Beloved Sir

Beloved Sir
episode 10



" jadi,,,, meskipun kita mempunyai persiapan yang mantap, untuk melawan Li zuanfeng juga bukanlah hal yang mudah" ucap lijing


" begitulah... " balas Mo linyi


sruttt...


" Gu Wuchi! kau bahkan masih sempat minum disaat situasi tegang begini?! "ucap Linyi tak terima melihat gu wuchi bertingkah seenaknya


" yang serius itu kau bukan aku. lagi pula yang berperang adalah kalian untuk apa aku terlalu memperdulikannya. "ucapnya tanpa dosa


" kau!! "perkataan nya cukup membuat setiap orang jengkel


" sudah-sudah, kalian jangan bertengkar lagi. kedatangan kita kesini adalah untuk membahas situasi Li zuanfeng. " ucap Lijing menginginkan.


" oh benar, hampir saja aku lupa" ucap Linyi


" katakan, bagaimana situasi kediaman Li dan apa yang sedang dilakukan Li Zuanfeng. kau harus segera memberiku informasi agar kami bisa melakukan penyerangan disaat yang tepat. " ucap Gu Wuchi.


Janji temu Mo linyi dan Gu Wuchi adalah untuk membocorkan jadwal Li zuanfeng agar mereka bisa melakukan penyerangan ketika Li zuanfeng keluar dari kediamannya.


" Li zuanfeng jarang keluar, apalagi dia hanya akan pergi ketika ada rapat dan urusan penting saja" ucap Linyi sambil melipat tangannya.


" lalu bagaimana kita bisa melakukan penyerangan?! " tanya Gu Wuchi


" hm,,, sebenarnya bukan tidak bisa hanya saja aku tak yakin apa harus mengatakannya "


"katakan! "


" aku dan Li zuanfeng akan mengadakan pemburuan 3 hari lagi, tentu banyak para bangsawan yang akan hadir. karena perburuan yang akan dilakukan oleh Li zuanfeng adalah sebagai upacara penyambutan adat pernikahan. jika kalian melakukan penyerangan itu adalah saat yang tepat. tapi li zuanfeng pasti akan membawa banyak pasukan.terlebih jika kalian melakukan penyerangan saat itu pasti akan berdampak pada bangsawan yang hadir."ucap Linyi


" ho... begitukah.begitu saja aku akan mengatakan hal ini pada Mo ding dan yang lain. " ucap Gu Wuchi


luar ruangan...


"𝙮𝙖𝙖𝙢𝙥𝙪𝙣.... 𝙖𝙥𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙧𝙚𝙠𝙖 𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙨𝙞𝙣𝙞"


" 𝙝𝙖𝙝𝙖𝙝𝙖 𝙥𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙖𝙠 𝙩𝙖𝙝𝙪 𝙬𝙖𝙠𝙩𝙪"


" 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙜𝙚𝙡𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙝𝙖𝙩 𝙣𝙮𝙖"


suara kegaduhan diluar ruangan menarik perhatian Mo Linyi dan Gu Wuchi


" pelayan! " pekik linyi


" tuan muda" hormatnya yang masuk ketika dipanggil Linyi


" ada apa, apa yang terjadi diluar. mengapa sangat bising?! " tanya linyi yang cukup terganggu dengan suara tawa pengunjung


" ah,,, itu... yang diluar sekarang adalah dua orang kaya yang sedang memperdebatkan masalah bisnis"


" bisnis?! " ucap Linyi dan Gu Wuchi spontan


Mo Linyi lantas memberikan kode anggukan pada wuchi dan mereka segera keluar untuk melihat apa yang terjadi


...----------------...


Mo Linyi dan Gu Wuchi melihat dari atas adegan yaang sedang ramai di aula utama Xi Xue Lan itu


" tuan, bukankah anda terlalu gegabah jika menetapkan bisnis ini dengan harga terlalu rendah" ucap seorang pedagang kaya yang tampaknya pemilik dari bisnis usaha pakaian. kini yang tampak dihadapan semua orang adalah banyaknya pakaian yang dikeluarkan si pemilik. Xi Xue Lan malah kelihatan seperti toko baju dijalan huxi.


" beraninya kau berkata seperti itu! apakah kau tidak tahu siapa tuan muda kami! " balas pelayan dari seorang tuan muda yang membela atasannya.


" huh, kalau tidak mau beli tidak perlu menawar harga yang dibawah standar toko kami"


" kau!! " pekik si pelayan tuan muda itu. lagi lagi dia tak tahan dengan ucapan si pedangang yang terus memprovokasi mereka dan menganggap mereka tak sanggup membeli


srek...(seorang tuan muda mengangkat tangan, menghentikan ucapan bawahannya )


" 𝙄𝙩𝙪 𝙇𝙞 𝙯𝙪𝙖𝙣𝙛𝙚𝙣𝙜!!! " kejut Mo Linyi dari lantai atas. ternyata seorang tuan muda yang berdebat dengan pedagang kaya itu adalah Li Zuanfeng


" hah benar. untuk apa dia pergi ke Xi Xue Lan" balas Gu Wuchi yang ikut kebingungan


" mungkinkah dia mengikuti kita? " tanya lijing


" apa kau bodoh, jika dia mengikuti kita untuk apa dia berdiri di aula itu dan memperdebatkan masalah pembelian kain pada pedagang itu" sumpal linyi


" sepertinya Li Zuanfeng sedang melakukan bisnis dengan orang itu dan berakhir menyedihkan " ucap gu wuchi meremehkan


" wuchi, kita tak tahu apa yang terjadi, lebih baik kita melihat lebih lanjut" ucap Linyi dan segera turun setelah memakai penutup muka


" kau mau kemana! " ucap Gu Wuchi sambil menarik tangan Linyi


" tentu saja kebawah. aku ingin melihat apa yang sebenarnya dilakukan Li Zuanfeng ditempat ini" ucap Mo Linyi


" ah kau, sudahlah dasar merepotkan. aku akan mengikuti mu" balas Wuchi


tak lama setelah mereka turun....


"jika kalian memang tak bisa diajak kompromi lebih baik kita akhiri saja bisnis ini tuan! " ucap si pedagang yang marah besar


𝙨𝙧𝙞𝙣𝙜𝙜!!! ( orang-orang si pedagang mengeluarkan pedang mereka dari sarungnya. begitu juga orang Li zuanfeng yang mengikuti alunan mereka


' yaampun, apa-apaan ini. aku baru saja sampai mereka malah sudah mengacungkan pedang. ' batin Linyi


'gila, si Li Zuanfeng ini apa tidak pandai bertindak lebih sopan' batin Gu Wuchi


" karena anda sudah tak sabar. silahkan, kita akan melihat siapa yang akhirnya bungkam" ucap Li Zuanfeng merendahkan


" kau!!! 𝙨𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜!!! " seru pedagang kain


"𝙝𝙞𝙖𝙠𝙠𝙠𝙠!!! "


" 𝙚𝙠𝙝𝙝𝙝,,, "


" haaa,,, yampun tempat ini malah menjadi medan perang! "


" tolong!!! ada peperangan"


"cepat keluar dari sini. kita tidak akan selamat"


semua pengunjung dan para wanita Xi Xue Lan lari kocar kacir menghindari kegaduhan yang dibuat Li zuanfeng. tempat itu kini menjadi sangat bising dengan suara pedang dan tetiakan para pengunjung yang kepanikan.


" akh! " seoranh pengunjung tanpa sengaja menabrak mo linyi. pekikan nya cukup keras hingga menarik perhatian li zuanfeng yang sedang menahan acungan pedang. Mo linyi tak dapat berdiri seimbang hingga tubuhnya sempoyongan.


Grep!


Gu Wuchi sontak melingkarkan lengannya dipinggul Mo Linyi


"ah, Terima kasih Wuchi. " ucap linyi dan segera melepaskan diri dari rangkulan Gu Wuchi


Li zuanfeng yang melihat kejadian itu, tanpa berpikir panjang dia langsung menendang lawan didepannya dan menarik tangan Mo Linyi yang tak berada jauh dirinya. Li zuanfeng segera berlari membawa mo linyi pergi. Gu Wuchi dan Lijing lantas kaget dengan tindakan Li zuanfeng.


"apa-an dia, tiba-tiba membawa pergi orang" ketus gu wuchi di iringi dengan senyum


" eh, tunggu! tuan muda.ah tidak maksudku nona,nona! " teriak Lijing yang berusaha mengejar Mo Linyi. hanya saja usaha nya itu sia-sia. Gu Wuchi menahan tangan Lijing


" Gua wuchi! lepaskan! "sentak Lijing. dia ingin segera menyusul tuan muda nya itu


" sudah-sudah, biarkan saja mereka. lagipula Li zuanfeng sudah tau kalo itu Mo Linyi! " ucap Gu Wuchi


" apa! bukankah dia hanya memilih secara acak barusan. lagipula tuan muda memakai pakaian wanita dan penutup muka mana mungkin Li zuanfeng mengenalnya"


" hah, palamu. kalau dia hanya membawa wanita secara acak, apakah dia akan membawa Mo Linyi yang berada jauh dari nya"