
PREVIEW●>cici terbaring di pangkuan kang minho dengan wajah yang sudah sangat pucat itu menambah kekhawatiran kang minho
"ci, cici bangun, ku mohon jangan sampai terjadi apa-apa pada kamu, ku mohon", kata kang minho sambil menggenggam tangan cici.<●
●●●●●
"minho, gimana kalau kita kembali ke gudang tadi, dan meninggalkan cici disana, kalau kita ke rumah sakit nanti kalau ditanya kenapa dia bisa kayak gini, kita mau jawab apa bisa-bisa kita yang di salahin", kata jaesung
"kamu sudah gila!!!, jangan jadi pengecut yang berani berbuat tapi tidak berani bertanggungjwab", ucao kang minho dengan nada marah
" iya maaf", kata jaesung
●●●●●
sesampainya di rumah sakit minho langsung menggendong cici dan berlari menuju ruang perawatan
"Dokter Dokter Dokter", panggil kang minho.
kemudia ada salah satu dokter mendatangi minho
" ada apa ini?", kata dokter tersebut
"tolong periksa pasien ini", kata minho sambil membaringkan cici di tempat tidur pasien
Dokter mulai memeriksa cici, setelah memeriksa, dokter mengatakan kepada minho
"kondisinya benar-benar dalam bahaya, tadi kalau terlambat di tangani pasien bisa saja meninggal", kata dokter
" apa !!, tapi sekarang kondisinya sudah membaik kan dok?", kata minho khawatir
"iya, sekarang kondisinya sudah lebih baik, tetapi pasien akan mendapatkan perawatan yang intensif lagi, karena tubuhnya masih lemah disebabkan kekurangan vitamin", kata dokter lagi
"iya baik dok tolong tangani pasien ini dengan hati-hati dok", kata minho lagi
"iya, tapi kalau boleh tau, pasien ini kenapa, sampai dia terlihat lemas dan sangat pucat?", tanya dokter
"tidak apa-apa dok", jawab minho datar
●●●●●
minho duduk di sisi tempat tidur cici, dan merenungi perbuatannya yang sudah kelewatan
"aku nyesal ci udah bikin kamu kayak gini mungkin kamu tidak akan memaafkan aku yang membuat kamu dalam bahaya ci", kata minho dalan hati.
●●●●●
Di rumah cici
mama, papa, dan kak minjae mulai khawatir mengenai keberadaan cici,
"papa, gimana ini?, cici belum ada kabar sama sekali", kata mama minyoung mulai takut
" kita tunggu ya ma, belum 24 jam kalu blm ada kabar juga kita siap lapor polisi", kata pak moonbin menenangkan mama minyoung
selang menunggu beberapa jam, tiba-tiba ada telepon masuk, pak moonbin dengan cepat mengangkat telepon itu berharap itu anaknya cici
" halloo, cici", kata pak moonbin cepat
" maaf pak, saya bukan cici, saya dokter ahn", kata dokter ahn dari seberang telepon
"oh, maaf dokter ahn, saya kira anak saya", ucap pak moonbin
"iya tidak apa-apa pak direktur, memangnya anak pak direktur ke mana?", tanya dokter ahn
"anak perempuan saya dari kemarin tidak pulang ke rumah, sudah menghubungi teman-temannya pun tidak ada yang tau keberadaannya", kata pak moonbin
"pak direktur sudah lapor polisi?", tanya dokter ahn lagi
" belum dokter ahn, soalnya kalau mau lapor polisi harus tunggu 24 jam", jawab pak moonbin
"maaf yah pak direktur saya tidak bisa membatu pak direktur..., oh iya sampe lupa pak, hari ini jam 15:00 ada rapat mengenai dana rumah sakit ", kata dokter ahn
"oo iya bener saya hampir lupa kalau sore nanti ada rapat, rapatnya di tunda dulu saja saya khawatir dengan anak saya yang masih msnghilang", kata pak moonbin
"iya baik pak direktur nanti saya infokan untik dokter yang lain, maaf pak direktur boleh tidak saya melihat foto anak perempuan bapa yang hilang, siapa tau saya pernah lihat anak bapak", kata dokter ahn
"iya dokter ahn saya langsung kirim fotonya"
setelah pak moonbin mengirim foto putrinya kepada dokter ahn, dokter ahn kaget dan langsung menelpon pak moonbin
"hallo, pak direktur, pak maaf ini anak bapak?", tanya dokter ahn
"iya itu anak saya, dokter ahn pernah meliahat dia?", kata pak moonbin
"astagah pak, anak bapa tadi dibawa ke rumah sakit oleh teman-temanya dalam keadaan lemas dan wajah yang sangat pucat, dan saya yang menangani intensif anak bapa, kalau saja terlambat menanganinya bisa-bisa anak bapa akan ada dalam bahaya", kata dokter ahn
"apa!!! sekarang dia di mana?", tanya pak moonbin khawatir
"dia masih di ruang IGD pak, masih dalam perawatan karena kondisinya masih belum stabil", ucap dokter ahn.
"ya sudah pindahkan anak saya ke ruang VIP dan terus pantau kondisinya, saya akan segera ke sana", kata pak moonbin
"baik pak, saya laksanakan", ucap dokter ahn
"ada apa pah?", tanya kak minjae
"adik kamu di rumah sakit dalam kondisi buruk", kata pak moonbin
"apa!!", ucap mama minyoung panik
"ayo sekarang kita ke rumah sakit", kata pak moonbin
mama minyoung, pak moonbin, dan minjae bergegas menuju rumah sakit family ( rumah sakin keluarga cici) tempat cici dirawat.