
PREVIEW●> hari ini pun keluarga cici masih menemani cici, mama dan kakak minjae harus absen dari jadwal kantor, kalau papa harus tetap bekerja demi keselamatan pasien-pasiennya.<●
●●●●●
sudah seminggu aku di rawat di rumah sakit, aku akhirnya diperbolehkan pulang oleh dokter, selama aku di rumah sakit tidak ada satu orang pun teman kampusku datang menjenguk, soyoung teman paling dekat dengan ku saja tidak menunjukan batang hidungnya, aku bertanya-tanya apa yang salah dengan soyoung sampai tidak menjenguk temannya yang sakit? apakah dia di ancam oleh senior kang minho?, selama perjalanan pulang ke rumah aku masih terus memikirkan soyoung
"kak, kenal soyoung gk", tanya aku ke kak minjae yang duduk di samping ku
"iya kenal, teman kamu kan?", jawab kak minjae
"kok kakak tau?", tanya aku lagi
"iya kakak tau, kan pas kamu hilang kakak sempat tanyain kamu ke dia", jawab kak minjae
"terus dia jawab apa ke kakak", tanya aku lagi
"ya dia bilang dia gk tau kamu ke mana", balas kak minjae yang sibuk dengan hp nya
"hahh!!!", ucap aku yang tidak percaya dengan jawaban kak minjae
"kamu kenapa?", kata papa yang ikut kaget
"nggak pah hehehe lanjut nyetirnya pah, bener kak, soyoung bilang gitu?", tanya aku ke kak minjae
"iya, emang kenapa, dia bohong?, dan dia tau kamu ke mana? ", tanya kak minjae
"ahh nggak, aku cuman nanya aja sihh", kata aku yang langsung memperbaiki posisi duduk ku yang masih menghadap kak minjae
aku nggak nyangka soyoung bisa berbohong, apakah soyoung di ancam oleh senior kang minho? supaya nggak kasih tau siapa-siapa aku di bawah oleh senior?
"ah mending besok di kampus aku tanya ke orangnya langsung deh", ucap aku berbisik
●●●●●
suara yang aku rindukan setiap paginya, aku membukakan pintu kamarku
"cici udah siap-siap dari tadi mama ku sayang", ucap aku yang langsung memeluk mama
"anak pintar, coba saja setiap hari gini kek, kan mama nggak perlu bangunin kamu setiap pagi", kata mama yang membelai rambut ku
"aku maunya setiap pagi mama yang bangunin, kan aku rindu suara bawel mama, hehehehehe", ucap aku yang langsung berjalan bersama mama ke meja makan untuk sarapan
"eh tumben tuan putri, kiraiin masih berbaring santuy di tempat tidur", bercanda kak minjae
"apa sih kak, mulai deh, masih pagi loh, kakak harusnya memuji tuan putri mu ini yang bangun nggak kesiangan", ucap aku balik bercanda
"gitu dong tiap pagi nggak perlu mama bangunin lagi, kan udah jadi anak kuliahan bukan anak SD lagi", kata kakak
"ihh mujinya kok gitu sih kak", ucap aku kesal
"udah udah, kalian kok malah ribut di meja makan, cici cepat sarapan nanti telat loh masuk kelasnya, kan ini hari pertama kamu kuliah setelah kejadian itu", sambung papa
"siap bos, tapi bos, cici udah nggak ada uang jajan", kata aku yang menunjukan muka kasihan
"nanti papa transfer", kata papa
"yeaayyyy", kata aku penuh gembira
aku sudah nggak sabar untuk cepat-cepat ke kampus, dan menanyai soyoung mengenai kejadian waktu aku di bawa senior kang minho, kenapa dia bebohong.