
Waktu terus berlalu usia kandungan Cinta sudah mendekati persalinan. Kehamilan nya sekarang membuat nya sulit beraktivitas karena perut nya semakin membesar tidak seperti saat hamil Romeo.
Saat ini Cinta sedang mendengarkan suara RBT dari ponsel milik Key. Entah mengapa dia begitu menyukai lagi itu.
Romeo sampai bosan terus-menerus melihat mommy nya menari seperti girlsband Korea yang ia suka. Padahal perut nya itu sangat besar namun ia tidak kesulitan untuk menari seperti mereka.
Tiba- tiba saja Cinta merasa perut nya begitu kesakitan. Romeo sangat panik ketika melihat mommy nya menjerit kesakitan sambil memegang perut nya.
" Mommy sih,pakai joget- joget segala," protes Romeo mencebik.
Romeo dengan cepat memanggil Oma Alexa ketika ia melihat darah mengalir dari paha Cinta.
" Oma,mommy berdarah!!" teriak Romeo sambil berlari menghampiri Oma Alexa.
Oma Alexa bergegas masuk ke dalam kamar Cinta,ia terkejut ketika melihat Cinta sedang merintih kesakitan. Oma Alexa pun menelepon Key menggunakan ponsel Cinta.
" Sabar ya nak,ino Key nggak ngangkat panggilan dari mommy," ucap Mom Alexa begitu cemas.
Sementara Kavin dan Kai yang saat ini sedang bekerja bersama Key merasa sedikit terganggu dengan suara ponsel Key yang sejak tadi berdering.
" Hey,Konci!! ponsel lo dari tadi berisik banget,angkat dulu ngapa," protes Kavin yang merasa terganggu oleh dering ponsel milik Key.
" Jangan,itu Cinta lagi dengerin RBT di hape nya,ini keinginan anak gue," jawab Key dengan mata fokus ke depan layar laptopnya .
" Ada- ada aja si Lope ngidam nya," celetuk Kavin mendengus kesal.
" Gue jadi inget saat gue pengen tanda tangan di kepala pria botak di London," ucap Key lalu mengingat kejadian di mana ia dan para the K harus berkelahi dengan mereka karena Key yang ingin sekali tanda tangan di kepala pria itu.
" Tapi angkat aja,siapa tau penting. Kehamilan Lope kan mendekati persalinan siapa tau dia melahirkan triplets," ucap Kai.
Key merasa apa yang di katakan oleh Kai ada benar nya,ia pun menerima panggilan telepon dari istri tercinta nya.
" Key,Cinta mau melahirkan!!" pekik Mom Alexa dari sebrang sana.
" Oke Mom,Key segera pulang," jawab Key lalu mematikan sambungan telepon.
" Kenapa?" tanya Kai saat melihat Key terlihat begitu cemas.
" Cinta mau melahirkan," ucap Key sambil memakai jas nya lalu mengambil kunci mobil dan ponsel yang ia taruh di atas meja kerja nya.
Dengan cepat Key berjalan keluar dari ruangan nya.
Kavin dan Kai pun bergegas merapikan pekerjaan mereka lalu bangkit dari duduk mereka. Mereka pun melangkah kan kaki mereka mengikuti Key.
Beberapa menit kemudian Cinta sudah di bawa ke rumah sakit oleh Mom Alexa dan Dad Keenan. Romeo sejak tadi merasa cemas melihat mommy nya kesakitan seperti itu. Para tim medis dengan cepat bergegas menangani Cinta,mereka membawa Cinta masuk ke ruang persalinan.
" Mommy.. dad," ucap Romeo terlihat begitu sakit.
" Tidak apa-apa boy,adik- adik mu saat ini sedang on the way pengen ketemu kakak mereka. Percayalah semua akan baik-baik saja," ucap Key mencoba menenangkan putra nya.
" Yes dad," jawab Romeo lalu kembali duduk di pangkuan mom Alexa.
Karena terlalu banyak mengeluarkan darah,para dokter meminta persetujuan Key untuk melakukan operasi secar. Dengan cepat Key menyetujui tindakan tersebut,Cinta di bawa menuju ruang operasi.
Saat ini Key senantiasa menemani Cinta yang sedang berjuang melahirkan tiga putri mereka ke dunia. Key terus berdoa meminta keselamatan dan kelancaran untuk Cinta dan bayi mereka kepada Allah.
Apabila bisa di gantikan ia lebih memilih ia saja yang merasakan kesakitan seperti itu. Ia tidak tega melihat istrinya seperti ini,Key menitikkan air matanya. Andai para the melihat mereka pasti akan menertawakan Key yang terlalu lebay.
Bukan lebay,namun Key begitu mencintai dan menyayangi istrinya. Wanita pertama yang berani memaki nya,Wanita pertama yang berani melemparkan sepatu kepada nya,wanita pertama yang sama sekali tidak terpesona dengan ketampanan dan kekayaan Key Alexander Wijaya.
Cinta pula yang mengajarkan nya banyak hal,membuat nya tidak lagi menjadi sombong dan arogan. Memang the power of lope lope membuat Key semakin lope lope.
Tangis Key kini berubah menjadi senyuman ketika ia mendengar suara tangisan bayi mereka yang baru saja lahir satu persatu.
Tiga bayi berjenis kelamin perempuan itu kini sedang di bersihkan oleh para perawat. Cinta yang masih terjaga menitikkan air mata bahagia. Key mencium kening Cinta," Terimakasih baby,kamu istri terhebat buat aku," ucap Key membuat Cinta merasa tersentuh ketika ia melihat suaminya menangis untuk nya.
Key pun mulai mengadzani bayi mereka satu persatu. Beberapa menit kemudian Cinta dan bayi mereka di pindahkan menuju ruang rawat setelah operasi selesai.
Romeo tersenyum senang,ia mencium pipi Cinta dengan mata mengembun.
" Thanks mom,mommy sudah memberikan ku tiga adik sekaligus mereka cantik- cantik seperti mu," puji Romeo.
" Iya sayang," ucap Cinta lalu memeluk putra nya.
" Mereka adalah Triplets RBT," sambung Romeo lagi.
" RBT?" tanya Key merasa aneh dengan nama yang di buat oleh Romeo.
" Rose,Belle dan Tiffany," ucap Romeo nampak serius. Bocah kecil itu begitu pintar, seperti nya ia sudah lama mempersiapkan nama untuk adik nya .
" Nama yang bagus Romeo,kamu dapat inspirasi dari mana?" tanya Opa Keenan.
" Karena mommy selalu berjoget sambil mendengarkan RBT dari ponsel Daddy," jawab Romeo membuat semua orang tergelak tawa. Kecuali Cinta yang merasa malu karena kelakuan nya di bongkar oleh putra tercintanya di depan mom Alexa dan Dad Keenan.
.........
Jangan lupa like komen dan vote bestie 💕