
" kulihat kau daritadi hanya menghela nafasmu" ucap Li zuanfeng yang menghentikan tarian pedang nya dan melihat kearah mo linyi.
" haha,,, itu mungkin karena tuan muda mo sedikit bosan" jawab lijing dengan tawa kaku. lijing takut kalau mo linyi akan mengatakan yang tidak-tidak sehingga dia selalu memarahi mo linyi demi keselamatannya. karena dia tau betapa bencinya mo linyi kepada Li zuanfeng.
mo linyi menatap kearah lijing. dia kesal karena lijing yang menjawab pertanyaan itu.
" emm,, kau... bosan ya?! " ucap Li zuanfeng
" e-eh..? " heran linyi
" kalau begitu bagaimana kalau tuan muda mo bermain pedang denganku?" ucap Li zuanfeng sambil melemparkan pedang kearahnya. linyi menangkap pedang itu dengan sigap.
" heh, aku tak tertarik berlatih pedang bersamamu" ucap linyi sembari melempar pedang itu ketanah. linyi berbalik beranjak pergi dari area itu.
" ho, kenapa? apa kau takut kalah saing denganku?! "ucap Li zuanfeng yang sengaja membuat linyi kesal.
" grrrr,,, " linyi menggigit bibir nya kesal. " "b*jingan si*alan. mana mungkin akau kalah dengan mu"
" baiklah,kalau begitu mengapa kita tak mencobanya saja"
tanpa mengucapkan sepatah kata lagi, linyi menyepak angkat pedang yang dilempanya ketanah berada di tangan nya dan langsung menyerang Li zuanfeng secara acak
"shring,,, trang,,,, swooshh,,,, "
Li zuanfen menangkis semua serangan linyi. tak ada satupun terlewatkan. mereka maju mundur melontarkan serangan. angin berhembus kencang mengayunkan helaian rambut linyi. ketika mereka menyilang pedang, " rambut anda yang beterbangan itu bak dewi bunga yaa".ucap Li zuanfeng. " grrrr,,, jangan menggila. Kau saja yang menjelma sebagai wanita penghibuuuur!!!" ucap linyi kesal dan membalas serangan dengan kekuatan penuh. Li zuanfeng tentu menangkis nya. hingga akhirnya
" hahh,,, hah,,,, " helaan nafas linyi yang terengah-engah.
" begitu saja sudah tak sanggup lagi? " uap Li zuanfeng memandang rendah
melihat Li zuanfeng yang memprovokasi kannya membuat linyi sadar. " si*l, aku terbawa suasana. " gumam linyi. " aku lelah. kau berlatih saja sendiri bedeb*h si*lan" ucap linyi. mo linyi kesal dan meninggalkan area berlatih. melihat linyi yang pergi dengan kesal, membuat Li zuanfeng tersenyum kecil
"eh,,? a-apa apa ini. barusan bukankah aku melihat tuanku tersenyum" ucap pei heng( tangan kanan li zuanfeng) terkejut . " bisa-bisa nya orang seperti batu itu tersenyum. ah,,, benar benar membuat ku merinding " sambung nya sambil meraba bulu kuduknya.
...****************...
pulau su mo
" siapa yang kau cari?! " ucap penjaga kapal.
" si darah campuran." balas mo dind
awak kapal menunjukkan Zhunchang yang sedang bertarung di dalam kapal. semua orang bersorak menginginkan kemenangan kepada Zhunchang. kapal itu dipenuhi oleh orang Eropa yang berjudi para gladiator mereka. mo ding memasuki ruangan. semua bersorak melihat pertarungan mo ding dan Zhunchang
" wuuuuuu!!! "
" darah campuran!! "
" darah campuran!! "
teriak bangsawan sambil bertepuk tangan bersorak ria. semua menginginkan kemenangan untuk Zhunchang.
mo ding mulai melawan Zhunchang. tetapi Zhunchang sepertinya tampak tidak sadar bahwa yang didepannya adalah mo ding.sambil bertarung mo ding berkali-kali memperingatkan dia bahwa dirinya adalah mo ding. semua perkataan nya seperti angin lalu ditelinga Zhunchang. Zhunchang terus melawan. mo ding semakin terpojok. tetapi dia berusaha untuk terus mengatakannya kepada Zhunchang. dan akhirnya,
" Zhunchang, sadarlah! aku tak punya waktu lama lagi. taun muda mo! tuan muda mo dibawa li zuanfeng ke kediamannya.masa berkabungnya sudah habis. Li zuanfeng akan segera menikahkannya. sadarlah! apa kau tega membiarkan tuan muda menikahi laki laki?!!!! " bentaknya yang sudah tak tahan lagi dengan Zhunchang. bola mata Zhunchang membesar terkejut mendengar perkataan yang dilontarkan mo ding. Seketika dia tersadar. mo ding cukup peka. dia tahu bahwa Zhunchang sudah sadar. karena tak bisa pergi dari pulau itu, Zhunchang dan mo ding kembali bertarung agar tak ada yang curiga. pada saat yang tepat mereka mulai bereaksi. Zhunchang membunuh beberapa para bangsawan terdekat. mo ding dan zhunchang segera melarikan diri. tentu tak mudah melarikan diri keluar dari kapal itu. banyak pengawal kapal yang menyerang mereka. meski banyak serangan yang dilontarkan tetapi hal itu tak membuat mereka terpojok tentu saja karena mereka pemain pedang yang handal. banyak korban yang terbunuh di kapal akibat serangan yang mereka lakukan. Zhunchang mengambil obor yang tertanam di salah satu tiang kapal. obor yang masih hidup pun dilemparkan nya ke dalam kapal. api yang tak kunjung padam terus melahap kapal.
zhunchang dan mo ding pun berhasil keluar dari pulau su mo.
di perjalanan,,,,
" mengapa kau menyelamatkan ku?! " tanya zhunchang kesal.
" Li zuanfeng akan menikahi tuan muda 1 minggu lagi. " balas mo ding.
"baik-baik, aku tau aku salah karena menyepelekan perkataan mu saat itu"ucap mo ding menunduk meminta maaf kepada Zhunchang.
akhirnya Zhunchang memberikan
syarat. " jika kau berlutut lagi, akan ku penggal kepala mu"
mo ding dan zhunchang pun melanjutkan perjalanan. dan akhirnya mereka tiba di hutan long
hutan long
" woiiii,,, mo ding kembali!! "
" wahhh,,, mo ding kembali"
" pemimpin mita sudah kembali !!!"
sorak para pendekar pedang lainnya yang menyambut kedatangan mo ding. mo ding turun dari kudanya dan memeluk para pendekar. mereka sangat senang karena mo ding telah kembali.
" kerja bagus, chixuan" ucap mo ding yang menepuk bahu chixuan
mereka semua tertawa riang atas kedatangan mo ding. kemudian mo ding mengatakan rencananya kepada mereka.
" tapi,,, mengapa iblis ini disini? " tanya salah satu pendekar yang melihat kearah zhunchang.
" aku yang mengajaknya. dia akan iku bersama kita"
meski mereka semua tak dapat menerima zhunchang. tetapi mereka hanya bisa pasrah karena mo ding.
" mungkin waktunya telah tiba. apa yang kutawarkan akan berakhir kematian. bahkan jika kita berhasil... Kita akan digantung sebagai penjahat karena membunuh li zuanfeng.aku bersumpah di depan kalian.... bahwa aku tak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan. Takkan tidur sampai tuan kita beristirahat dalam damai. dan takkan berdoa kecuali meminta pengampunan langit karena mengirim li zuanfeng ke neraka!!! " ucap mo ding meninggikan suaranya.
" yaaaaaa!!!! "
semua bersorak semangat atas ucapan mo ding.
...****************...
kediaman Li
"tuan, mo ding sepertinya sedang menyiapkan rencana penyerangan dimalam perayaan pernikahan anda" ucap pei heng
" aku sudah mengetahuinya. biarkan saja serangga itu berbuat seenaknya. "
" ta,,, tapi. mengapa kita tidak langsung membunuh nya? "
" hmmm, membunuh? tidak. biarkan dia membawa dirinya ke dalam jurang duri. "ucap mo ding" aku ingin dia membawa pasukannya dan ikut ke ke neraka bersama denganya"
" jadi,,, apa rencana anda? "
" menurut mu!? "
" kupikir sebaiknya kita memperketat penjagaan dan menambah pasukan"
" kau salah A-heng! kita seharusnya melonggarkan penjagaan. "
" a-apa?!! "
" aku ingin penjagaan dilonggarkan selongar mungkin. tapi harus membuat mereka tidak menyadarinya. "
" baik. akan hamba laksanakan " ucap pei heng dan meninggalkan li zuanfeng.