
Desa que
" tuan,ini...? "
" benar, desa que. ayo turun! " ucap mo ding yang menyuruh pendekar turun dari kuda yang mereka kendarai
mo ding dan beberapa pengawal nya mengendap- endap dan berhati-hati untuk masuk ke desa itu. mereka masuk dengan sangat waspada. mo ding melihat di sekitar. aneh nya tak banyak penduduk desa. bahkan mungkin sama sekali tak ada. ia terus melihat ke beberapa rumah tapi tak ada orang. desa que sedikit aneh. tempat itu bahkan menjadi sedikit seram dengan banyak sekali barang yang berserakan tak menentu di tanah.dan beberapa bekas terbakar pada barang barang yang ada di desa
" siapa kalian? " ucap pengawal yang menjaga desa que
" ah, kami adalah petani yang berasal dari yunju. kami ingin membeli perlengkapan " ucap mo ding yang secara acak menjawab. mo ding dan para pendekarnya menunduk seolah-olah rakyat biasa.
" dengar, desa ini telah menjadi wilayah li zuanfeng sekarang " ucap si pengawal yang berbisik di telinganya.
itu membuat mo ding sedikit terkejut. pengawal itu melihat- lihat disekitar untuk memastikan mo ding dan pendekar pedang lainnya.saat tiba di depan chixuan
" ini bukan tangan seorang petani." ucap si pengawal yang memegang tangan chixuan.
melihat para pengawal itu semakin curiga, Zhunchang langsung membunuh mereka yang tak seberapa banyak. para pendekar lain juga membantu nya menyerang. untung saja penyerangan itu tak terlalu membuat keributan.ketika ada satu pengawal yang akan selamat dan dia pergi dengan tergesa-gesa dan berjalan tidak seimbang akibat pertarungan.
shaaaappp!
anak panah mengenai pengawal itu. tentu saja yang memanahnya adalah zhunchang. Pengawal itu pun langsung tersungkur ketanah karena panahan menembus dadanya. mereka pun berhasil mengalahkan para pengawal.
" ambil semua pedang mereka. Apapun yang bisa diselamatkan. tentu kita butuh lebih banyak lagi. " ucap zhunchang yang langsung mengambil pedang yang ada di tubuh para pengawal
" bantu dia! " ucap mo ding menyuruh para pendekar pedang
mereka pun mengambil semua pedang yang ada di tubuh pengawal. pedang yang para pengawal itu bawa memang banyak. tapi itu tak cukup banyak untuk dijadikan senjata para pendekar pedang.
" tuan, pedang ini benar-benar sedikit, dan kita bahkan tak menemukan satupun orang disini. kemana mereka semua pergi? " tanya para pendekar.
" benar, ini benar-benar aneh,. " ucap yang lain
" tempat ini sudah dikuasai li zuanfeng. tentu saja tak ada orang. seharusnya dia sudah menyembunyikan para pembuat pedang. tunggu kita pergi, mungkin baru ada orang disini. " jawab mo ding
" dan lagi..... tempat ini sepertinya menjadi hangus akibat li zuanfeng " ucap zhunchang yang melihat ke sekitar
" benar, mungkinkah li zuanfeng memburu mereka?! " sangka mo ding
" sepertinya tidak begitu. seharusnya li zuanfeng hanya bertindak pada orang-orang yang licik saja. untuk apa dia membuang tenaga dan orangnya hanya untuk membakar desa ini" jawab zhunchang
" hmmmm, kita tidak akan tau. sebaiknya kita harus segera pergi dari sini. sebelum para pengawal mo ding yang akan berpatroli pergi kesini.
" baik!! " ucap para pendekar. mereka pun segera pergi dari tempat itu
...****************...
kediaman Li
" mereka mencari informasi di rumah bordil Ming feng juga" ucap pei heng
" oh, begitu. kau sudah tau apa yang harus dilakukan bukan?! " ucap li zuanfeng
" iya. tentu saja aku akan memberikan informasi yang cukup untuk membuat mereka mundur"
" oh iya, aku akan mengadakan perburuan. menurutmu..... apa pada hari itu saja kita palsukan? "
" itu lebih baik. mereka akan mengira anda pergi berdoa ke kuil leluhur anda. padahal anda sebenarnya melakukan pemburuan. dan saat itu juga akan sangat aman. "
"baik begitu saja. oh iya, orang orang desa que... "
" anda tenang saja, aku telah menyuruh mereka untuk kembali ketempat mereka. "
" ya, aku mengerti. aku akan segera mendapatkan orang yang telah menyerang desa itu"
" ya, pergilah. aku akan mengunjungi seseorang. "
" apa..... anda akan mengunjungi tuan muda mo? "tanya pei heng terheran
" ya. bukankah anak itu merasa sangat bosan?? sudah saatnya aku melihat kerutan di dahinya itu. " balas li zuanfeng dengan menyeringai kecil
" baik, kalu begitu aku pamit " ucap pei heng dan langsung pergi meninggalkan li zuanfeng
paviliun An Feng
" huh! " hela linyi sambil melemparkan baru kecil yang ada didekatnya kedalam kolam kecil yang ada didepannya
linyi duduk belunjur di depan kolam itu.
" lijing sialan itu.... kemana perginya dia. katanya dia akan segera kembali. sudah dari pagi,jangankan tubuhnya batang hidungnya saja sudah daritadi tak nampak . aku sudah mulai bosan. liat saja bagimana aku akan menghajar anak itu ketika dia kembali!!! " ucap linyi Menggerutu.
" apa yang membuat Anda sangat kesal tuan muda mo? " tanya li zuanfeng yang tiba tiba datang
linyi sangat terkejut mendengar suara itu
" hah?! kau, bisa tidak kalau berjalan itu sedikit memberikan suara! "
" ada apa, kalau aku bersuara ini bukan sebuah kejutan lagi untuk dilihat oleh anda" ucap li zuanfeng yang sedikit menggoda
" kauu!!! dasar sialan. sudahlah, siapa juga yang ingin bertemu denganmu" ucap linyi jengkel dan langsung pergi.
" tunggu, ! " ucap li zuanfeng menahan linyi
" apa lagi maumu?!! "
" ini sudah sore, ada hal yang ingin ku katakan,lebih baik kita kembali dulu paviliun mu! " ucap zuanfeng
" kau tidak berpikir aku akan membawamu ketempatku kan?! jangan berpikir bahwa aku sudi mempersilahkan kau datang ke paviliun ku ucap linyi sambil menyilang tangan didadanya
" apa kau lupa, semua yang ada dikediaman Li ini adalah milikku. termasuk paviliun An Feng"
balas li zuanfeng. perkataannya benar benar menembus ucapan linyi
" tsk, sudahlah aku tak ingin berdebat dengan mu"
linyi dan li zuanfeng pun menuju paviliun An Feng
paviliun An feng
brak!
linyi membuka pintu paviliun dia langsung duduk di kursi.
" tuan muda mo ini sangat tidak sopan ya! bahkan tak mempersilahkan tamunya untuk duduk. "
" bukankah kau bilang ini semua punyamu. apa gunanya aku menyuruhmu untuk duduk. jika kau ingin duduk duduklah. jika kau ingin terus berdiri maka berdiri saja disitu! "balas linyi
mendengar ucapan linyi li zuanfeng langsung duduk tanpa dipersilahkan linyi.
" apa kau juga tidak akan menawarkan makanan kepada tamu mu? " balas li zuanfeng
" jika kau ingin makan, suruh saja para pelayan memasak untuk mu. aku tidak ada waktu untuk terus melayanimu. katakanlah! apa yang kau ingin kan.sekarang kita sudah berada di paviliun ku. tak mungkin kau kesini hanya untuk meminta makanan " ucap linyi
" baiklah, kau tak perlu kesal begitu. aku akan mengadakan pemburuan untuk menyambut pernikahan kita. bagaimana menurut mu? "