
Istana•
Di lorong Istana menuju kediaman surgawi, Ibu Suri dan seorang gadis muda beserta ketiga Selir Kaisar terdahulu tengah berjalan menuju kediaman masing-masing.
Semua pelayan dan Dayang segera berlutut ketika penguasa ke dua setelah Kaisar melewati mereka.
"Kasim, di mana Kaisar?" tanya Ibu Suri, setelah mereka sampai dan di sambut meriah oleh orang-orang dalam Istana, namun tanpa ada nya Kaisar.
"Mohon maaf Yang Mulia Ibu Suri, Kaisar baru saja pergi." Jawab Kasim, membuat Ibu Suri menghentikan langkahnya.
Ibu Suri menatap Kasim dengan tajam, "Bagaimana Kaisar bisa pergi, sedangkan Ibu nya baru saja kembali."
"Mohon maaf Yang Mulia Ib-."
"Ibu ... kedalikan amarah mu, jangan sampai kau sakit." Ucap salah satu perempuan yang cantik, dengan tampilan anggun dan masih muda.
Ibu Suri yang melihatnya langsung berubah ekspresi, dari yang kesal langsung tersenyum melihat kecantikan gadis yang dia bawa.
''Tentu sayang, Ibu pasti mendengarkan mu." Ibu Suri berkata lembut penuh kasih sayang.
''Terima kasih Ibu ..."
''Ayo Ling'er, Ibu akan mengantarkan mu ke kediaman baru." Ibu Suri menggenggam tangan kecil nan mungil dan terlihat rapuh, "Setelah Kaisar pulang dengan urusan nya, Ibu akan mengenalkan dirimu pada Kaisar sesuai janji yang sudah Ibu katakan."
"Baik Ibu." Ucap LingLiang dengan patuh.
Rombongan itu berjalan kembali, lalu menempati kediaman mereka masing-masing.
•
•
•
Di sisi lain•
Di tengah hamparan bunga, terdapat dua sejoli yang tengah duduk bersender di bawah pohon rimbun nan sejuk. Kaisar Jun, ia tengah menikmati suasana sore hari di kebun bunga tulip bersama Alexsa.
Kaisar Jun memainkan seruling dengan nada yang indah, membuat Alexsa bisa terdiam untuk sejenak dan tidak membangkang perkataan nya.
"Jun, permainan seruling mu sangat indah untuk di dengar."
Untuk pertama kalinya ... Alexsa memuji Kaisar Jun, sehingga membuat Kaisar Jun berhenti memainkan seruling nya.
Menoleh pada sang pujaan hati, membuat pandangan mata mereka bertemu satu sama lain. Saling mengagumi dan terkunci untuk sesaat, sehingga debaran debaran di dalam dadanya berdetak kencang.
Kaisar Jun mencium kening Alexsa penuh kelembutan, sehingga berdesir kehangatan seperti aliran listrik pada tubuh Alexsa untuk pertama kalinya.
''Aku mencintai mu."
Satu ungkapan kata keluar dari mulut Kaisar Jun, yang begitu terhipnotis dengan kecantikan wanita yang ada di depannya.
Tak ada jawaban dari mulut Alexsa, karna dia sedikit bimbang untuk menjawab ungkapan cinta dari seorang Kaisar, terlebih Alexsa belum sepenuhnya yakin dengan kehidupan yang dia jalani.
Apakah dia akan tetap berada di sini untuk selamanya? tidak'kah dia akan kembali kedunia nya dan menjalani kehidupan normal?
''Ak-aku ... A-ak."
Kaisar Jun menyunggingkan bibirnya, mengelus pipi yang putih dan halus. "Tidak perlu menjawab untuk sekarang, aku akan selalu menunggu untuk dirimu bisa mencintaiku dengan sepenuh hati mu."
Alexsa tersenyum, lalu di balas senyuman oleh Kaisar Jun. Kedua nya larut dalam emosi rasa cinta yang tidak bisa di ungkap dengan kata-kata.
Ketika keduanya tengah asik menikmati kebersamaan, se'ekor burung mendarat tak jauh dari kaki Kaisar Jun, yang mana membuat Kaisar Jun menangkapnya dan mengambil kertas yang ada di kaki burung itu.
Kaisar Jun melepaskan burung itu hingga terbang kembali, lalu membaca surat yang di tulis oleh yue.
Mata Kaisar Jun langsung melotot sempurna, ketika Yue memberi tau jika Ibu Suri sudah kembali.
"Ada apa?" tanya Alexsa.
"Ikutilah denganku."
"Kemana?"
"Istana."
Alexsa langsung menegakkan tubuhnya.''Bagaimana mungkin aku ikut ke dalam Istana, sedangkan aku tidak memiliki hubungan apapun dengan mu?"
Kaisar Jun memandang Alexsa dengan lama, pikiran nya tengah menerawang kedepan. Ada benarnya juga apa kata Alexsa, ia tidak mungkin membawa Alexsa tanpa ada ikatan apapun. Jika dia paksakan, itu tidaklah baik untuk keamanan posisi Alexsa di dalam Istana.
Kaisar Jun sangat tau, bagaimana permusuhan di dalam Istana walau dirinya tidak memiliki Selir, tapi musuhnya masih berkeliaran di dalam Istana.
Kaisar Jun berdiri, lalu menarik tangan Alexsa ke arah kuda, dia akan membawa Alexsa ke suatu tempat dimana dia akan memiliki status yang kuat di dalam Istana.
•
...••••...
...LIKE.KOMEN.VOTE.BUNGA ...