
Come on epribadeh like komen dan vote karya aq..
🌼🌼🌼🌼🌼🌼
Happy Reading..
.......
Setelah drama rebutan buah persik kini empat calon ayah itu sedang bercengkrama di dalam kafe sambil menikmati kopi yang mereka pesan.
" Untung nya Rhea udah nggak ngidam, jadi gue aman. " ucap Zayn santai.
Untungnya Fero kini sudah mengerti bahasa Indonesia sehingga ia dapat memahami pembicaraan mereka.
" Lo tau Gigi semenjak hamil nempel mulu sama gue, bahkan gue rapat pun dia nggak mau lepas dari gue. " adu Suho mengingat tingkah aneh Gigi saat menemaninya rapat siang itu." Tapi dia yang dulu galak sekarang kayak kucing yang menggemaskan. " sambung Suho terkekeh lebay membayangkan betapa manja nya Gigi saat ini pada nya.
" Kalau gue kan gue yang ngidam tapi gue juga yang nyari sendiri,. " ucap Key sendu.
" Jadi buah persik ini buat kau? " tanya Fero.
" Kalau buah ini Cinta yang mau, gue juga pengen sih sedikit. " jawab Key.
" Aku yang paling menyedihkan Jennie tidak mau berdekatan dengan ku kata nya dia tidak suka wangi parfum yang aku pakai. " keluh Fero.
" Ganti parfum aja lah. " jawab Zayn santai.
" Udah ganti parfum dia masih nggak mau deket deket, ampe kapan sih masa ngidam berakhir? " tanya Fero kesal.
" Ada yang ampe empat bulan ada yang ampe delapan bulan kayak Rhea masih ngidam, tergantung bawaan bayi juga sih. "jelas Zayn seperti senior yang memberi arahan kepada junior nya.
Tiba-tiba datang pria kekar berkepala botak duduk di depan mereka.Key sedari tadi melihat pria botak itu.Ketiga pria itu ikut melihat apa yang dilihat oleh Key.
" Key lu jangan ngadi ngadi ya. " tukas Zayn merasa horor.
" Gue pengen tanda tangan di kepala tu bapak. " ucap Key membuat tiga pria yang mendengar nya itu auto panik.Bagaimana tidak tubuh pria itu tinggi besar.
" Key gue masih sayang nyawa gue. " sahut Suho.
" Iya Key istri kita lagi hamil. " balas Zayn nyalinys mendadak menciut.
" Kita bisa meminta izin terlebih dahulu. " usul Fero.
" Tapi kalau tidak berhasil kalian harus membantu ku memegang lengan pria itu. " titah Key kepada tiga pria itu.
" Kalau tidak kerjasama ku dengan perusahaan kalian batal. " ancam Key membuat nyali ketiga pria itu ciut bukan tiga hanya Zayn dan Suho yang tidak mau Key memutuskan kerja sama dengan perusahaan mereka. Mau tidak mau mereka menyetujui permintaan absurd Key.Fero yang merasa adrenalin nya akan berpacu ikut dengan rencana Key.Mereka semua seolah lupa dengan misi pertama mereka membawa buah persik kepada istri mereka karena Key.
Key dan ketiga pria itu menghampiri pria botak itu.Key berdehem membuat pria itu mendongak menatap Key dengan tatapan tajam.
" Permisi pak saya mau minta izin, saya mengalami syndrome couvade istri saya yang hamil tapi saya yang ngidam. " ucap Key sopan.
Pria itu mengernyitkan keningnya, " Lalu kenapa? apa urusan nya dengan ku? " tanya pria itu.
" Boleh kah aku tanda tangan di kepala bapak. " pinta Key.
Pria itu terlihat marah, ia bangkit dari duduknya. " Kau sedang menghina ku? " bentak pria itu.
Key memberi isyarat kepada tiga pria disamping nya untuk menjalankan misi selanjutnya.Zayn, Suho dan Fero memenangi lengan pria kekar itu.Key dengan senang hati membubuhkan tanda tangan di kepala pria itum menggunakan bolpoin yang sedari tadi berada di saku kemeja Key.
" Maaf ya pak, saya nggak mau nanti anak saya ileran kalau nggak di lakuin. " ucap Key sambil menangkup kan kedua tangannya di depan dada.
" Kurang ajar kalian menghina ku. " bentak pria itu marah.Ketiga nya melepaskan pegangan pria itu lalu mengikuti Key si biang masalah yang sudah lari terlebih dahulu.Tidak lupa mereka membawa barang belanjaan mereka.
Mereka dikejutkan oleh para teman pria botak itu yang menghalangi jalan mereka.Key yang awalnya tidak ingin berkelahi terpaksa harus melayani mereka semua.Keempat pria itu melepaskan jas mereka lalu menggulung lengan kemeja mereka.Para teman pria botak itu mulai menyerang Key dan kawan-kawan.Keadaan seimbang karena kekuatan mereka sama besar nya.
Key menghampiri pria botak yang sudah jatuh tersungkur di jalanan." Aku sudah meminta izin baik - baik tapi kau lebih memilih berkelahi. " ucap Key lalu menepuk bahu pria itu.
Mereka pun kembali memakai jas mereka dan membawa barang belanjaan mereka.
" Kenapa kalian bisa terlibat perkelahian dengan penduduk sini? " tanya Kai selidik pasalnya baru kali ini mereka semua terlibat masalah dengan warga setempat.
" Key ngadi - ngadi, keinginan anaknya Key sangat ektrim. " jawab Suho dengan nafas ngos-ngosan.
" Emang apa? " tanya Kai masih tidak mengerti.
" Dia maksa tanda tangan di kepala pria botak tadi. " sahut Fero menimpali.
Gubrakk!!
Rasanya Kai ingin menggetok kepala calon kakak ipar nya itu.Mereka semua hampir saja terkena masalah karena keinginan absurd Key.Tapi mengingat Key mengalami sindrom yang dirasakan ibu hamil Kai memahami nya.
Key yang merupakan akar dari masalah ini hanya tersenyum selebar mungkin kepada Kai.
" Thank s Kai, untung anak buah lo gercep. " ucap Key menepuk pundak Kai.
Kai memutar kedua bola mata nya malas, apa nanti bila Zhia hamil akan seperti ini juga? Kai menggelengkan kepalanya.
Mereka pun memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.Key memandang wajahnya daru kaca spion.
" Duh wajah tampan ku lecet. " puji Key pada diri sendiri.
Satu jam berkendara Key sudah sampai di mansion, ia melihat Cinta dan Keyzia sedang bercengkrama di ruang tengah.Key langsung berlari memeluk istri tercintanya.Cinta merasa aneh melihat luka lebam di wajah tampan Key.Ia melepaskan pelukan Key lalu mengelus luka pada pipi Key.
" Kamu kenapa by? " tanya Cinta.
" Biasa perjuangan daddy nya anakmu buat wujudin kemauan anak kita. " jawab Key santai.
" Kamu harus berantem dulu gitu biar dapet buah persik nya? " tanya Cinta merasa iba.
" Bukannya udah sepakat dibagi tiga ya. " sambung Cinta lagi.
" Bukan itu tadi aku pengen banget tanda tangan di kepala preman botak di kafe. " jawab Key jujur.
Pffftt
Cinta dan Keyzia tertawa mendengar ucapan Key.
" Lo gila kak?" ucap Keyzia.
" Ini kan kemauan keponakan lo Zhi. " kilah Key.
" Terus mana buah persik nya? " tanya Cinta sambil menengadahkan tangannya di depan wajah Key.
Manik mata Key membulat ia melupakan buah persik itu setelah berkelahi tadi.Zayn, Suho dan Fero membawa barang belanjaan nya namun Key melupakan nya karena sibuk memperhatikan wajah nya yang lecet.
Oh tidak Cinta akan ngamuk besar.
. Key melebarkan senyum nya tanpa dosa.
" Kooonciii. " teriak Cinta kesal.
..........
Jangan lupa like komen yang banyak ya epribadeh.. ☺