
"apa kau benar-benar berpikir bahwa Li zuanfeng tidak mengenalimu? " tanya Gu Wuchi dengan sedikit senyum licik
" apa maksudmu Gu Wuchi? tentu saja dia tak mengenal ku sama sekali. dia bahkan menanyakan namaku dan ingin membuka cadar ku. apa menurutmu orang seperti itu sedang berbohong?! "
"ha.... ayolah. Li zuanfeng juga bukan orang bodoh. dia sengaja melakukannya. Bukankah agar kau berpikir bahwa dirinya tak mengenal mu sama sekali. terlebih untuk apa dia harus membawamu berlari bersamanya. " ucap Gu Wuchi dan diikuti dengan anggukan Lijing
"Apa! kalau begitu dia itu hanya berpura-pura? " kejut Mo linyi yang seketika berdiri sambil memukul keras meja yang ada di depannya dengan telapak tangan
"si*lan kau Li zuanfeng, kau membuatku terlihat seperti orang bodoh dan menjadikan dirimu seorang pahlawan. Liat saja, jika aku bertemu denganmu aku pasti tidak akan melepaskanmu"
"sudah-sudah, daripada kita berlama-lama disini, lebih baik kita pulang sekarang. tempat ini sudah tidak layak lagi untuk bersantai. mungkin perlu beberapa waktu untuk mereka memperbaiki perabotan Xi Xue Lan . Kita memberikan banyak umpatan kepada Li zuanfeng, mungkin saja dia sedang bersantai didalam bak mandinya. aku juga sudah tak tahan memakai baju ini. aku ingin segera mandi. "ucap Lijing dan diiringi dengan anggukan dari kedua temannya.
" hah... benar. aku juga ingin segera mengganti pakaian. oh iya! Gu Wuchi, bukankah kau juga harus segera melapor kepada Mo ding? " ucap Mo linyi memperingati
" tidak perlu terburu-buru, aku masih mempunyai banyak waktu untuk bertemu mereka. tapi kau sepertinya yang tidak mempunyai waktu lagi untuk segera mengganti pakaian. hehe" ucap Gu Wuchi memggoda sambil terkekeh
" K-kau! "bentak Linyi kesal. Gu Wuchi ini tak ada habis-habisnya membuat orang naik darah
" jangan bertengkar lagi! Lihat lah umur kalian, apa kalian masih berpikir bahwa kalian adalah balita "ucap Lijing. dia cukup kesal melihat pertengkaran kecil-kecilan antara 2 orang itu tak ada habis-habisnya.
"lupakan, ayo pulang! " ucap Mo Linyi
"hm" anggukan singkat Lijing
Mo linyi dan Lijing pun beranjak meninggalkan lokasi. sebelumnya dia mengingati Gu Wuchi lagi agar tak lupa memberikan informasi sesegera mungkin kepada Mo dinding.
...----------------...
" tuan, mereka semua sudah tertangkap! " ucap seseorang yang melapor kepada Li zuanfeng
posisi Li zuanfeng yang tadi membelakangi nya sekarang berbalik badan setelah mendengar ucapan si bawahan.
" ho, sudah tertangkap? " ucap Li zuanfeng mengulang kata
"ya, tuan" balasnya
"dimana A-heng? "tanya Li zuanfeng
" tuan pei sekarang sedang bersama mereka "
"oh begitu. bawa aku kesana! " seru Li zuanfeng
Li zuanfeng pun segera menuju lokasi dimana si pedagang kain itu ditahan.
"tuan! " ucap pei heng memberi hormat kepada Li zuanfeng
"hm" anggukan kecil Li zuanfeng
kini didepannya terdapat seorang pedagang kain dan beberapa anak buahnya yang diikat di tiang kayu. mereka tampak babak belur setelah disiksa mati-matian oleh Pei heng. banyaknya bekas cambuk, membuat darah mereka bercucuran ke tanah.
"apa mereka telah memberikan pengakuan? " tanya Li zuanfeng sambil terus berjalan mendekati pedagang kain itu.
"ya tuan. ini adalah surat pengakuan mereka" ucap Pei heng sambil memberikan selembar kertas kepada Li zuanfeng.
Sambil membaca surat pengakuan itu, Pei heng memberikan penjelasan terhadap pengakuan si pedagang
" mereka memang benar melakukan perdagangan narkoba dibalik usaha kainnya yang cukup terkenal. bahkan diserat-serat pakaiannya juga menggunakan beberapa tanaman ilegal. tak hanya itu, pedagang kain guang juga melakukan perdagangan anak-anak dibawah umur serta wanita.beberapa lokasi yang sudah ditemukan juga tercantum kedalam surat pengakuannya." ucap Pei heng memberikan laporan.
"kalau begitu langsung bunuh saja! " sambungnya
"a-apa! tapi mereka kan sudah memberi pengakuan. seharusnya mereka dikirim ke ibu kota untuk proses selanjutnya. jika langsung dibunuh, yang mulia akan... " sebelum Pei heng sempat melanjutkan ucapannya
" A-heng! apa kau lupa seberapa kejam aku? jangan membuat ku seolah manusia yang bisa bertindak lembut. yang mulia kaisar tidak akan menyalahkanku. karena mereka hanya mati kehabisan darah " ucap Li zuanfeng dingin
mereka semua terkejut mendengar perintah Li zuanfeng. bisa-bisanya Li zuanfeng mengakal-ngakali suatu kasus pembunuhan.
"orang boleh lenyap tapi bisnis kotornya harus tetap berjalan. hahaha" ucap Li zuanfeng dengan tawa mengerikan
seisi ruangan terasa dingin. mereka bertanya-tanya dalam hati. entah apa yang yang dipikirkan Li zuanfeng saat ini
"apa maksudmu! " tanya pedagang guang yang sudah terasa tak berdaya
" kenapa, kau tidak mengerti maksudku?! aku ingin membuat mu lenyap dari dunia ini tapi tidak dengan bisnismu. "
"apa maksudmu tuan, jika aku mati mana mungkin bisnis ilegal ku terus berjalan. dan juga bukankah tujuan menangkapku adalah untuk menghentikan kasus ini tetapi kau malah..." ucapnya sambil merintih kesakitan
" ternyata otak mu masih berjalan. kau tenang saja. jika tidak ada kau masih ada guang yang kedua.dan aku bukanlah orang yang lurus. aku tak pernah mengatakan ingin menghentikan kasus ini, malah sebaliknya.Bunuh dia! " seru Li zuanfeng.
para pengawal gubernur Li itu pun segera menggorok leher si pedagang dan bawahannya
" akhhhh!!!! tidakkk!!! "teriak mereka histeris
srep!
darah mereka berhamburan kemana-mana hingga membuat percikan kecil di baju Li zuanfeng
" si*l! darah si rendahan ini mengotoriku."umpat Li zuanfeng
"A-heng, kembali kediaman dan bersihkan tempat ini"
"ya tuan" ucap para pengawal
Li zuanfeng dan Pei heng pun segera menuju kediaman Li
...****************...
kediaman Li
ruang Li zuanfeng
" A-heng, kirim segera surat itu ke ibu kota. dan pastikan mereka tak curiga dengan kejadian disini "ucap Li zuanfeng yang membelakangi Pei heng sambil mengganti pakaian.
" apakah anda benar-benar melakukan ini? "tanya Pei heng. hatinya tentu merasa risih dengan tindakan Li zuanfeng yang menyuruh bisnis itu tetap berjalan. dia tahu betul niat tuannya yang ingin membuat bisnis ilegal itu meraja rela untuk memporak-porandakan negara nya sendiri.
" A-heng, apa kau lupa bagaimana aku membuat mu setia padaku! tindakanku semua ini hanyalah untuk menghancurkan Negara Yuan" ucap Li zuanfeng dengan terang-terangan. hati licik dan kekejaman Li zuanfeng itu telah mendarah daging ditubuhnya.
glek!
Pei heng hanya bisa diam mendengar kata-kata mengerikan Li zuanfeng. sebenarnya Pei heng bukanlah orang yang licik maupun berhati malaikat, dia hanya netral terhadap segala perintah Li zuanfeng.
"heh! aku tak akan hidup jika bukan untuk menjadi b*jingan" sambung Li zuanfeng
"baik, aku mohon undur diri tuan. " ucap Pei heng dan segera menangani surat pengakuan yang diperintahkan tuannya