BAD BOY LOVE YOU

BAD BOY LOVE YOU
EPISODE 30: PENDEKATAN (4)



selama berjalan menuju restoran Eunwoo masih menggenggam tangan Cici, dan itu membuat Cici tambah senang dan berharap Eunwoo tidak melepaskan tangannya. Tetapi tepat di depan restoran mereka bertemu dengan Minho yang pada saat itu hanya seorang diri, dan Minho melihat Eunwoo yang sedang menggenggam tanya Cici


"oohh jadi ini, alasan kamu, aku ajak jalan bareng, kamu nggak mau?", tanya Minho kepada Cici dengan ekspresi kecewa.


"maksud kamu apa?", kata Cici balik bertanya


"jangan pura-pura bodoh, ternyata kamu orangnya seperti itu, padahal aku niatnya baik dan aku ajak jalan kamu juga sebagai permintaan maaf udah gangguin kamu. tapi kamu malah nerima ajakan si Eunwoo ini", kata Minho


"sepertinya kamu salah paham", sambung Eunwoo


"jangan ikut campur, bukan urusan kamu ikut campur dalam urusan ku", kata Minho


"senior kenapa?, aku mau jalan sama siapa aja terserah aku kan, memanya apa urusannya sama senior", kata Cici


"wahhhhhh, hebat kamu Ci, terus kenapa tadi aku ngajak jalan, kamu alasannya mau ngerjain tugas?", tanya Minho


"iya memang tadi aku mau ngerjain tugas, tapi aku lagi pengen belanja juga jadi aku ngajak Soyoung nemenin, karna Soyoungnya ada keperluan mendesak jadinya dia nggak dateng, aku juga tadi nggak ada mood buat belanja lagi, tapi kerena tadi di parkiran kebetulan ketemu kak Eunwo, dan kak Eunwo pun janjian sama temannya di Mall ini, tapi temannya itu nggak jadi dateng juga ya sudah, aku di ajak jalan aja sama kak Eunwo, dan aku mengiyakan kerena aku ada teman untuk jalan", jelas Cici


"udah ngerti kan, ayo Ci", kata Eunwoo yang kembali menggengam tangan Cici untuk pergi meninggalkan Minho


"tunggu...!!!!", teriak Minho


"apa lagi?", ucap Eunwoo


"tapi apa?, kak Eunwoo?, kebetulan?, aku nggak salah dengar?", tanya Minho


"maksudnya?", tanya balik Cici


"udah Ci nggak perlu dengar ocehan dia, ayo kita pergi aja", kata Eunwoo


"kak, duluan aja kak, aku mau bicara sebentar dengan Senior Minho", kata Cici kepada Eunwoo


"ya udah, kakak tunggu di dalam yah", kata Eunwo yang menujuk ke dalam arah restoran di depannya


"senior mau coba bilang apa sih?", tanya Cici


"kamu manggil dia kakak?, wahhh panggilan manja rupanya. dan lagi kebetulan ketemu di tempat parkir?, dan kamu percaya Ci?, kamu nggak curiga kalo sebenarnya si Eunwoo ini ngikutin kamu dari kampus tadi?", kata Minho


"aku nggak ngerti deh kata-kata Senior, senior nggak perlu sampe segitunya ngejatuhin orang, senior nggak berkaca dari kelakuan senior sendiri, atau jangan-jangan senior yang ngikutin aku dan memutarbalikkan fakta kalo kak Eunwoo yang ngikutin aku", kata Cici


"kamu bodoh atau gimana sihhh?, emang aku sejahat itu yahh sampe kamu benci dan nggak mau percaya kata-kata aku", kata Minho


"senior punya bukti?, kalo kak Eunwoo ngikutin aku?", tanya Cici


"aku nggak punya bukti, tapi aku liat sendiri tadi dari kampus pas mobil kamu keluar di belakang mobil kamu itu Eunwoo ngikutin kamu", jalas Minho


"aku nggak ngerti deh sama jalan pikiran Senior, kak Eunwoo itu orangnya baik, pengertian dan selalu bantu aku, tapi senior malah memfitnah kak Eunwo sampe segitunya?", kata Cici


"fitnah?, ini fakta Ci. dan lagi kamu bilang Eunwoo itu baik?, dia itu lebih jahat dari pada aku, di luarnya aja dia keliatan baik tapi.....", Cici memotong perkataan Minho


"udah deh, senior kalo benci sama aku, dan nggak mau aku punya teman senior tinggal bilang sama aku, jangan memfitnah orang lain agar aku menjauhi mereka, mereka nggak salah apa-apa", kata Cici


"Ci percaya sama aku", kata Minho


sebelum Minho mau menggenggam tangan Cici, Cici sudah terlanjur pergi masuk kedalam restoran dan meninggalkan Minho sendiri.