BAD BOY LOVE YOU

BAD BOY LOVE YOU
EPISODE 3: BENCI



PREVIEW●>"wahhh sungguh menyebalkan", kata ku dengan menahan marah.


"untuk meredahkan amarah ayoo kita ke kantin aja", jawab soyoung yang langsung manarik aku menuju kantin.<●


●●●●●


selama perjalanan menuju kantin aku terkejut melihat senior kang minho dan teman-temannya mengerjai salah satu mahasiswa di depan dosen yang lewat tetapi para dosen yang melihatnya tidak menghiraukan perlakuan kang minho kepada mahasiswa tersebut, tanpa merasa takut mereka menyuruhnya membersihkan sepatu para pembuat onar yang tidak punya


hati itu. aku yang tidak tega melihat itu langsung menghampiri dan mengatakan


"hei, kalian pikir kalian siapa hah, apakah tidak keterlalun menyuruh anak orang membersihkan sepatu kalian yang kotor itu," ancam aku yang sedari tadi menahan marah.


" wah wah wahh ada ksatria nihh, terus kamu pikir kita siapa ? hahahhahaha". kata senior kim tae.


" kalian itu pantas di sebut PSIKOPAT !! ", jawab aku dengan teriak.


" apa kamu bilang PSIKOPAT, heii sadar nggak kamu lagi ngomong dengan siapa hah, mau cari mati?", jawab senior park jisoo dengan nada bentak


" aku disini bukan mau cari mati tapi aku mau cari ilmu, tidak seperti para senior yang kerjanya menjahili mahasiswa lain, emang tidak ada kerjaan lain apa, orang tua senior kuliahin senior itu untuk banggain mereka bukan buat nama baik mereka kotor gara-gara anaknya yang berperilaku buruk", ancam aku yang tidak takut. pada saat itu sudah ada mahasiswa lain yang melihat pertengkaran ini.


" terus mau kamu apa?", kata minho


"aku mau tidak ada lagi pembuat onar seperti senior di kampus ini", kata aku.


"hahahahahahhahaha, terus kita harus turutin kemauan kamu gitu? heii jangan mimpi", sambung minho lagi dengan nada mengejek.


pada saat itu senior park jisoo maju di hadapanku dan meremas mulutku dan mengatakan


"kalau mau hidup kamu tenang jangan ikut campur". kata jisoo dengan nada yang menakutkan. dan langsung melepas tangannya dari mulut aku.


"kamu gila yahh, kan aku sudah bilang jangan berurusan sama mereka, mereka itu nggak akan mengampuni orang yang ikut campur urusan mereka, kamu liat sendiri kan dosen pun mengabaikan mereka yang manjahili anak lain, bagaimana kamu bisa seberani itu CICI!!", kata soyoung yang menasehati.


" tapi mereka itu udah keterlaluan dan juga..", kalimat aku terpotong dengan kalimat soyoung


yang mengatakan " udah lah ci kamu anggap aja mereka itu gak ada okey !", sambung soyoung.


" aku benci sama mereka aarrgghhhh" , kata aku yang udah nggak ke kontrol amarahnya.


soyoung yang melihat aku seperti itu langsung membawa aku mengantri untuk mendapatkan makanan, setelah selesai mengantri makanan aku dan soyoung langsung mencari tampat duduk untuk makan.


tetapi setelah kita berjalan menuju tempat duduk tiba-tiba si geng menyebalkan dan pembuat onar ini menghalangi jalan aku dan soyoung, kang minho tiba-tiba mengambil nampan makanan aku dan langsung menumpahkan makanan tersebut ke badan aku.


aku yang mengalami kejadian itu kaget dan secara refleks menampar wajah kang minho, jisoo yang melihat aku menampar wajah kang minho langsung menampar balik aku. tiba-tiba saja air mata aku jatuh dengan sendirinya dalam hati aku berkata "orang tua ku saja tidak pernah menampar aku seperti ini bagaimana bisa tangan wanita ini menamparku dengan begitu entengnya".


dengan banyaknya mahasiswa yang ada di kantin mereka tidak bisa menolong tetapi hanya memvideokan aku bertengkar dengan senior


"maaf senior, cici memang orangnya seperti ini", kata soyoung yang memohon maaf kepada senior kang minho dan teman-temannya


"mengapa meminta maaf kepada mereka apanya yang seperti ini? apakah aku salah membela seseorang yang di perlakukan layaknya pembantu, apakah dengan itu mereka bisa seenaknya membalas dendam kepadaku dan menumpahkan makanan ke badan ku dan juga menamparku ? hahahaha orang tua ku saja tidak pernah perlakukan aku seperti itu, kenapa orang yang kotor seperti kalian berani seperti itu padaku ? AKU BENCI KALIAN", saat itu pun aku langsung lari meninggalkan kantin dengan air mata yang terus menetes.


aku menuju toilet untuk mengganti bajuku yang kebetulan aku membawa 2 dari rumah, setelah selesai aku langsung pulang ke rumah karena pada jam itu aku sudah tidak ada kelas lagi.


sesampainya di rumah, aku langsung menuju kamar, aku nggak mau kelaurga aku khawatir kalau sampe melihat bekas tamparan di pipi aku.


hatiku, harga diriku benar-bener jatuh setelah melihat sebuah post di website kampus yang memperlihatkan aku menampar senior kang minho, seakan-akan kang minho yang menjadi korbannya.


banyak komentar yang mengatakan aku cuman perempuan pencari perhatian, tidak sopan, lebih baik orang seperti aku berhenti dari kampus yang terkenal itu, dan masih banyak lagi komentar-komentar yang memperlakukan aku dan mengaggap aku sebagai pelaku pembuat onar tersebut.