
Setelah berapa lama kemudian, akhirnya Li zuanfeng memunculkan batang hidungnya. acara pun segera dimulai dengan kedatangan Si penguasaan kota Qunyan itu.
Li zuanfeng berjalan menempati tempat duduknya.Dimana tempat duduk itu berposisi berbeda dari bangsawan dan para pemimpin aliansi lain. Yap, tempat duduk pemilik acara itu berada ditengah-tengah, agar semua pandangan menuju ke arahnya. Li zuanfeng kemudian berdiri ditempatnya sambil memegang secangkir arak.karena mengetahui Li zuanfeng akan memberikan beberapa patah kata sambutan, para tamu itu juga mengikuti gerakannya, berdiri sambil memegang secangkir arak.
"Semuanya, aku ingin berterima kasih kepada kalian semua yang sudah hadir di acara pemburuan ini. Tentunya kalian sudah tau bukan kalau acara ini adalah syukuran yang aku adakan untuk memberkati pernikahanku dengan tuan muda Mo. sekali lagi aku ucapkan terimakasih banyak atas kehadiran semuanya, aku bersulang untuk kalian!" ucap Li zuanfeng dengan panjang lebar dan disusul dengan hormat kepada tamunya dan bersulang secangkir arak dengan mereka. begitu juga para tamu itu yang kembali mengikuti gerakan Li zuanfeng
"baiklah, silahkan! silahkan nikmati hidangannya" ucap Li zuanfeng mempersilahkan para tamunya untuk duduk kembali dan menikmati hidangan yang sudah disediakan.
"dimana tuan muda Mo? " tanya Li zuanfeng yang sedari tadi menyadari Mo linyi tidak berada didekatnya.
"oh itu, tuan muda Mo ada disana tuan! " ucap Pei heng yang menunjuk kearah Mo linyi yang sedang asyik makan dan bercerita bersama Lijing.
"Apa perlu aku panggil tuan? " tawar Lijing
"tidak perlu. biarkan saja dia disana" balas Li Zuanfeng datar dan sedikit ekspresi asam diwajahnya
Bagaimana tidak, ekspresi Li zuanfeng tentu langsung berubah ketika tahu Mo linyi tidak duduk bersamanya di acara itu. padahal tempat duduknya dan Li zuanfeng khusus disiapkan agar mereka, pemilik acara itu duduk berdampingan. tapi Mo linyi yang keras kepala dan masih marah terhadap Li zuanfeng, wajar jika dia tak mau duduk bersama Li zuanfeng ditempat khusus nya itu.
Sedangkan disisi lain...
"tuan muda, apa kau benar-benar tak ingin duduk ditempat anda? " tanya Lijing yang terus khawatir. karena sedari tadi Li zuanfeng hanya menatap kearah mereka
"tempat duduk ku? kurasa, yang paling benar inilah tempat duduk ku! " balas Linyi enggan.
"bagaimana bisa kau berkata begitu. kau itu harus duduk bersama Li zuanfeng. ini acara kalian" ucap Lijing yang terus tidak enakan karena melihat ekspresi Li zuanfeng yang semakin memberikan hawa beku disekitar mereka
"TIDAK! kalau aku bilang tidak ya tidak. aku tidak akan pindah hanya karena si Li si*alan itu menatapku! " tekan Linyi
"ha? kau tau kalau Li zuanfeng daritadi menatapmu, kenapa kau tidak segera pindah?! jika ada apa-apa aku tidak akan menolongmu ya,,, aku sudah memperingatkanmu daritadi! " ucap Lijing kesal. karena sedari tadi Mo linyi ingin mendengarkan perkataan Lijing
"iya, aku juga tak butuh pertolongan mu. lagi pula Li zuanfeng juga tidak akan bisa berbuat apa-apa" ucap Linyi mencibir
"huh... terserah padamu sajalah" balas Lijing dengan pasrah. Mau bagaimana lagi walaupun Lijing mengucapkan seribu katapun jika Mo Linyi tidak ingin mendengarkan Lijing dia tetap tidak akan berpindah dari tempat duduknya itu.
...----------------...
Lapangan pemburuan....
Setelah para tamu mengisi perut mereka dengan berbagai macam jamuan, mereka semua menghadap kearah lapangan utama. dimana Li zuanfeng dan para bangsawan mengadakan pertandingan berburu dengan menunggangi seekor kuda.Dapat dilihat, para peserta yang mengikuti lomba berburu itu termasuk bangsawan berpengaruh dan beberapa murid dari berbagai aliansi yang diutus oleh para ketua aliansi mereka untuk ikut berpartisipasi.
Bagi para bangsawan, untuk melawan murid-murid aliansi itu merupakan hal yang cukup sulit karena kemampuan mereka tergolong diatas rata-ra. Tetapi bukan berarti para bangsawan tidak mampu bersaing, karena pemburuan juga merupakan tradisi yang sering diadakan. jadi setiap bangsawan maupun rakyat biasa sudah terbiasa akan hal pertandingan seperti itu.
"oh yaampun itu adalah jenderal Ye, bagaimana bisa dia ada ditempat ini?! "
"iya, langka sekali bisa melihat beliau!!!"
Teriak para gadis bangsawan yang tiba-tiba histeris. Mereka tak percaya bila seorang jenderal muda yang karirnya bagus itu akan menampakkan dirinya diacara pemburuan. padahal Ye Lanhe adalah orang yang jarang memunculkan batang hidungnya itu. walaupun dia sebenarnya adalah seorang buaya darat tapi mau bagaimanapun dia, asalkan tampan akan tetap aman dimata para wanita. Tentu bagi mereka ini adalah suatu hal yang langka untuk melihat seorang jenderal tampan yang menjadi incaran para gadis-gadis itu.
"sayangnya jenderal Ye tidak ikut serta dalam pertandingan, malah menjadi juri~~"
"benar, jika saja jenderal ikut, setelah acara pemburuan selesai aku pasti akan memberikan sapu tanganku kepadanya"
"benar, aku juga ingin memberikan sapu tanganku kepada jenderal Ye. huhuhu.... "
"apa kalian pikir, jika jenderal ikut pemburuan hanya kalian saja yang akan memberikan sapu tangan kepadannya. Tentu saja tidak! semua gadis disini akan memberikan sapu tangan mereka kepada jenderal Ye. jika itu terjadi, bisa-biaa pria bangsawan dan para pendekar tidak ada satupun yang mendapatkan sapu tangan dari para gadis! "ucap penggemar Ye Lanhe yang sedikit waras.
"benar,,, pasti itu alasan Tuan Li tidak membiarkan jenderal Ye untuk ikut serta"
Mereka para penggemar Ye Lanhe tak henti-henti membicarakan dirinya.
"Baiklah, adapun hadiah yang akan diberikan adalah kepada orang yang berhasil mendapatkan hewan buruan terbanyak, maka akan dihadiahi artefak kipas Qinglin. " ucap Ye Lanhe
"Haaaaa?!!! Apa?! apa aku tidak salah dengar? apakah yang baru saja disebut itu kipas Qinglin? "
"benar, aku tidak percaya hadiah nya akan sebesar itu"
Ucap para bangsawan yang lagi-lagi heboh. benar, saat ini yang terkejut bukan hanya para gadis maupun bangsawan, para pemimpin maupun murid dari berbagai aliansi cukup terkejut mendengarnya. bagaimana tidak, artefak kipas Qinglin itu adalah barang yang sangat langka dan istimewa.
Rumornya, kipas Qinglin adalah artefak langka yang hanya akan mendengarkan setiap hati tuannya. tak salah lagi bila seseorang memiliki Qinglin sama dengan memiliki seperempat bagian dari dunia. Artefak sebeharga itu tentu akan membuat orang jantungan bila mendengar namanya. apalagi artefak itu ingin diberikan kepada orang yang memenangkan buruan.
"Tuan Li ini apa benar-benar sudah tidak waras?!"
"sangat aneh, dia bahkan berani mengeluarkan kipas Qinglin sebagai rebutan pemburuan. kalau sudah begini, siapa yang tidak ingin untuk segera mengambil keuntungan besar itu"
"hah.... Tuan Li itu berani sekali mengeluarkan kipas Qinglin. menurutku yaaa itu semua pasti karena tunangannya."
sedangkan disini lain...
"Tuan besar chen, apakah ini tidak apa? " tanya tuan Gao (pemimpin aliansi zhidiaren) yang mulai khawatir. Dia takut bila artefak itu diperlakukan seperti barang yang sangat mudah berpindah tangan, akan menimbulkan kekacauan yang tak terduga.
"tenaga saja, meski kelihatannya Qinglin sedang diperebutkan, Li zuanfeng bocah itu, sudah memperhitungkannya dengan baik. dan Qinglin hanyalah artefak yang akan tunduk kepada tuan yang sudah dipilihnya. ucap Chen cangbao yang sangat memahami situasi satu ini.