
Semenjak kehamilan nya Cinta menjadi sering marah - marah apalagi terhadap Key.Entah mengapa setiap melihat wajah Key Cinta selalu emosi.Ada saja alasannya untuk memarahi Key,membuat Key frustasi karena semenjak hamil jadwal rutin ehem- ehem nya terbengkalai.
Seperti saat ini sedari pagi wanita yang berstatus istri nya itu terus saja mengoceh membahas kejadian semalam.Semalam Key lupa tidak membawakan apa yang cinta inginkan martabak manis dan asin setengah setengah.Bisa kalian bayangkan bagaimana cara nya ia memesan setengah porsi setengah porsi seperti itu?.
Sebenarnya Key ingat pesanan Cinta namun ia gengsi membeli setengah porsi.Ingin memerintahkan asistennya tidak boleh oleh Cinta .Cinta bilang bayi yang sedang ia kandung adalah anak nya jadi hanya Key yang harus melakukan apa yang ia inginkan.
Key pikir Cinta akan melupakan kejadian semalam,namun nyata nya salah.Wanita kalau sedang malah ingatan nya sangat akurat tajam terpercaya apalagi kesalahan lampau yang selalu ia ingat.Oh astaga Key benar - benar frustasi dengan Cinta yang sekarang.
Belum lagi Cinta memiliki sekutu yang selalu ada di pihak nya membela nya bahkan sama selalu memojokkan Key.Siapa lagi kalau bukan kakak dari bayi di dalam perut Kakak Romeo yang kini semakin tampak di usia nya.
" Daddy tega sekali, bagaimana kalau adik meo nanti ileran ." cibir Romeo saat mereka sedang sarapan bersama.
See ..Cinta memiliki sekutu yang kuat,apalagi kalau di tambah nyonya besar Alexa sudah dapat Key bayangkan mungkin kini Key yang menjadi Upik abu dalam cerita Cinderella.
" Nanti Daddy belikan ya sayang." bujuk Key sambil tersenyum manis kepada istrinya.
Dan yang membuat Key semakin frustasi adalah saat Cinta mulai menangis.Mood Cinta semakin ambyar terkadang marah - marah nggak jelas lalu berakhir dengan menangis.Membuat Key semakin bersalah karena tidak mewujudkan keinginannya.
" Iya sayang,Daddy sudah tidak sayang kita lagi." ucap Cinta di sela tangis nya.
Kan mereka berdua benar-benar anak dan ibu kang drama.Entah mengapa semakin besar Romeo semakin mirip Cinta.
" Nanti Daddy belikan janji sayang,Daddy pergi sekarang ya." pamit Key lebih baik berangkat kerja lebih mencari aman
Key mencium kening dua orang yang paling ia cintai secara bergantian.
" Hati - hati, awas jangan ngebut." ucap Cinta mengingat kan.Meskipun ia saat ini berubah menjadi macam namun hati nya masih seperti peri kok.
Key pun keluar dari mansion di antar oleh Cinta dan Romeo.Mereka melambaikan tangan saat Key sudah masuk ke dalam mobilnya.Key melajukan mobilnya menuju perusahaan.
Setengah jam berkendara Key sudah sampai di area parkir AW Group.Ia melihat deretan mobil mewah yang sudah terparkir di sana.Mobil siapa kalau bukan mobil milik sahabatnya.
Key keluar dari mobil lalu berjalan masuk ke dalam.Para karyawan menyapa nya dengan hormat saat bos mereka datang.
Aiden pun baru sampai sama seperti Key.Pria itu menunduk memberi salam kepada bos nya.Kedua nya memasuki lift khusus CEO bersama.
" Jadwal hari ini apa bang?" tanya Key pada Aiden.Saat berdua ia selalu memanggil Aiden dengan sebutan Abang,karena Aiden lebih tua dari nya.
" Siang nanti ada rapat dewan direksi di kantor pusat." jawab Aiden.
" Baiklah,sejak kapan mereka sampai di sini?" .tanya Key.
Aiden terdiam sejenak kemudian ia mengingat yang di maksud bos nya adalah para sahabatnya." Seperti nya baru saja ,karena aku pun baru datang." jawab Aiden jujur.
Aiden dan Key sudah sampai di lantai mereka tuju,mereka berjalan menuju ruangan Key.Key memasuki ruangannya, terlihat ketiga sahabat nya sedang menikmati kopi di pagi hari.
" Pagi - pagi banget kalian kemari." ucap Key seraya melepaskan jas nya lalu ia taruh di kursi kebesaran nya.Ia pun duduk di dekat mereka lalu mengambil kopi yang hendak di minum oleh Kean.
" Sialan lo." protes Kean.Key tidak menggubris ocehan Kean,dengan santai nya ia meminum kopi milk Kean.
Aiden pun memerintahkan office boy untuk membuatkan kopi yang baru untuk Kean.
" Muka lo kenapa kusut gitu?." tanya Kavin selidik.
Kean,Kai dan Kavin tertawa terbahak-bahak mendengar cerita Key.Dapat mereka bayangkan seperti apa penderitaan Key saat ini.
" Belum lagi Cinta punya sekutu yang sangat kuat." sambung Key lagi.
" Siapa? mom Alexa?" tanya Kavin.
" Bukan,tapi Romeo yang semakin besar semakin mirip Cinta." protes Key.
Key mengkerut kan keningnya saat melihat para sahabatnya itu sedari tadi terus menertawakan diri nya.
" Kalian kenapa ketawa terus?" tanya Key kesal.
" Lo generasi suami takut istri selanjutnya setelah para papa peri." ejek Kavin di sela tawa nya.
" Nanti juga lu bakal ngerasain Kav." seloroh Key tidak terima.
" Iya,bukti nya seorang Kaivan aja takluk banget sama Zhia." sindir Kean melirik ke arah Kai.
" Gue bukan takut,cuma gue sayang istri aja." elak Kai lalu kembali menyeruput kopi yang sedari tadi ia pegang.
" Alah,paling juga lo takut nggak di kasih jatah iya iya an kan.." cibir Key yang dapat membaca apa yang di pikirkan oleh Kai saat ini.
" Elu juga sama kan,takut kesejahteraan lu terancam." Kai membalikkan keadaan kini Key tidak dapat mengelak.
" Udah, udah sama - sama suami takut istri nggak usah berantem." sahut Kean.
" Dih,Jones ngatain kita." ucap Kai.
" Gue nggak Jones ya,gue udah punya Rein." balas Kean.
" Cepetan nikahin dong,jangan kayak si Kavin noh pacaran Mulu nggak di halalin neng Kikim nya." ejek Key.
" Eits,gue sama Kimmy otewe halal ya.Beda sama Kean yang nggak ada kepastian." sindir Kavin.
Kean pun melemparkan bantal sofa tepat mengenai wajah Kavin yang sedari tadi tersenyum mengejek Kean.
" Kav,gue nginep di apartemen lo ya." pinta Key frustasi.
" Nggak ada,ada Kimmy di sana.Gue ke sini mau bahas rencana pernikahan gue sama Kimmy tanpa sepengetahuan kakek." seloroh Kavin.
( ini part di mana Kavin dan kawan2 sedang berdiskusi merencanakan pernikahan Kavin dan Kiimmy).
" Idih pelit banget sih lo." Key merenggut persis mirip dengan Romeo apabila tidak mendapatkan apa yang ia mau.
" Di elo boleh ya Ken?" tanya Key.
" Masalah itu di hadapi jangan di hindari,lo musti memahami kalau mood wanita hamil berbeda-beda.Dan wanita hamil selalu ingin di mengerti." jelas Kean memberi nasehat.
Key terdiam mendengar ucapan Kean,ada benarnya apa yang Kean ucapkan.Mungkin Key yang kurang peka terhadap Cinta sehingga Cinta berubah menjadi galak.
Jangan lupa like komen dan Vote yes