goes on milik BTS, sebelum masuk kedalam bathub Gigi terlebih dahulu menyalakan musik dari ponselnya.
Sudah berapa kali Suho mengetuk pintu kamar Gigi namun tidak ada jawaban.Ia pun meminta kunci cadangan dari pegawai hotel, setelah itu ia masuk ke dalam kamar Gigi.Suho tidak melihat Gigi di manapun, ia pun masuk ke dalam kamar mandi yang tidak terkunci.
Suho membalikkan tubuhnya, " Oh astaga.. bisa- bisa nya dia tertidur saat berendam. " gumam Suho.
Suho mengetuk pintu kamar mandi yang kembali ia tutup dengan keras berharap Gigi akan terbangun.Ternyata Gigi masih setia di dunia mimpi, dengan karena takut Gigi mati kedinginan ia pun terpaksa mengangkat tubuh polos Gigi keluar kamar mandi.Namun saat ia akan merebahkan tubuh Gigi ke atas ranjang tiba-tiba Gigi terbangun.
" Aaaaarrhhhh" teriak Gigi lalu turun dari pangkuan Suho membuat Suho menelan saliva nya kasar saat melihat tubuh polos Gigi.Gigi yang menyadari itu dengan cepat menutupi tubuhnya dengan selimut.
" So_ sorry gue tadi khawatir sama lo, takut lo mati kedinginan nanti. " jelas Suho tergagap.Gigi tidak tahu saat ini Suho merasa panas dingin dibuatnya.
Saat ini Gigi rasanya ingin pergi sejauh mungkin dari Suho, Suho melihatnya tanpa pakaian.Gigi merutuki kebodohannya yang tertidur saat berendam tadi.
.............
Jangan lupa pencet tombol love dan tinggalkan jejak like komen dan vote ya..