
PREVIEW●>Minho yang melihat itu tersenyum sinis tanda keberhasilannya, cici yang melihat gambar itu pun terkejut, tapi cici anak yang pintar dia tau bahwa gambar itu sebenarnya editan, kalau tidak teliti dengan baik memang gambar tersebut terlihat seperti asli. <●
●●●●●
"Teman-teman tolong tenang", kata cici, yang langsung melihat ke arah pak dosen yang merasa terpukul sekaligus kaget dengan gambar tersebut
Biarpun cici teriak-teriak menenangkan anak-anak yang lain pun tetap saja mereka semakin heboh
Sampai-sampai ada yang melampari kertas ke wajah dosen kebudayaan itu dan mengatakan
"Dosen yang mesum seperti kamu tidak pantas mengajar di kampus elit ini", kata salah satu mahasiswa
"Betul, padahal terlihat luarnya saja yang baik, ternyata dalamnya suka dengan banyak wanita", sambung mahasiswa lain
"Jangan-jangan bapak pedofil juga?", kata mahasiswa lain
Anak-anak yang lain mulai melempari pak dosen dengan kertas dan ada juga yang melempari pak dosen dengan botol minuman
"KALIAN BERHENTIII", kata cici yang menghadang kertas yang di lempari ke arah pak dosen
Setelah semuanya diam cici mengatakan
"Kalian sudah keterlaluan dengan dosen kebudayaan, teganya melempari pak dosen dengan sampah....", sebelum cici melanjutkan pembicaraannya pundak cici di pegang pak dosen untuk tidak melanjutkan omongannya
"Maaf anak-anak, bapak belum bisa menjadi dosen yang baik untuk kalian, tapi kalian jangan khawatir, bapak akan tinggalkan kampus ini, bapak harap kalian lebih bersikap cerdas dan sopan lagi", kata pak dosen yang terlihat sedih
"Pak, saya tau kalo di foto itu bukan bapak, kenapa bapa tidak jujur?", kata cici
"Sudah lah ci mungkin ini waktunya bapak untuk undur diri dari kampus ini", kata pak dosen
"Tidak pak, itu bukan bapak", kata cici
"Hei cici kenapa kamu membela dosen mesum itu, apa jangan-jangan kamu simpanannya juga?", kata jisoo memanasi yang lain
Cici kaget dan anak-anak yang lain pun kaget
"Wahh sepertinya akan menjadi berita yang hot nihh, seorang dosen dan mahasiswanya terlibat cinta lokasi, hahahahahah", kata kim tae
"cici bukan orang seperti ituu", sambung soyoung
"nggak itu nggak bena...", kata-kata cici terputus karena salah satu mahasiswa melempari cici dengan minuman yang berisi air panas yang mengenai tangan dan kaki bagian kanan cici
"Ahh", kata cici yang langsung memegang tangan kanannya yang seperti melepuhh
"Kamu wanita ****** yang merebut suami orang tidak perlu mengelak", kata mahasiswa yang melempari cici dengan air panas
"Sudah kalian jangan menyalahkan cici, cici tidak ada sangkut pautnya dengan bapa, bapa akan mengundurkan diri dari kampus ini", kata pak dosen
"Lebih cepat lebih baik pakk mesumm", kata kim tae
Setelah pak dosen mengatakan itu, pak dosen pun keluar dari kelas dengan sangat berat hati dan sedih diperlakukan seperti itu
Minho tersenyum jahat, rencananya berhasil mempermalukan pak dosen dan cici
Cici masih memegang tangannya yang sudah merah akibat terkena air panas, soyoung yang melihat itu langsung berlari ke arah podium dan langsung memapah cici ke ruang UKS kampus.
Sesampainya di ruang UKS soyoung bertanya
"Ci itu nggak bener kan, kamu jadi simpanan pak dosen", tanya soyoung yang lagi membalut tangan cici
"Astagah soyoung, aku bukan perempuan seperti itu, dan lagi gambar pak dosen tadi itu cuman editan", jawab cici
"Iya aku percaya sama kamu, editan?", tanya soyoung
"Iya editan, memang kalau dilihat dengan tidak teliti, gambarnya seperti asli, tpi itu sebenarnya di edit", terangkan cici
"Pantas, gak mungkin juga pak dosen kebudayaan seperti itu dan lagi isterinya sedang hamil", kata soyoung yang pindah membalut kaki cici yang juga terkena air panas
"Aku tau siapa yang berbuat keji seperti ini", kata cici
"Siapa ci?", tanya soyoung
"Siapa lagi kalau bukan senior berandal itu, dia memfitnah dan mempermalukan pak dosen dan aku,mereka gak boleh dibiarin", kata cici
"Kamu mau apa ci, kamu waktu itu hampir mati di tangan mereka, kamu jangan cari masalah lagi", ucap soyoung khawatir
"Nggak soyoung mereka harus di kasih tau, kalo perbuatan mereka itu seperti seorang psikopat", kata cici