
Come on para bestie bantu like komen dan vote nya..
Setelah selesai membersihkan diri kini Fero dan Jennie kembali melakukan aktivitas masing-masing.Sesekali Fero melihat ke arah jendela ruangannya yang terlihat Jennie sedang berkutat dengan pekerjaan nya.Fero berfikir untuk memindahkan meja kerja Jennie di dalam ruangannya saja agar ia dapat terus berdekatan dengan istrinya.
Tak lama kemudian Fernando masuk ke dalam ruangan Fero, sebelum nya ia menyapa Jennie dahulu di luar sana.
" Ck ck kau ini selalu tidak tahu tempat kalau ingin bercinta. " ledek Fernando.
" Kau mengintip? " tanya Fero asal.
" Aku tadi hendak memberikan ini proposal kerja sama kita dengan investor baru tapi aku mendengar suara suara mengerikan tadi dari sini. " ejek Fernando lalu meletakkan berkas yang sedari tadi ia bawa ke atas meja.
Fero melempari kakaknya itu dengan bolpoin, " Kau iri? " tanya Fero selidik.
" Tidak, tentu saja aku senang adikku bahagia, jadi bagaimana hubungan mu dengan Jennie? " goda Fernando lagi.
" Aku dan dia sudah menikah kak. " ucap Fero dengan santai.
Fernando terkejut mendengar ucapan adiknya itu, " Sejak kapan? apa Daddy sudah mengetahui nya? " tanya Fernando.
" Aku akan mengajaknya menemui daddy malam ini, awal nya aku menikahi nya karena ada bayi di dalam perut Jennie. " sahut Fero.
" Kau benar-benar gila Fero McKenzie, kau menghamili Jennie pantas saja akhir akhir ini aku melihat Jennie seperti orang sakit. " balas Fernando sambil memijat pelipisnya yang pusing.
" Tapi aku kini mencintai nya kak." jawab Fero serius.
" Kau sudah menemui orang tua Jennie? " tanya Fernando lagi.
" Weekend nanti aku akan menemui mereka. " jawab Fero.
Fernando pun beranjak dari tempat duduk, ia hendak keluar ruangan Fero namun terhanti saat Jennie masuk ke dalam ruangan.
" Jen, apa kau mau pulang bersama ku? " goda Fernando sengaja memanasi adiknya.
" Tidak tidak Jennie akan pulang dengan suaminya. " protes Fero sebal.
Jennie terkejut saat mendengar Fero mengakuinya sebagai suami Jennie di depan Fernando.Sedangkan Fernando terkekeh melihat mantan cassanova itu ketar ketir ketakutan istrinya di ganggu oleh dirinya.
" Baiklah tuan posesif hari sudah sore aku pamit pulang, sampai ketemu di rumah Jen. " ucap Fernando lalu melenggang pergi meninggalkan pasangan suami istri itu.
Jennie menghampiri Fero, " Apa yang di maksud kak Nando? " tanya Jennie.
Fero memeluk erat pinggang Jennie, " Kita temui daddy malam ini, weekend nanti kita temui orang tua mu.Semua orang harus tahu pernikahan kita, atau kau ingin kita ada kan resepsi? " tanya Fero lalu mengecup bibir Jennie.
" Terserah kau saja. " jawab Jennie yang kini wajahnya sudah merah merona karena perlakuan manis Fero.
" Kau tidak ingat saat ini ada janin yang harus kita jaga, kita tidak tidak boleh terlalu sering melakukan nya. " protes Jennie sebal.
Fero pun menghela nafas kasar, ia lalu membenamkan wajahnya di dada Jennie yang sedikit terbuka karena ulahnya.
" Baiklah, ayo kita pulang. " jawab Fero lesu.Jennie menggelengkan kepalanya melihat tingkah Fero yang seperti anak kecil padahal tadi mereka melakukan nya cukup lama dan berkali-kali namun Fero masih belum puas.
Malam hari nya Fero dan Jennie di sambut dengan hangat oleh dad Jeremy dan papa Danu.Awalnya dad Jeremy ingin menghukum Fero saat ia mengetahui Fero menghamili Jennie dari Fernando namun karena ia terlalu senang akan memiliki cucu ia pun melupakan itu.
,
" Jennie, tinggallah di sini kau ini menantu kami biar ada yang menjaga mu.Di sini banyak pelayan yang akan membantu mu nanti jadi kamu tidak kelelahan. " ucap Dad Jeremy.
" Tidak, aku masih ingin berduaan dengan Jennie kalau di sini daddy dan kak Nando pasti akan menggangu. " celetuk Fero posesif.
" Tapi Jennie sedang hamil nak Fero tidak baik apabila dia sendirian di apartemen kalau kau kerja. " sahut papa Danu menimpali.
" Nanti saja pindah nya kami masih mau menikmati masa pacaran kami. " tegas Fero yang mendapat kan gelengan kepala dari dua pria paruh baya itu.
" Ck dasar posesif. " decak Fernando.
Makan malam pun berlangsung dengan tenang, semua orang perhatian terhadap Jennie papa Danu, dad Jeremy dan Fernando tidak ada henti menawarkan makanan enak kepada Jennie,agar bayi dalam kandungan Jennie sehat.Bayi itu adalah cucu pertama keluarga McKenzie tentu saja mereka harus ikut menjaga bayi itu bahkan sejak dalam kandungan.
Manik mata Jennie mengembun ia tidak menyangka akan di terima dengan hangat di keluarga ini.BahkN kini mereka begitu menyayangi Jennie.
Hari hari Jennie di buat pusing oleh tiga pria posesif yang bahkan kini melarang Jennie untuk bekerja.Siapa lagi kalau bukan Fero suaminya, Fernando kakak ipar nya dan dad Jeremy ayah mertuanya.Untung nya papa Danu tidak terlalu posesif seperti mereka pria paruh baya itu hanya sering memberikan nasihat yang baik untuk nya.Kini Jennie sudah pindah ke mansion setelah acara resepsi yang di adakan beberapa hari yang lalu.
Hari ini Fero sedang berkeliling supermarket untuk mencari buah persik permintaan sangat istri.Namun entah mengapa seharian ini ia berkeliling tidak mendapat kan buah itu.Hingga kini pandangan nya tertuju pada sebuah rak yang berada di ujung sana.Ada satu buah persik di sana dengan cepat Fero melangkahkan kaki nya untuk mengambil buah tersebut.Akhirnya pencarian nya akan berakhir istrinya pasti akan senang Fero mendapat kan buah yang ia inginkan.Setelah itu ia dapat mendapatkan imbalan agar dapat menjenguk anak nya.
Namun tiba-tiba ada dua tangan yang ikut menyentuh buah tersebut saat Fero hendak mengambil nya, membuat khayalan Feri seketika ambyar. Fero menoleh ke arah dua pria yang hendak mengambil buah persik incarannya sedari tadi, di satu sisi pria berwajah Korea yang tidak ia kenal.Di satu sisi lagi suami dari wanita yang pernah ia cintai.
" Maaf bung buah ini milik saya, saya yang pertama mengambilnya. " protes Key kesal.
" Nggak bisa Key ini saya yang pertama melihat nya. " kilah Suho tidak terima.
" Tapi saya yang pertama mengincarnya. " balas Fero ikut kesal.
Untungnya Rhea sudah tidak ngidam sehingga Zayn saat ini hanya menjadi penonton adegan rebutan buah persik tersebut.Ketiga pria tampan itu sudah satu jam berebut satu buah persik yang tersisa.Dan ketiganya tidak ada yang mau mengalah karena sama hal nya dengan Fero Suho dan Key pun sudah seharian ini mencari buah tersebut namun tidak menemukan nya.
Zayn pun berinisiatif untuk membagi buah itu menjadi tiga karena kelakuan mereka kini menjadi tontonan banyak orang.Kenapa para ibu hamil itu ngidam buah yang sama pikir Zayn ikut frustasi.
Zayn mem video call Cinta dan Gigi agar mau ber bagi buah persik dengan Jennie juga.Betapa terkejut nya Cinta saat mengetahui Jennie sedang mengandung padahal resepsi baru saja mereka gelar. Cinta memicingkan matanya kepada Fero sementara Fero hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.Akhirnya drama rebutan buah persik pun berakhir dengan keputusan buah itu di bagi tiga.
..............