
PREVIEW●> kamu jangan pernah jatuh cinta sama aku, karena sampai nanti kamu jatuh cinta sama aku, aku nggak akan menanggapi perasaan kamu<●
●●●●●
"ma, pa, kak, aku pulaang...", teriak aku, setelah aku sampai di rumah.
yang pada saat itu tidak ada balasan teriakan aku.
" hah sendiri lagi di rumah", kata aku sambil menarik nafas panjang, karena mama, papa sama kakak yang setiap harinya sibuk kerja dan pulangnya hampir tengah malam, aku pun sendiri dirumah hanya berdiam diri di kamar sampai kartiduran.
" mending aku lanjutin ngerjain tugas presentasi, dari pada nganggur nggak jelas",
aku pun langsung mengeluarkan laptop ku dan melanjutkan tugas presentasi yang di kumpulkan lusa nanti,
"senior sialan, enak banget nyuruh-nyuruh anak orang ngerjain tugas yang seharusnya ngerjainnya bersama", kata aku kesal.
setelah beberapa jam berkutat dengan tugas akhirnya aku selesai mengerjakannya.
"besok aja kali yah di lanjutin bikin powerpointnya", kata aku yang menutup laptop aku dan langsung menuju tempat tidur karna pada saat itu sudah tidak bisa ditahan lagi ngantuknya.
●●●●●
"ci bangun", itu suara mama yang always bangunkan aku.
"iya mah 10 menit lagi yahh", kata aku memohon.
" kamu nggak kuliah", jawab mama dari balik pintu kamar aku
"kuliah kok mah tapi nanti jam 2, matakuliah pagi dosennya berhalangan masuk jadi kelas di tiadakan", kata aku yang masih di atas tempat tidur.
"ya udah tidur lagi aja, mama papa sama kakak sarapan duluan yahh, soalnya mau berangkat kerja", kata mama yang suaranya sudah tidak terdengar lagi
aku pun melanjutkan acara tidur kuu, yang memang pagi itu aku tidak mau bangun lagi dari tempat tidur.
●●●●●
jam menunjukan pukul 12:00, aku bangun dan menuju ke kamar mandi, setelah mandi aku pergi ke ruang ganti untuk mencari baju apa yang cocok untuk ku pakai hari ini, setelah ku rasa pakaian dan riasan cukup, aku pun bergegas menuju kampus
" pak kim, ayo berangkat", kata aku ke sopir pribadi ku
"baik de cici", jaeab pak kim
" makasih yah paak kim", kata aku yang akan keluar dari mobil.karena mobil sudah berhenti tepat di depan kampus.
" iya sama-sama dek", kata pak kim
aku berjalan menuju kelas yang terletak di lantai 2, dan pada saat sedang berjalan sambil memainkan hp ku, aku tidak sengaja menabrak seseorang yang tepat di depan ku
" aduh, maaf", kata aku yang langsung mengangkat kepalaku menghadap ke arah orang yang aku tabrak tadi,
"iya nggak papa, kamu nggak papa?", jawab orang itu.
betapa terkejutnya aku, setelah melihat tampangnya, 'SANGATT GANTENG' tipe ideal aku bangett " bagaimana bisa ada manusia yang bisa seganteng dia?", kata ku dalam hati, aku terus memandangi orang itu tanpa sadar ada suara yang mengagetkanku,
"kamu ngga papa?" tanya orang itu lagi
" ah iya aku gak papa", ucap aku kaget.
"oke, kalau kamu nggak papa, aku permisi", kata orang itu
aku langsung menoleh ke arah punggung dia, setelah dia berjalan membelakangiku, sungguh luar biasa bentuk badannya PERFECT..!!!
"ada apa dengan hari ini? rasanya hari ini menjadi hari keberuntungan terbesarku", ucapku dalam hati.
setelah sampai di kelas aku mencari-cari sosok sahabatku soyoung,
"ketemu", ucapku yang melihat soyoung yang duduk sendiri dengan tatapan wajah yang sedih, aku langsung pergi menghampiri soyoung
"haii", kata ku
tetapi soyoung tidak membalas ucapan ku
"soyoung kamu kenapa", kata ku lagi dengan nada khawatir
" eh cici sejak kapan kamu berdiri di situ?, ayo duduk", ucap soyong yang baru tersadar kalau aku berdiri di sampingnya.
"sejak aku melihat wajah kamu yang sedih dari dari tadi, kamu kenapa?", tanya aku
"jadi gini ci...", ucapan soyoung yang terhenti, karena dosen sudah berada di kelas.
" nanti lanjut ngobrol selesai pelajaran ini", kata aku yang di susul oleh anggukan soyoung, aku pun langsung memperbaiki posisi duduk ku untuk fokus ke depan.